Jodoh Pak Duda

Jodoh Pak Duda
menjodohkan nya


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Kedua ibu itu menatap ke arah Harry dengan tatapan berbeda,Harry memang sangat berbeda saat ini dari pada dulu waktu dia bersama dengan Sarah. Dengan Sarah,Harry terlihat tegas dan berwibawa. Tidak pernah melepaskan tawa nya saat bersama,hanya dengan Sarah saja dia bisa tertawa lepas.


"Dengar nak,kalau kau menyukai nya. Kau bisa menikahi nya dan menerima anak nya ,tapi jika kau tidak menyukai nya mending jauhi dia" ucap ibu Karina dengan tegas,Harry hanya diam saja.


"Ana wanita yang baik,kami ingin menjodohkan nya dengan salah satu anak teman ibu kalau memang kamu tidak menyukai nya " jelas ibu Marsya dengan lembut.


Terlihat wajah Harry yang terkejut,tapi mereka tidak perduli. Bagaimana pun jika Harry menyukai Ana, maka mereka akan menyetujui nya tapi Harry hanya diam saja dengan wajah nya yang terkejut.


"Sebaiknya kita makan siang dulu,setelah itu kita bicarakan semua nya. Ibu ingin yang terbaik untuk semua nya,buat mu juga Ana" jelas ibu Karina.


Kedua ibu Harry berjalan menuju ruang makan,bik Berta juga Vivi sudah menyiapkan segalanya dengan baik. Makanan kesukaan Harry dan ibu Marsya,karena saat ini mereka ada disini.


Mereka makan dengan tenang,tapi pikiran Harry masih terganggu dengan perjodohan yang akan dilakukan oleh Kedua ibu nya untuk Ana. Dia tidak ingin Ana menikah dengan pria lain,tapi dia juga ngak tau bagaimana perasaan nya pada Ana apalagi masih hitungan hari dia mengenal Ana.


"Permisi tuan muda,ada yang mencari anda di depan " ucap bik Berta yang tiba-tiba datang ke ruang makan.


"Siapa bik?" tanya Harry dengan bingung,karena dia tidak memiliki janji dengan siapa pun juga.


"Tuan James,kata nya ada yang ingin dia bicarakan dengan anda tuan " jelas bik Berta.

__ADS_1


"Suruh kesini saja bik,biar makan bersama kami. Siap kan satu lagi " jawab Ibu Karina dengan lembut.


Bik Berta mengangguk dan berjalan meninggalkan ruang makan,dia menemui pria yang berwajah tampan yang hampir sama dengan tuan muda nya itu. Dia mengatakan apa yang diucapkan oleh ibu Karina,kemudian pria bernama James itu mengikuti langkah kaki bik Berta ke ruang makan.


"Tuan James? Ada perlu apa?Knapa datang kesini?" tanya Harry dengan nada bingung.


"Sebaiknya duduk dulu,ayo makan bersama. Pasti anda belum makan siang kan?" ucap ibu Karina dengan sopan.


"Ah....Maaf mengganggu makan siang kalian,saya pikir sudah selesai " ucap pria yang bernama James,dia memperhatikan sekeliling nya tapi tidak menemukan wanita yang ingin dia temui.


"Tidak apa-apa tuan James,mari bergabung.Setelah selesai makan,kalian bisa bicarakan mengenai pekerjaan dihalaman belakang " ucap ibu Karina.


Bik Berta sudah menyiapkan satu tempat untuk makan,James pun ikut bergabung makan bersama mereka. Dia belum pernah merasakan nikmat nya makan bersama keluarga seperti ini,dirumah nya hanya ada pertengkaran-pertengkaran saja. Baik dengan istri atau pun dengan kedua orang tua nya yang tidak menyukai sikap istri nya yang merasa sombong juga angkuh,apalagi kalau membicarakan mengenai anak.


"Kami pergi dulu,kalian bersantai lah . Nanti Vivi akan mengantarkan minuman juga cemilan untuk kalian " jelas ibu Karina,membuat James tersenyum lembut. Hati nya senang mendengar nama Vivi,karena hal nama wanita itu lah dia datang ke rumah Harry.


"Silahkan nyonya,semoga hari anda berdua menyenangkan " jawab James .


Setelah kedua nya pergi,Harry menatap ke arah James. Mereka tidak sedekat ini ,selama ini hanya berhubungan dengan pekerjaan saja. Bahkan semua nya diurus oleh asisten atau sekretaris mereka masing-masing,Tapi James hanya tersenyum saja.


"Ada apa tuan James kesini?" tanya Harry yang penasaran dengan kedatangan James.

__ADS_1


"Saya datang karena Vivi,wanita itu sedang mengandung anak saya" jelas James membuat Harry terkejut,dia mengernyitkan dahi nya dengan dalam.


"Vivi? Siapa Vivi?" tanya Harry,dia muali mengingat nama karyawan miliknya di perusahaan karena dia juga tidak begitu tau siapa saja yang bekerja dengan nya selama ini. Semua nya di atur oleh asisten dan sekretarisnya,makanya dia tidak begitu kenal dengan mereka.


"Vivi,dia pembantu dirumah anda ini " jawab James dengan tenang.


"Pembantu? " tanya Harry tapi kemudian dia mengingat ucapan ibu nya barusan,dari tadi dia masih mengingat Ana yang berada dikamar nya. Ada rasa kesal karena kedatangan James,dia tidak bisa besama dengan Ana.


"Ya....sebulan yang lalu Vivi kerumah saya untuk menemui teman sekampung nya yang merupakan pembantu saya dirumah,saat itu saya sedang mabuk dan memaksa Vivi untuk melakukannya dengan saya. Hingga pagi nya saya baru sadar kalau Vivi sudah tidak ada dikamar saya,saya juga melihat kalau saya lah pria pertama yang menyentuh nya " jelas James membuat Harry terkejut.


Setau Harry,James sudah menikah walaupun belum memiliki anak. Tapi pernikahannya terlihat harmonis,walaupun terkenal kalau istri nya memiliki hubungan tidak baik dengan kedua orang tua nya James. Kemungkinan karena istri nya James merupakan model terkenal dan belum memiliki anak,makanya kedua orang tua James tidak menyukai nya.


Selama ini istri James selalu pergi keluar negri untuk menjalankan pekerjaan model nya,sedangkan James seperti tidak di perhatikan oleh istri nya itu. Hal itu yang membuat kedua orang tua James kesal melihat sikap nya,makanya James sering mencari pelampiasan lain ke club miliknya jika sepulang dari perusahaan nya.


James melakukannya untuk menghilangkan penat karena seharian bekerja,dia butuh melampiaskan hasratnya karena berjauhan dari istri nya. Istri nya mengetahui hal itu,James juga tau kalau istri nya melakukan hal yang sama. Tapi karena awal pernikahan mereka ,James memaksa walaupun kedua orang tua nya tidak setuju.


James menikahi Rasty karena saat itu Rasty mengatakan kalau dirinya hamil,James merasa senang saat itu karena memang dia sangat ingin seorang anak. Tapi ternyata semua nya hanya akal-akalan Rasty,karena dia butuh dukungan dana dan status dari keluarga James.


Saat itu James tidak menyadari nya karena terlalu senang mendapatkan anak,dia menyadari nya saat setahun pernikahannya. Awal nya James curiga karena perut Rasty yang tidak kunjung besar dan akhirnya Rasty mengatakan kalau dia keguguran tapi entah sejak kapan keguguran nya itu.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2