Jodoh Pak Duda

Jodoh Pak Duda
Pernikahan harry & ana


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Semua nya tamu undangan sudah hadir,Ana juga sudah terlihat cantik dengan gaun pernikahannya begitu pun dengan Harry. Wajah harry sudah bersinar,senyuman terus mengembang dibibir nya. Dia merasa senang,pernikahan kedua nya dengan wanita yang dia cintai juga.


Setelah melakukan beberapa proses,akhirnya harry dan ana resmi menjadi pasangan suami istri. Mereka sudah duduk berdampingan di atas pelaminan,musik juga sudah mengalun dengan merdu nya.


"selamat ya sayang,ibu sudah menyiapkan hadiah bulan madu ke luar negri. Tapi hanya seminggu saja " ucap ibu Karina dengan lembut dia memeluk tubuh mungil ana.


Ana menangis di pelukan ibu Karina,untung saja make up nya tahan air sehingga tidak akan luntur. Ana merasΓ  bersyukur mendapatkan keluarga baru yang sangat menyayanginya,apalagi suami nya juga mencintainya dengan tulus.


"trima kasih bu hiks...hiks..."jawab ana dengan suara tangisan nya.


"Kenapa menangis?ini hari bahagia mu sayang,hapus air mata mu dan bahagia lah" ucap ibu Karina, dia juga ikut menangis


"ibu titip harry ya,jaga dan sayangi dia. Ibu sudah menganggap kalian berdua anak ibu " ucap ibu Marsya dengan lembut,dia juga memeluk tubuh Ana


"seperti barang aja dititipin" ucap Harry dengan bibir nya yang manyun


Semua nya tertawa,papa harry juga papa nya sarah ikut memeluk ana. Mereka selalu mendukung apa pun yang dilakukan oleh sang istri,karena mereka tau kalau insting seorang ibu lebih kuat untuk kebahagiaan anak nya.


Acara berjalan lancar,Vera masih bekerja dirumah ibu Karina. Dia merasa malu pada Harry,tiap bertemu dengan Harry maka dia akan menundukan kepalanya atau menghindari pria itu. Dia butuh uang,anak nya sudah mulai akan masuk sekolah dan ibu nya juga harus rutin minum obat.


Saat ini vera sedang berada di pesta pernikahan Ana dan Harry, memang hanya sebentar apalagi bik Marni juga berada disamping nya. Vera akan pulang setelah disuruh pulang oleh ibu Karina,dia duduk bersama dengan bik Marni.

__ADS_1


Ibu Karina ingin semua pekerja nya juga merasakan kebahagiaan sang putra,makanya dia menyuruh semua pekerja nya untuk datang dan ikut seperti tamu pada umum nya. Dia bahkan menyuruh pekerja nya memakai pakaian yang seragam seperti keluarga nya,dia tidak pernah membanding kan semua nya dengan status.


"hai....sudah pikirkan permintaan ku?"


Terdengar suara pria yang dikenal nya,vera menatap ke samping dan benar. Pria itu adalah carlos,pria ketiga yang menikmati tubuhnya. Vera mengalihkan pandangan nya,dia tidak ingin menanggapi ucapan carlos karena memang dia tidak pernah berpikir akan terjerumus ke hal seperti itu lagi.


Saat dikamar nya Harry,dia sedikit ragu untuk merayu harry. Tapi dia ingin mencoba peruntungan agar bisa menjadi istri dari Harry dan bahagia seperti Ana,dia memang iri dengan Ana yang bisa mendapatkan hal baik dalam hidupnya. Bukan hanya harry,tapi juga kedua keluarga nya begitu menyayangi nya.


"hei....kenapa malah menghindar?" tanya Carlos menarik tangan Vera karena vera ingin pergi dari sana.


"Maaf tuan muda,kita tidak saling kenal. Sebaiknya anda menjauhi saya,anda akan malu berurusan dengan pembantu seperti saya " ucap Vera yang kembali duduk.


"Car....ngapain kamu disini?" tanya seorang pria yang ikut menatap ke arah tangan carlos yang memegang tangan vera


"ini...pembantu nya ibu nya Harry kan?" tanya pria itu,dia merupakan teman nya Harry juga. Dia pernah melihat Vera dirumah ibu nya Harry,saat dia datang kesana mencari harry untuk tanda tangan kerjasama perusahaan mereka.


"Hai cantik,waktu itu aku pengen kenalan sama kamu tapi ternyata kamu lagi sibuk beres-beres" ucap Pria itu dengan sopan


"kamu tuh cantik,ngak pantes jadi pembantu. Giman kalau jadi ibu dari anak-anak ku?" ucap pria itu lagi membuat carlos kesal.


"Ngak usah tuan muda,saya juga sudah punya anak. Terima kasih atas tawaran nya,saya permisi dulu " jawab vera,dia tau kalau pria yang mendekati nya hanya ingin menikmati tubuh nya saja bukan serius dengan nya.


Vera berdiri dan mendekati bik Marni yang sibuk mengambil makanan untuk nya dan vera,bik marni terkejut karena vera malah ikut bersama nya dan mengambil salah satu piring yang dipegang oleh bik Marni.

__ADS_1


Mata carlos terus memperhatikan gerakan yang dilakukan oleh Vera,pria yang merupakan temannya tadi tau kalau carlos tertarik dengan wanita yang merupakan pembantu harry.


"sudah pantas untuk mencari yang serius,seperti nya dia baik. Apalagi body nya ngak kalah seksi kok,bisa lah buat memuaskan mu " jelas teman carlos yang memperhatikan bentuk tubuh Vera,dia juga tau kalau carlos orang nya memiliki nafsu yang kuat.


"Riko butuh ibu,tapi tadi kata nya dia punya anak juga. Apa dia masih punya suami ya?" tanya teman carlos dengan bingung


"bro....mending jauhi deh kalau memang dia sudah punya suami,jangan ganggu istri orang " ucap teman nya lagi,dia jadi plin plan ngak jelas karena mengingat ucapan vera yang mengatakan kalau dia sudah punya anak.


Carlos juga baru sadar,dari tadi dia tidak mengingat apa yang diucapkan oleh vera. Pandangan nya tak lepas dari vera membuat temannya itu tertawa kecil dan pergi meninggalkan carlos yang tidak menanggapi ucapan nya,dia menepuk pundak carlos dengan cukup kuat.


"lupakan dia jika dia sudah memiliki suami,jangan mengganggu istri orang "


Sementara itu Vera masih menikmati makanan nya dengan lahap,dia tidak perduli ditatap terus oleh Carlos. Malahan dia akan membuat pria itu merasa jijik padanya,agar dia tidak berurusan dengan pria yang hanya butuh penyaluran nafsu saja.


Kriiing....kriiing...


Suara ponsel milik vera berdering,vera mengernyitkan dahi nya saat melihat siapa yang menelpon nya. Nomor ponsel ibu nya,ponsel nya merupakan ponsel jadul yang tidak ada harga nya lagi. Tapi selama bisa digunakan ,dia akan terus memakai ponsel itu yang terpenting bisa telponan dengan sang anak dan ibu nya.


Vera mengangkat ponsel nya,dia terkejut mendengar kalau ibu nya pingsan dan sekarang sedang dibawa kerumah sakit . Anak nya yang bernama bayu yang menelpon nya,bayu bisa menelpon nomor mama nya karena memang dia di ajar kan oleh sang nenek. Bahkan bayu lebih pintar dari ibu nya,Bayu memang masih berusia empat tahun tapi sudah tau cara menelpon orang lain jika nomor nya sudah disimpan diponsel itu.


Bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2