Jodoh Pak Duda

Jodoh Pak Duda
Rumah sakit


__ADS_3

❣❣❣❣❣❣❣


Tanpa pelumasan,James mengarahkan miliknya di depan daerah sensitif milik Vivi. Vivi menjerit kesakitan saat milik James memasuki miliknya,penyatuan yang pertama kali dia rasakan. Sakit yang luar biasa,seolah tubuh nya terbelah dua. James terus memompa dengan cepat,membuat Vivi semakin kesakitan walaupun lama kelamaan rasa sakit itu hilang dan berganti rasa nikmat tapi tetap saja membuat Vivi jijik pada tubuh nya.


Flashback off


"Jadi? Apa dia benar-benar hamik?" tanya Mama nya James dengan bingung,dia masih mendengar helaan nafas kasar dari mulut James.


"James? Kenapa malah diam? Dia minta kau bertanggung jawab?" tanya mama James dengan nada khawatir,dia tidak ingin anak nya dimanfaatkan oleh wanita lagi. Apalagi selama ini dia tau bagaimana pernikahan sang anak dengan wanita yang hanya memanfaatkan status nya saja, tapi mama nya juga ngak mengerti kenapa James bukan nya mengakhiri nya dan malah mempertahankan pernikahannya sampai detik ini.


"Dia berbeda ma,dia pergi saat pagi hari nya. Aku menunggu dia datang dan meminta tanggung jawab ku,tapi dia tidak datang juga hingga akhirnya aku yang mendatangi nya. Hari ini ,lebih tepat nya siang tadi setelah rapat aku mendatangi rumah bos nya" jelas James dengan nada sedih .


Mama James terkejut mendengar ucapan anak nya,ada wanita tidak minta tanggung jawab padahal sudah sebulan dan aneh nya malah anak nya yang mencari nya.


"Jadi saat ini wanita itu meminta tanggung jawab mu?" tanya mama James,dia masih berpikiran buruk mengenai Vivi karena memang dia takut kejadian seperti Rasty yang mengaku hamil hanya untuk popularitas nya di dunia model .


"Dia menolak ku,dia ngak butuh tanggung jawab ku. Bahkan saat berdekatan dengan ku dia mual,mungkin dia sangat membenci ku karena melakukannya dengan paksa waktu itu" jawab James.


Mama James yang mendengar nya terkejut,dia benar-benar tidak menyangka kalau masih ada wanita yang menolak anak nya. Apalagi wanita itu bukan dari kalangan atas,melainkan dari kalangan bawah.

__ADS_1


Kemudian mama James tersenyum,dia mengingat bagaimana saat dia hamil James. Suami nya tidak pernah bisa tidur dengan nya karena dirinya akan mual bila berdekatan dengan suami nya,hingga usia empat bulan karena suami nya begitu merindukan dirinya . Suami nya yang merupakan papa nya James memilih mengganti aroma parfum nya dengan aroma bayi seperti minyak telon atau kayu putih,saat itu baru lah dia mau tidur bahkan bercinta dengan suami nya.


"Harus nya dari awal aku melakukan hal ini,agar aku bisa bercinta seperti ini dengan mu. Bertemu dengan anak ku"


Wajah mama James memerah,mengingat malam panas mereka saat itu . Dimana sang suami menyentuh nya setelah kehamilannya,suami nya mengatakan hal itu pada nya dan sampai sekarang dia masih mengingat nya.


"Ma....Ma....Aku butuh bantuan mu?" tanya James yang tidak mendengar suara mama nya,dia merasa frustasi dan begitu menginginkan Vivi bersama nya.


"Mama akan membantu mu,nanti mama kirimkan alamat dokter nya. Kau bawa dia kesana sekarang,mama tunggu disana " jawab mama James,dia langsung mematikan panggilan nya tanpa menunggu jawaban putra nya itu.


Mama James menghubungi dokter pribadi nya dan menanyakan dokter kandungan terbaik,dia meminta di pesan kan untuk berkonsultasi saat ini juga. Kemudian dia menghubungi suaminya ,papa nya James agar datang kerumah sakit sekarang juga.


Terlintas dipikirkannya untuk membuat Ana hamil lagi ,agar dia juga bisa menikahi Ana tapi dia langsung menggelengkan kepalanya. Mengusir pikiran buruk nya jika nanti Ana akan seperti Vivi,membenci nya bahkan tidak ingin mencium aroma tubuh calon suami nya.


Seketika pikiran itu hilang,dia ingin melakukannya setelah pernikahan. Malam pertama yang akan membuat nya terbuai,ah....Harry Jadi membayang kan yang iya-iya sebelum waktu nya.


"Anda kenapa pak Harry ? Bisakah kami pergi sekarang? Aku butuh mobil mu,dia pasti ngak mau semobil dengan ku " ucap James yang melihat Harry tersenyum,kemudian menggelengkan kepalanya seolah merasa takut .


"Aku ngak apa-apa,pakai saja mobil ku. Aku akan suruh supir untuk mengantar kalian " jawab Harry dengan cepat.

__ADS_1


Terlihat bik Berta dan Vivi sudah keluar dari kamar nya,James menatap wajah cantik Vivi yang terlihat sangat pucat. Seketika dia berharap Vivi hamil anak nya,agar dia bisa selalu bersama dengan Vivi. Dia akan menceraikan Rasty,memberikan uang kompensasi pada wanita licik itu seperti permintaan nya saat itu.


Saat itu,karena memikirkan anak yang dikandung Rasty. James melakukan hal konyol,dia menandatangi surat pengalihan seperempat harta nya atas nama Rasty karena itu lah dia bertahan selama ini . Tapi demi Vivi dan anak nya,dia akan menyerahkan harta nya itu pada Rasty. Baginya yang terpenting kebahagiaan nya,entah kenapa setelah kejadian itu membuat James ingin terus bersama dengan Vivi.


Setelah mengatakan hal itu,bik Berta menuntun Vivi menuju mobil milik Harry. Disana seorang supir keluarga Harry sudah siap,James memberitahukan mengenai rumah sakit yang akan mereka datangi. Mereka akan bertemu disana,kedua orang tua James juga sudah menunggu disana.


Papa James sedang rapat dengan karyawan nya,karena istri nya menelpon makanya dia hentikan rapat nya dan menyusul ke rumah sakit.


"Kenapa? Apa kau sakit sayang ?" tanya papa James,istri nya itu hanya mengatakan kalau ada hal penting yang akan dia sampaikan dan sekarang dia berada dirumah sakit.


Selama pernikahan James dan Rasty, mereka tidak pernah berhubungan sama sekali dengan James karena mereka tidak menyetujui pernikahan itu. Bahkan kedua orang tua nya tidak datang saat pesta mewah itu diadakan,semua media meliput nya dan kedua orang tua nya seperti putus hubungan dengan nya.


Saat ini Mama James merasa senang,James memilih untuk meminta bantuan nya mengenai wanita yang dia yakin hamil anak nya. Selama ini Kedua orang tua James hanya memantau dari jauh kehidupan James ,mereka mengetahui bagaimana menantu nya itu menjajakan tubuhnya pada sutradara atau produser yang menaungi dunia permodalan agar dia mendapatkan peran yang diinginkan nya.


Papa James menelisik tubuh istri nya, takut ada yang terluka. Dia merasa sangat khawatir,hingga istri nya tersenyum.


"Bukan aku,tapi calon menantu kita" jawab Mama James membuat dahi papa James mengernyit dalam karena merasa bingung dengan panggilan yang diucapkan oleh sang istri.


Bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2