Jodoh Pak Duda

Jodoh Pak Duda
jalan-jalan


__ADS_3

☘☘☘☘☘☘☘☘


Ana menghapus air mata nya,Kemudian dia memberikan sedikit polesan make up diwajah nya sehingga terlihat lebih cantik dan fress. Harry yang dari tadi hanya melihat apa yang dilakukan istri nya,dia juga sesekali mengamati ponsel pintar nya dan memantau perusahaan nya yang terbilang baik.


Walaupun harry tidak mengerjakan berkas-berkas perusahaan tapi dia selalu memantau keadaan perusahaan nya,bukan dia tidak percaya pada asisten juga sekretaris nya hanya saja dia ingin mengetahui perkembangan perusahaan nya dari jauh.


"sudah selesai?" tanya Harry saat melihat istri kecil nya berdiri dan berjalan ke arah nya dengan senyuman lebar nya


Ana mengangguk,harry ikut berdiri dan menggandeng tangan ana . Mereka keluar dari kamar hotel itu,menuju lantai bawah dimana restauran berada. Mereka akan makan siang disana,karena waktu sudah menjelang siang jadi bisa dibilang mereka akan langsung makan siang.


Dari tadi mereka menghabiskan waktu dengan bercinta sehingga melewatkan sarapan, membuat harry merasa bersalah.


Harry memesan banyak makanan ,ana hanya memperhatikan makanan yang belum pernah dia makan dan dia lihat. Ana memang menampilkan wajah yang aneh,karena makanan itu tidak membuat selera dimata nya


"coba lah,semua nya enak " ucap harry seolah mengerti apa yang ada dihati ana.


Ana masih merasa bingung,hingga akhirnya harry menyodorkan salah satu makanan di mulut nya dan dengan enggan dia membuka mulut nya. Sensasi rasa daging panggang yang di suap kan oleh sang suami terasa nikmat,membuat ana menampilkan senyuman tipis nya .


"enak kan ? " tanya Harry dan Ana hanya bisa menganggukan kepalanya


"sekarang makan lah,kita akan banyak bergerak hari ini . Jadi kita perlu tenaga yang ekstra " ucap harry lagi dengan santai ,membuat Ana tersedak.

__ADS_1


Harry langsung mengambil air mineral yang ada diatas meja,dia memberikannya pada Ana dan ana langsung meneguk nya. Harry hanya bisa tersenyum kecil,dia tau apa yang ada di kepala ana. Padahal maksud harry hanya akan mengajak ana berkeliling di dekat taman, tidak menggunakan kendaraan melainkan menggunakan sepeda santai.


"kamu mikir apa hhmmm?" tanya Harry membuat wajah Ana memerah


"Kita masih lama disini,jadi saat ini kita harus menikmati semuanya . Sekarang makan dan jangan banyak berpikiran yang tidak-tidak,atau kamu memang ingin kita kembali ke kamar saja hhmmm?" ucap harry yang mendapatkan tatapan tajam dari ana,wajah nya sudah memerah menahan malu


Setelah makan,harry mengajak Ana mengelilingi hotel. Hotel mereka tak jauh dari taman,disana mereka memakai sepeda santai untuk berkeliling. Harry sengaja mengambil dua sepeda dan mereka berlomba ,hingga akhirnya Ana yang menang.


Mereka menghabiskan waktu bermain di taman ,membeli makanan ringan di pinggir jalan yang ada di dekat taman. Semua makanan tradisional kota itu,ana sangat menikmati momen ini. Harry dan Ana mengambil beberapa foto hingga senja menyapa mereka,harry memilih untuk kembali ke hotel mereka dan membersihkan tubuh mereka dengan baik.


Malam nya mereka kembali melakukan olah raga malam,saling menuntut dan saling mengejar untuk mendapatkan pelepasan. Ana yang lebih dominan dalam bergerak diatas tubuh harry,harry begitu menikmati nya . Dia sudah mengakui kalau Ana memiliki nafsu yang cukup besar,makanya dia hanya menikmati permainan yang diberikan oleh ana.


