Jodoh Pak Duda

Jodoh Pak Duda
calon suami


__ADS_3

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


Setelah memakai nya,vera keluar dari kamar mandi dan mendekati carlos yang sudah menyiapkan dua kotak bubur ayam dengan satu teh hijau dan kopi panas. Vera memperhatikan apa yang dilakukan oleh Carlos ,tatapan mereka bertemu hingga akhirnya vera mengalihkan pandangan nya


"Kenapa kita menginap?" tanya Vera sambil memakan bubur ayam yang terbilang lumayan, lebih enak jika dirinya yang buat karena dia pandai memasak .


"Aku capek,kamu juga terlihat sangat kecapean makanya aku memilih untuk istirahat dulu. Apalagi perjalanan hanya tinggal dua jam lagi,maksud hati dua atau tiga jam saja tidur nya tapi malah kebablasan sampai pagi" jelas Carlos yang ikut memakan sarapan nya.


Vera juga menyadari kalau dirinya sangat lelah tadi malam,apalagi seharian harus berada dipesta pernikahan Ana dan Harry. Tubuhnya benar-benar merasa lelah, tapi pagi ini dia merasa sedikit segar.


Vera masih menikmati bubur ayam miliknya,tiba-tiba carlos mendekat dan meraup sudut bibir nya membuat Vera terkejut. Mata nya sudah melotot karena carlos menjilati bibir nya tanpa permisi,tapi carlos malah tersenyum senang.


"kau makan seperti anak-anak,belepotan kemana-mana " ucap Carlos dengan santai,wajah vera sudah memerah menahan malu.


Setelah makan,mereka kembali bergerak menuju desa. Vera melihat carlos membayar tagihan kamar mereka yang terbilang cukup mahal untuk nya,dia mengikuti langkah carlos menuju mobil . Didalam mobil,tidak ada terdengar suara kedua nya karena memang mereka sibuk dengan pikiran nya masing-masing.


Sesampainya didepan gerbang desa,vera mengedarkan pandangan nya dan melihat desa nya yang sudah banyak berubah. Sudah cukup lama dia tidak pulang, dia tersenyum melihat desa nya yang tertata dengan rapi .


"dimana rumah sakit nya ?" tanya Carlos yang menyadarkan lamunan vera.


"Kalau tidak pindah,sekitar lima belas menit dari gerbang tadi. Lurus aja kedepan " jawab Vera dengan tenang.


Carlos menjalankan mobil nya sesuai arah yang di tunjukan oleh Vera,tak lama mereka sampai didepan rumah sakit yang tidak terlalu besar. Mungkin karena sering melihat rumah sakit besar jadi menurut carlos ,rumah sakit di desa ini terbilang kecil. Bisa dibilang agak besar dari klinik lah,tapi cukup menampung warga desa yang sakit.


Vera keluar dari dalam mobil Carlos,dia berjalan menuju pintu rumah sakit dan melihat selly yang baru saja datang. Dengan tersenyum lembut dia mendekati selly dan memeluk nya, dia merasa senang bisa bertemu dengan teman lama nya lagi.


"Terima kasih karena sudah membantu ibu ku sell" ucap Vera setelah melepaskan pelukannya, dia melihat carlos mendekat dan membawa beberapa bingkisan membuat Vera mengernyitkan dahi nya karena dia tidak tau kapan carlos membeli nya.

__ADS_1


"pak,uang yang anda kirim hanya saya ambil satu juta saja sisa nya masih ada di tabungan ibu vera" jelas selly,karena carlos mengirimkan uang yang cukup banyak untuk ibu vera.


"Kenapa hanya mengambil sejuta?apa cukup?" tanya Carlos


"satu malam hanya lima ratus saja untuk kamar yang bagus di sini,sisa nya untuk beli obat dan vitamin yang bagus juga" jawab selly dengan sopan


"ya sudah tidak apa-apa ,terima kasih sudah membantu ibu mertua ku" ucap Carlos membuat vera menatap nya dengan kesal . Karena dari semalam carlos mengatakan kalau ibu nya adalah ibu mertua nya,seolah carlos adalah suami nya.


