Jodoh Pak Duda

Jodoh Pak Duda
bulan madu


__ADS_3

🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Ana hanya bisa menghela nafas nya pelan,dia kembali masuk dan tidur sambil menunggu harry pulang. Sebenarnya dia ingin sekali memberitahukan mengenai dirinya sekarang,sebelum harry menyadari dirinya masih perawan.


Harry pulang lebih awal,dia sudah mendengar dari kedua ibu nya itu kalau Ana sudah selesai datang bulan dan mereka akan berangkat besok tapi harry ingin malam ini juga pergi nya.


Ceklek


Harry membuka pintu kamar nya dan melihat istri kecil nya sudah tertidur dengan pulas nya,senyuman di bibirnya terlukis. Dia membelai wajah Ana dengan lembut,dia juga melihat dua koper sudah siap sedia di dekat lemari pakaian mereka.


Tak lama kedua ibu nya masuk dan menatap ke arah Harry dan Ana,keberangkatan mereka sekitar sejam lagi. Mereka harus berangkat sekarang,karena mereka tidak ingin bulan madu untuk Harry dan Ana akan tertunda lagi.


"kamu angkat saja ana,kalian naik pesawat pribadi milik sahabat mama kok jadi hanya kalian berdua yang ada disana" ucap ibu Karina dengan pelan agar Ana tidak terbangun.


"iya....aku akan menghubungi asisten ku agar membawa koper kami,ana sudah menyiapkan semua nya " jelas Harry dengan pelan juga.


"Untuk urusan koper,serahkan sama ibu. Ibu akan menyiapkan semua nya,kalian harus buat adik untuk andy. Walaupun andy bukan anak kalian,tapi ibu ingin kamu anggap dia anak mu" ucap ibu Marsya, dia ikut berbicara pelan


Harry menganggukan kepalanya,dari awal dia tau kalau Andy bukan anak nya Ana tapi dia tetap mencintai dan menyayangi andy seperti anak nya sendiri karena Ana menyayangi andy seperti itu.


Sebelum pernikahan harry dan Ana,kedua ibu nya menjelaskan apa yang Ana katakan tapi sikap harry terlihat biasa saja membuat kedua ibu itu penasaran dan harry mengakui pada kedua ibu nya kalau dia sudah mengetahui nya saat Ana menceritakan semua nya pada mereka.

__ADS_1


Tapi harry meminta pada kedua ibu nya untuk merahasiakannya,dia ingin Ana menjelaskan nya secara langsung pada nya. Makanya sampai saat ini,ana masih berpikir kalau harry belum mengetahui apa pun .


Ibu Marsya mendekati koper milik Ana,dia mengeluarkan beberapa pakaian yang tidak terlalu perlu menurut nya. Dia memasukan pakaian yang baru dia beli kedalam koper milik Ana, dia akan membuat Ana tidak akan keluar dari dalam kamar. Dia yakin jika Harry akan membuat Ana kelelahan dengan bercinta seharian,mereka akan menunggu kabar gembira dari ana.


Setelah menyiapkan segala keperluan koper milik Ana, Kedua ibu itu pun mengantar mereka ke bandara,kemudian mereka kembali ke rumah masing-masing.


Harry terus menatap wajah Ana yang masih terlelap,dia tersenyum senang. Selama ini dia sudah menunggu ingin menggagahi ana,tapi beberapa kali ada saja yang menggagalkan rencana nya untuk menggagahkan ana.


Tak lama mereka sampai ditempat tujuan,dia kembali menggendong tubuh Ana dan membawa nya ke hotel yang akan mereka tempati. Hotel yang berdekatan dengan pantai,makanya akan terlihat romantis.


Harry merebahkan tubuh Ana di atas ranjang king size,dari tadi ana tidak bangun. Hanya menggeliatkan tubuh nya saja,dia merasa nyaman tidur didalam pelukan harry.


Harry memilih membersihkan diri lebih dulu,dia sudah mencium aroma tubuh Ana yang segar. Dia yakin jika Ana sudah mandi sebelum tidur, sedangkan dirinya yang baru pulang dari perusahaan dan terbang langsung ke negara ini.


Ceklek


Seketika wajah nya memerah melihat harry yang keluar dari balik pintu,dia melihat harry hanya memakai handuk untuk menutupi bagian pinggang ke bawah. Dada bidang yang atletis dengan percikan air masih membasahi nya ,rambut nya juga terlihat basah. Membuat harry semakin terlihat macho dan bergairah,dia menatap bagian inti milik Harry yang berada dibalik handuk nya.


"Sayang....kau sudah bangun?" tanya Harry sambil berjalan mendekati ana yang masih terpaku diatas tempat tidur


"kau mau makan dulu atau kita langsung bercinta ?" tanya Harry dengan gamblang nya, membuat Ana melotot tak percaya.

__ADS_1


"Aku sudah pesan makanan,mungkin sebentar lagi akan datang" jelas Harry.


Harry membuka handuk nya didepan Ana membuat Ana malu,dia tidak percaya harry melakukannya tanpa malu. Ana menutup mata nya dengan kedua tangannya,dia tidak sanggup melihat ba ta ngan milik Harry yang besar tapi masih terlihat lemas.


Harry tersenyum melihat ana yang menutup wajah nya,dia mendekati ana dan menarik tangannya dari wajah Ana. Kemudian mengecup kening nya,membuat wajah Ana semakin memerah.


"Aku ingin melakukannya,kau sudah siap kan? " tanya Harry menatap wajah Ana,ana hanya menganggukan kepalanya saja.


Ana tidak berani melihat ba ta ngan milik Harry,dia merasa gugup sekali karena ini pertama kali nya dia melakukan nya. Harry meraup bibir Ana,memberikan lummatan di bibir atas juga bibir bawah nya.


Harry sudah merebahkan tubuh ana,dia berada tepat diatas tubuh Ana. Memberikan ciuman sambil tangannya meremas bongkahan kenyal milik Ana dengan lembut,membuat ana melenguh karena bibir nya di bungkam oleh harry.


Harry menatap wajah Ana yang sudah berkabut,gairah dalam tubuh Ana seakan bangkit membuat Harry bersemangat. Harry mencium leher ana dan memberikan tanda cinta nya disana,lama kelamaan turun ke bongkahan kenyal milik Ana yang sudah terbuka kancing piyama nya


Entah kapan harry membuka nya,ana tidak menyadari nya tapi saat ini harry sudah memberikan tanda di belahan dada milik Ana . Perlahan tapi pasti,harry mengabsen seluruh tubuh Ana. Memberikan beberapa tanda di bagian tubuh Ana,ana terus mendesah dan melenguh menikmati permainan lidah harry di pu ting susu miliknya.


Harry melepaskan pakaian yang dipakai oleh ana,ana bahkan membantu nya agar harry bisa menyentuh seluruh tubuh nya. Harry membuka kedua kaki ana,membenamkan nya di daerah sensitif milik Ana membuat Ana mendesah menikmati permainan lidah harry di sana.


"ssshh....aah....pak duda,enak...lagi " ucap ana tanpa sadar,dia sudah bergairah sekali. Bagian sensitif nya sudah gatal ingin dimasuki,harry memasukan satu jari nya perlahan tapi masih masuk setengah. Jari harry seperti tertahan,seperti ada sekat didalam inti ana. Ana juga merasakan sedikit sakit,harry tersenyum lembut karena dia tau kalau Ana masih perawan.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


cerita james dan vivi sudah selesai ya say,tinggal cerita harry dan Ana juga vera dan carlos. Semoga pada suka dan menunggu lanjutannya ya ....makasih πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2