Seminggu berlalu,mereka terus mengasah kemampuan mereka dalam bidang percintaan. Berbagai gaya dan tempat ,mereka apresiasi kan. Dari mulai gaya menungging,gaya depan,gaya berdiri. Semua nya mereka lakukan untuk mendapatkan pelepasan,mereka menikmati nya.


Sarah merupakan wanita pemalu,dia hanya menerima apa yang dilakukan oleh harry. Hanya sekedar menerima dan tidak mau membalas ,makanya harry hanya bisa menerima nya saja dan bercinta dengan mendiang istri nya tidak setiap hari. Apalagi jika dirinya lelah bekerja,hanya seminggu tiga atau empat kali saja.


Sementara dengan Ana,harry sudah bisa memastikan kalau percintaan nya dengan ana bisa dilakukan setiap hari. Apalagi jika harry yang merasa lelah ,tapi Ana yang akan mendominasi nya.


Seminggu berlalu, mereka harus kembali ke negara asal mereka. Wajah mereka terlihat senang,apalagi ana. Dia merindukan andy,walaupun dia begitu menyukai pergulatan mereka seminggu ini tapi dia juga tidak bisa tidak merindukan keponakan nya itu.


Mereka membeli beberapa oleh-oleh untuk kedua orang tua harry dan orang tua sarah juga andy,beberapa barang kecil untuk para pelayan juga. Ana tidak ingin membedakan antara keluarga nya dan pelayan,karena memang dia juga berasal dari sana. Tapi hadiah yang dia bawa jelas berbeda,ngak mungkin dia memberikan pelayan setara dengan kedua orang tua harry dan orang tua sarah.

__ADS_1


Sesampainya di bandara,mereka disambut oleh kedua ibu. Mereka memeluk ana dengan erat,kemudian melepaskan nya dan menatap pada perut ana.


"apakah sudah isi?" tanya ibu Karina dengan lembut sambil mengelus perut ana


Ana terkejut,tapi juga malu. Dia menggelengkan kepala nya,karena memang dia ngak tau sudah atau belum. Yang jelas mereka sudah berusaha semaksimal mungkin,apalagi harry selalu menyebarkan benih nya didalam rahim ana.


"hah?belum?" tanya ibu Karina dengan menghela nafas nya dengan kasar,wajah nya terlihat kecewa tapi kemudian ana yang merasa kasihan dan menatap ibu mertuanya dengan lembut


"belum tau bu,kami belum mengecek nya " jawab ana sambil memandang wajah ibu Karina yang kembali bersinar.


"kalau begitu,besok kita periksa ya. Ibu akan membuat jadwal dengan dokter kandungan " ucap ibu Karina dengan antusias


Ana hanya bisa menganggukan kepala nya,dia senang melihat wajah ibu Karina senang. Tapi dia juga tidak tau kalau dirinya sudah hamil apa belum,dia tidak ingin membuat kedua ibu merasa kecewa.


"bu....minggu depan saja buat jadwal nya ,ana harus istirahat dulu. Seminggu ini aku sudah habis menggempurnya, aku ngak mau dia kelelahan dan akhirnya tidak jadi hamil" jelas harry.


Harry menuntun istri kecil nya itu berjalan ke arah mobil yang sudah terparkir didepannya,dia tau kalau Ana memikirkan akan kehamilan nya. Harry tau kalau Ana ngak mau mengecewakan kedua ibu nya,makanya dia menjawab seada nya saja.


Harry sudah menyusun sesuatu untuk seminggu ini,tiba-tiba dia mendapatkan ide yang akan membuat Ana cepat hamil. Tapi tidak mungkin dia jelaskan didepan kedua ibu nya,dia akan mengatakan pada Ana saat didalam kamar mereka


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2