"Sama-sama pak" ucap selly


"carlos,saya carlos calon suami vera " jawab carlos memperkenalkan diri nya,vera mengernyitkan dahi nya menatap ke arah carlos yang tersenyum lebar.


"calon suami? berarti bapak datang kesini karena ingin melamar vera pada ibu nya ?" tanya selly dengan rasa penasaran yang tinggi .


"Ya....saya tidak memiliki orang tua,jadi hanya membawa diri saya sendiri saja" jelas Carlos dengan tenang,dia tidak perduli dengan vera yang menatap nya dengan tajam.


Vera mengambil beberapa bungkusan yang dibawa oleh carlos,dia langsung berjalan menuju ruangan dimana ibu nya dirawat karena selly sudah mengatakan ruangan nya .


Carlos mengikuti dari belakang,dia memperhatikan lekuk tubuh selly dari belakang dan menghayalkan menjamah tubuh Vera kembali. Tadi malam sebenar nya kesempatan nya,tapi melihat Vera yang terlihat sangat kelelahan membuat nya merasa kasihan sehingga dia tidak ingin menambah kelelahan vera lagi.


Didepan pintu ruangan ibu nya,vera menarik nafas panjang kemudian membuka pintu itu dengan pelan. Terlihat sang ibu sedang duduk bersandar di atas tempat tidur,ibu nya menatap ke arah jendela yang menampilkan pemandangan taman disamping rumah sakit. Disana juga terdengar suara Bayu,putra nya vera.


Ceklek


Pintu terbuka,kedua pasang mata didalam sana melihat ke arah pintu. Bayu langsung tersenyum dan turun dari tempat tidur,dia berlari mendekati vera dan memeluk nya.


"mama...."teriak bayu sambil tersenyum menatap wajah vera yang sangat dekat dengan nya karena bayu sudah digendong oleh vera.

__ADS_1


"Aku rindu sama mama....mama Ngak akan pergi lagi kan?" tanya bayu membuat Vera tersenyum kecil.


"mama juga rindu sama bayu" jawab vera.


Bayu melihat ke arah carlos yang berdiri disamping vera,carlos tersenyum dan merentangkan tangannya. Dia mengambil tubuh bayu dan menggendong nya,kemudian mengecup kedua pipi bayu yang terbilang kurus.


"bayu mau tinggal sama papa kan?rumah papa besar,jadi bayu bisa main disana nanti " ucap Carlos membuat Vera mencubit pinggang carlos dengan kesal karena menjanjikan hal yang tidak jelas.


"mau....apa ada sepeda juga pa?bayu mau naik sepeda pa,karena teman bayu disini semua nya sudah punya sepeda. Bayu pinjam punya dalwin, makanya bayu sudah pandai naik sepeda pa" jawab bayu,dia berceloteh menceritakan semua nya pada carlos.


"papa akan beli sepeda baru nanti ,jadi bayu ngak usah pinjam sepeda teman bayu lagi ya" ucap Carlos dengan lembut


"benel pa?nenek juga ikut tinggal sama kita kan? bayu ngak ninggalin nenek,nenek sakit kalna bayu " ucap bayu


"papa,bayu ,mama dan nenek. Kita akan tinggal bersama,bayu mau kan?" jelas Carlos dengan tegas ,bayu mengangguk senang.


Vera dan ibu nya memperhatikan kedekatan kedua nya yang terlihat akrab ,padahal baru saja bertemu.


"bu....bagaimana kabar nya?apa sudah sehat?" tanya Carlos mendekati ibu nya vera


"Sudah baikan,terima kasih karena kamu sudah membayar uang rumah sakit nya nak" jawab ibu vera dengan sopan


"sudah sewajar nya bu,saya kan calon suami vera jadi mulai saat ini saya akan memenuhi semua kebutuhan ibu dan bayu " jelas Carlos membuat Vera menatap kesal pada carlos.


Bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2