
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
De sa han kedua nya masih bersahut-sahutan saat mereka akan mencapai puncak nya bersama,tubuh kedua nya bergetar dan saling menjepit saat pelepasan itu terjadi. James masih mellumat bibir atas dan bawah vivi,dia begitu menikmati permainan mereka saat ini hingga akhirnya dia menyandarkan kepala nya di tubuh Vivi dan memeluknya.
Melihat tubuh Vivi yang lemas,james yang sudah mengeluarkan ba ta ngan miliknya langsung memasukan vivi kedalam bath up kosong. Dia mengisi bath up itu dengan air hangat dan memberikan sabun cair dengan aroma lavender,membiarkan tubuh Vivi berendam dan menikmati aroma terapi yang menenangkan.
James pun membersihkan tubuh nya dnegan cepat,memakai handuk untuk menghilangkan sisa air ditubuh nya kemudian dia membersihkan tubuh Vivi dan menggendong nya memakai handuk bersih.
Meletakan tubuh Vivi di atas tempat tidur,memakainya pakaian nya sambil menahan hasrat nya yang kembali hadir. Kemudian dia ikut tidur disamping vivi setelah memakai boxer ,dia memeluk tubuh Vivi yang masih terpejam karena kelelahan.
Dari tadi vivi memejamkan mata nya,saat james memandikan nya. Dia merasa malu untuk membuka mata nya dan menerima semua sentuhan yang diberikan oleh james,dia membuka mata nya perlahan saat merasakan hembusan pelan dari james.
Vivi tersenyum tipis menyadari sikap nya yang dia lakukan tadi,entah keberanian dari mana dia bisa langsung memegang ba ta ngan milik james. Wajah nya kembali merona,dia menatap wajah tampan james yang sudah terlelap. Kemudian dia menelusupkan wajah nya didada bidang james dan menghirup aroma kayu putih disana,membuat nya merasa tenang dan nyaman.
Pagi nya,kembali vivi yang lebih dulu terbangun. Dia menatap wajah tampan james yang masih tidur dengan lelap,tangannya mengelus rahang tegas milik james kemudian mengecup nya sebentar.
cup
Vivi hendak bangkit ,dia akan mandi dan membersihkan tubuh nya tapi tangannya langsung ditarik hingga tubuh nya jatuh ke atas dada milik james.
"Mau kemana hhmmm?" tanya james dengan suara serak nya
"Hah....aku mau mandi" jawab Vivi,dia merasa malu karena sudah mencium wajah James saat James masih tidur. Dia yakin jika james sudah bangun dari tadi dan mengetahui apa yang dia lakukan, dia merasa semakin malu.
"Kita mandi bersama,aku juga ingin mandi " ucap james membuat Vivi terkejut.
__ADS_1
"Aku mandi sendiri saja,pasti keluarga mu sudah menunggu kita. Nanti kita kesiangan " jawab Vivi,dia berusaha mencoba lepas dari james walaupun sebenarnya dia ingin juga.
Tanpa banyak kata ,james langsung mengangkat tubuh Vivi dan membawa nya kedalam kamar mandi. Mereka melakukannya lagi,kali ini didalam bath up dengan genangan air yang ada .
Pengalaman pertama untuk kedua nya,dengan sisa nafas yang ada setelah percintaan . Vivi dan james saling berpelukan didalam bath up dengan posisi vivi yang ada didepan james,vivi menyandarkan kepalanya didada bidang james dan memejamkan matanya.
Mereka berendam sekitar lima menit,kemudian mereka bersiap untuk sarapan dan bertemu dengan keluarga besar james. James menggenggam tangan Vivi dengan erat,dia tidak ingin vivi menjauhi nya.
"kak....malu,lepasin ah " bisik vivi dengan wajah nya yang sudah merona.
"ngak,kau milikku. Jadi biar semua orang tau kalau kau istri ku,milikku selama nya " jawab James dengan tegas.
Mereka mendekati keluarga besar james yang sudah berada di meja makan ,wajah Vivi semakin memerah sadar semua orang melihat nya dengan tersenyum. Dia merasa malu tapi dia juga senang,karena james menganggap nya .
Sementara itu ,harry masih menatap ana dengan kesal. Bagaimana dia ngak kesal,saat ingin melakukan malam pertama. Ana kedatangan tamu bulanan ,hingga membuat nya uring-uringan . Semua karyawan nya jadi kena getah nya karena harry yang merasa kesal.
Ana tersenyum dan mengelus pipi Harry,saat ini mereka sedang duduk berdua di halaman belakang. Menikmati udara sore hari yang mendung,andy juga sedang bermain bersama pengasuh nya. Harry ngak mau membuat Ana terlalu lelah mengurus andy,jadi dia mencari pengasuh untuk andy agar Ana hanya bisa lelah karena nya.
Tadi nya ibu Karina dan ibu Marsya akan memberikan bulan madu untuk Harry dan Ana, tapi karena Ana lagi kedatangan bulanan selama seminggu sehingga mereka menjadwalkan mundur untuk bulan madu harry dan Ana.
"bentar lagi,kamu ngak sabaran banget sih" jawab Ana sambil mengecup bibir harry.
"Aku kan sudah ngak tahan ingin buat adik untuk andy,aku ingin andy ada teman nya sayang " jelas Harry dengan lembut,tapi membuat Ana melotot.
"Hah....hhmm,aku mau tanya sama kamu. Bagaimana jika ada yang berbohong pada mu ? " tanya ana, dia takut jika Harry akan marah
__ADS_1
"Bohong?hhmm....tergantung, dia bohong karena apa?" tanya Harry,dia tau kemana arah pembicaraan ana
"itu....anu,seandai nya andy bukan anak ku" jawab Ana,dia harus mengatakan yang karena memang dia ingin memberitahu semuanya sebelum Harry marah dan tau semua nya sendiri
"Andy?bukan anak mu?lantas anak siapa ?" tanya Harry
kriiing....kriing....
Belum lagi Ana menjawab,ponsel harry berbunyi. Harry pun menjawab nya karena panggilan dari salah satu rekan bisnis nya,hari ini harry memang tidak ke perusahaan nya karena semenjak ana kedatangan tamu . Harry merasa malas untuk bekerja ,apalagi dia selalu saja marah -marah pada karyawan karena mood nya yang tidak baik.
Ana hanya bisa menghela nafas nya dengan kasar, belum lagi harry selesai menerima telpon nya. Kedu ibu harry sudah memanggil Ana ,mereka ingin menanyakan mengenai kedatangan bulan ana. Jika sudah selesai ,maka mereka akan mengambil tiket keluar negeri sebagai bulan madu ana dan harry.
"sudah selesai ?" tanya ibu Karina dengan lembut,ana mengangguk.
"sedikit lagi bu,mungkin besok sudah bisa kami berangkat" jawab Ana dengan sopan.
Kedua ibu itu tersenyum dengan senang,mereka saling menatap dengan penuh arti. Mereka tidak akan menunda lagi,mereka langsung pergi begitu saja tanpa mengatakan apa pun pada Ana membuat Ana bingung .
"Sayang....aku harus pergi,nanti kita bicara lagi " ucap harry yang ikut pergi juga.
Ana hanya bisa menghela nafas nya pelan,dia kembali masuk dan tidur sambil menunggu harry pulang. Sebenarnya dia ingin sekali memberitahukan mengenai dirinya sekarang,sebelum harry menyadari dirinya masih perawan.
Harry pulang lebih awal,dia sudah mendengar dari kedua ibu nya itu kalau Ana sudah selesai datang bulan dan mereka akan berangkat besok tapi harry ingin malam ini juga pergi nya.
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