Jodoh Melisa

Jodoh Melisa
Episode 40


__ADS_3

Malam berlalu,pagi ini Rosa menyiapkan sarapan untuk Melisa sebelum dirinya pulang.Dari luar terdengar suara klakson mobil yaitu Danu yang baru saja pulang.


"Itu ayah mu sudah pulang Melisa!"ucap Rosa menuangkan minuman ke gelas.


Melisa hanya diam sambil melirik ke arah pintu.


Tak berlangsung lama benar saja Danu baru pulang ke rumah pagi ini.


Danu melangkahkan kaki nya menuju ruang makan dan melihat Melisa sedang duduk sarapan.


"Selamat pagi sayang!"seru Danu mendekati Melisa.


"Ayah kenapa baru pulang?"tanya Melisa.


"Oh maaf kan ayah sayang,kemarin ayah ada urusan mendadak."kata Danu.


"Ayah jangan tinggalkan Melisa lagi!"pinta Melisa.


"Iya sayang ayah janji ayah tidak akan meninggalkan mi lagi."ujar Danu tersenyum mencium kening Melisa.


"Em.....Danu,habis ini aku akan pulang sebentar.Tapi nanti aku akan ke sini lagi."sambung Rosa.


"Em ya....Ros baiklah!sekali lagi terima kasih karena kau sudah mau merawat Melisa."balas Danu.


Rosa tersenyum malu mendengar perkataan Danu.


Siang harinya,ketika Melisa sedang duduk bermain,terdengar suara bel dari arah luar.Pembantu yang ada segera membukakan pintu dengan di iringi oleh Melisa.Sedangkan Danu sedang membersihkan dirinya.


Tamu yang datang ternyata adalah Mirna.Mirna tersenyum ketika melihat Melisa yang berada di depan nya.


"Hay Melisa.....apa kabar?"tanya Mirna mengelus rambut.

__ADS_1


Melisa hanya menatap Mirna dengan penuh tanda tanya.


"Dimana ayah mu?"tanya Mirna namun tak di gubris oleh Melisa.


"Maaf....pak Danu sedang mandi buk,mohon menunggu sebentar."sambung pembantu.


"Kalau begitu biarkan aku menunggu nya!"ucap Mirna menerobos masuk.


Mirna tersenyum sambil memandangi suasana di dalam rumah.Rumah yang sangat mewah membuat dirinya ingin segera tinggal dan menguasai rumah tersebut.


Selang beberapa saat,Danu yang baru saja menuruni anak tangga terkejut ketika melihat ada Mirna berdiri.


"Mirna....."seru Danu.


"Danu...."balas Mirna.


"Ada apa kau kesini?"tanya Danu.


"Aku sengaja kesini untuk membawakan kau dan Melisa makan siang.Ini aku membawa masakan yang ku masak sendiri!"ujar Mirna langsung menyajikan nya di meja makan.


"Oh ya baiklah terimakasih!"balas Danu.Mereka pun akhirnya makan siang bersama.Dari awal Melisa lagi dan lagi tidak mengeluarkan sepatah kata pun.Mirna yang menyadari itu langsung berpikir bahwa Melisa tidak menyukai dirinya.


Selepas makan,Danu dan Mirna mengobrol sebentar di ruang keluarga.


"Mirna aku mau ke kamar dulu untuk mengambil ponsel.Tunggu sebentar yah!"pinta Danu.


"Em baiklah silahkan!"kata Mirna.


Tinggal lah Mirna dan Melisa di ruang keluarga.Wajah Melisa terlihat sangat cuek dan tidak menghiraukan keberadaan Mirna.Bahkan Melisa tak sedikitpun menyapa atau menegur Mirna.


"Melisa....bibi perhatikan kau diam saja dari tadi,kenapa?apa kau tidak suka dengan kehadiran bibi?"tanya Mirna menyeringai mendekati.

__ADS_1


"Benar aku tidak menyukai dirimu karena kau yang membunuh ibu ku!"jawab Melisa.


Mendengar jawaban itu,Mirna langsung meremas bahu Melisa dengan keras.


"Heh anak kecil,bukan aku yang membunuh ibu mu.Hahah anak yang malang!"ujar Mirna dengan suara pelan.


"Sebentar lagi aku akan menikah dengan ayah mu.Jadi kau jangan bersikap angkuh padaku!"ketus Mirna menatap tajam Melisa.


Sikap Mirna membuat Melisa sangat ketakutan.Disitu juga lah Rosa yang baru datang tidak sengaja melihat sikap Mirna.


"Mirna....kau apakan Melisa?"tanya Rosa bergegas mendekati.


Mirna pun terkejut dan langsung melepaskan tangan nya.


"Argh.....aku hanya memuji nya tadi dengan mengatakan dia anak yang sangat cantik!"bohong Mirna.


Rosa langsung mengambil Melisa dan mengendong nya.


"Aku tidak percaya dengan ucapan mu!"kata Rosa.


"Wanita gila,apa kau sedang meneduh ku!"tanya balik Mirna.


"Ada apa ini?"tanya Danu yang kembali.


''Danu,aku tidak sengaja melihat Mirna memegang Melisa dengan kuat seolah-olah sedang memarahi!"jelas Rosa.


"Bohong,mana mungkin aku memarahi anak kecil yang akan menjadi anak ku nanti!"sangkal Mirna.


"Hah,apa katamu?"tanya Rosa yang belum mengerti.


"Yah,pahami saja kata-kataku!"ujar Mirna.

__ADS_1


__ADS_2