
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Seminggu berlalu,persiapan pernikahan Ana dan Harry akan dilaksanakan sebulan lagi. Tinggal beberapa yang perlu disiapkan, apalagi mereka menyuruh Ana untuk melakukan perawatan agar saat hari pernikahan Ana terlihat lebih segar dan cantik.
Harry selalu sibuk selama beberapa minggu ini,dia akan menyiapkan segala urusan perusahaan karena setelah itu dia akan mengambil cuti sebulan untuk bulan madu. Dia akan menggempur Ana hingga hamil,dia ingin memiliki anak kembar dan dia sudah memperlajari nya dari internet dan akan dipraktekkan nya pada Ana.
Hari terus berlalu,Ana dan andy sedang belain di halaman belakang. Selama beberapa hari ini Ana tinggal dirumah ibu Marsya,mereka sudah menganggap ana sebagai anak mereka seperti sarah. Ana merasΓ bersyukur mendapatkan orang tua angkat yang baik dan menerima dirinya apa adanya,Andy juga terlihat dekat dengan ibu Marsya dan suami nya.
Bahkan Andy tidak ingin pulang ke rumah Ibu Karina karena senang bermain bersama kedua orang tua Sarah,tapi Ana tidak memperbolehkan nya karena takut membuat mereka kerepotan dengan andy.
Dua minggu lagi pesta pernikahan akan diadakan,Vera dan bik Marni sudah mengetahui kalau Ana merupakan pembantu seperti nya dulu. Bahkan Ana diambil di pasar dan dijadikan pembantu,bukan karena Ana berasal dari keluarga berada atau seperti nya. Pembantu yang memiliki sertifikat, ada pembelajaran dan etika sebagai pembantu.
Bik Marni yang baru mengenal Ana ,dia menyukai sikap Ana yang ramah dan sopan. Apalagi dia melihat kalau wanita itu terlihat sangat cantik dan pantas menjadi seorang nyonya,berbeda dengan bik Marni. Vera malah tidak menyukai Ana,karena dia yakin jika Ana memakai tubuh nya untuk menggoda tuan muda nya yang merupakan duda tampan .
Pertama kali melihat Harry,Vera sudah terpesona. Dia seperti tidak rela jika pak duda tampan itu menjadi milik Ana yang bukan siapa-siapa,dia juga akan mencoba beberapa peruntungan. Dia akan membuat Harry bertekuk lutut dikedua paha nya,dia akan membuat Harry membatalkan pernikahannya dengan Ana . Walaupun tidak memilih nya ,tapi seperti nya dia tidak rela jika Harry menikahi Ana.
Beberapa minggu Vera bekerja disana,dia sering melihat Harry menyelinap kedalam kamar Ana. Walaupun Ana tidur dengan Andy ,tapi dia yakin jika wanita itu membuka kedua paha nya untuk melayani gairah naf su pak duda itu hingga pagi buta baru Vera melihat Harry kembali ke kamar nya.
__ADS_1
Entah apa yang dilakukan oleh mereka didalam sana saat Andy tidur,tapi didalam pikiran Vera . Dia yakin jika Ana melayani naf su Harry,dia juga akan melakukan hal yang sama.
Vera memiliki tubuh yang langsing dan terjaga,dia merawat tubuh nya dengan baik. Tidak ada pria yang bisa menolak untuk menikmati tubuhnya,dia juga yakin jika Harry juga akan terpikat oleh tubuh nya.
"Pagi tuan muda" sapa Vera saat melihat Harry berjalan mendekati meja makan,harry hanya berdehem saja.
Saat itu Vera sedang menyusun makanan di atas meja bersama dengan Bik Marni,tak lama Ibu Karina datang dan ikut bergabung bersama mereka.
Selama beberapa minggu ini,Vera mencari perhatian ibu Karina karena ibu Karina sering bercerita dengan nya dan mengatakan kalau ibu Karina menyukai nya makanya saat ini dia akan menaklukan tuan muda nya yang terbilang dingin dengan Vera. Tapi vera yakin jika Harry ngak akan menolak niat baik nya,tubuh nya akan dia jadikan umpan.
Vera pernah melakukan hal ini juga dengan majikan nya dulu,tapi pria itu tidak mau membatalkan pernikahannya . Pria itu memberikan apa yang diinginkan oleh Vera sebagai imbalan untuk tubuh nya,semua nya terjadi selama setahun hingga akhirnya Vera bisa memiliki rumah yang baik karena selama ini Ibu dan anak nya vera menyewa rumah di pinggiran kota.
Setelah hampir ketahuan oleh istri pria itu,Vera pun di kembalikan oleh pria itu dengan uang yang cukup banyak . Untuk sementara dia membuka usaha kecil,tapi ternyata tidak cukup untuk kehidupan mereka. Dari susu juga popok anak nya,hingga dia mulai memutuskan untuk bekerja lagi.
"Vera....nanti antarkan sarapan untuk Ana dikamar,dia lagi ngak enak badan " ucap Ibu Karina
Sebelum ke meja makan,ibu Karina menemui Ana lebih dulu. Mereka akan melihat hotel tempat resepsi akan diadakan,dia ingin minta pendapat Ana tapi ternyata anak ngak enak badan. Tadi malam Andy demam,Ana menjaga nya sampai pagi saat Harry kembali ke kamar nya pagi itu.
__ADS_1
"Kenapa bu? Tadi malam dia baik-baik saja kok" ucap Harry dengan wajah khawatir nya,dia baru mau sarapan tapi mendengar ucapan ibu nya yang mengatakan kalau Ana sakit membuat nya menghentikan sarapan nya.
"Mungkin kecapean,mending kamu makan saja dulu trus ke kantor" jawab ibu Karina.
"iya....biar ibu yang nemani Ana dikamar nanti,karena ibu mu akan ke hotel untuk melihat dan melakuakan reservasi " jelas ibu Marsya dengan lembut.
Harus nya mereka berangkat bersama ke hotel ,tapi karena keadaan Ana sedang ngak enak badan makanya mereka memilih berbagi tugas.
"siapkan dua sarapan, aku akan makan dikamar bersama ana" ucap Harry sebagai perintah.
Harry langsung berdiri dan berjalan menuju kamar Ana,dia merasa khawatir jika pesta pernikahan nya akan diundur. Dia ingin segera bersama dengan Ana,setelah mengenal Ana. Tidur nya semakin nyenyak,dia tidak akan bisa tidur jika sedang kelelahan bekerja atau sedang memikirkan Sarah. Tapi setelah Ana datang dalam hidup nya,dia merasa semakin nyaman dan nyenyak tidur.
"Baik tuan" jawab vera dengan sedikit menahan rasa kesal,dia berusaha tersenyum
"hhmmm....karena dia nya makanya tuh orang ngak bisa bangun ,terlalu bersemangat genjot nya" batin Vera dengan kesal.
Harry langsung masuk ke dalam kamar nya karena dia memang merasa sangat khawatir,dia melihat Ana sedang meringkuk diatas tempat tidur. Disamping nya ada Andy dengan plester demam dikening nya,dia semakin merasa bingung melihat Andy yang demam padahal tadi malam Andy baik-baik saja .
__ADS_1
Bersambung.
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