Jodoh Untuk Pak Guru Tampan

Jodoh Untuk Pak Guru Tampan
acara ulang tahun


__ADS_3

Setelah obrolan panjang mengenai Zilza yang ingin menjadi model, terjadilah kesepakatan bahwa pekan ini gadis berwajah imut itu bisa langsung melakukan pemotretan pertama kali.


"Bund,," Sapa Fiaz pada Haliza yang sedang menonton tv di ruang keluarga


"Anak ganteng, gimana kuliahnya hari ini ?" Netranya beralih menatap sang putra yang kini duduk disebelahnya sambil menyandarkan punggungnya di sofa.


"Baik Bund. Ohya Bund, tadi aku ketemu Zilza dan dia menawarkan diri buat jadi model" Ucapnya sambil memejamkan kelopak matanya, pikiranya masih dipenuhi dengan ketidakpercayaanya akan keputusan Zilza yang akan melepas hijab hanya karna sebuah profesi yang menurutnya bukan passion dirinya.


"Bagus dong, dia mau kuliah sambil bekerja. Bukankah itu baik, lagipula menjadi model bukanlah hal yang dilarang selagi tidak 'belok', pekerjaanmu juga berhubungan dengan model" Ucap wanita paruhbaya itu panjang lebar meskipun netranya masih fokus dengan tayangan serial drama yang lagunya kumenangis itu.


"Dia mau melepas hijabnya Bund, karna perusahaan yang menawarkan kontrak sekarang selain meluncurkan make up wajah, juga ada produk shampo juga vitamin rambut. Dan perusahaan tersebut menginginkan model freshgaduate yang belum pernah melakukan pemotretan iklan apapun. Itu sebabnya Zilza menawarkan diri ketika aku menanyakan pada Siska apakah ada teman yang mau jadi model"


Jelas Fiaz panjang lebar sebelum melangkahkan kakinya menuju kamar.


"Melepas hijab ? Untuk menjadi model ?" Ucap Haliza yang tidak didengar lagi oleh sang putra karna Fiaz sudah menaiki tangga menuju kamarnya


🍂

__ADS_1


"Senyum,,,iya bagus"


Cekrek !


"Tarik rambutnya kebelakang,,,iya sip"


Cekrek !


"Sambil minum,,,iya bagus"


Cekrek !


Cekrek !


"Kamu keliatan keren dan cantik banget Zil, kaya bukan model pendatang baru, udah kaya senior" Ucap Veli sambil geleng-geleng kepala memuji penampilan temanya itu


"Maksudmu biasanya aku nggak cantik gitu ?" Ucap Zilza sambil menaikan sebelah sudut bibirnya

__ADS_1


"Kamu tuh emang udah cantik dari sononya, kecantikanmu emang natural banget. Tapi kali ini cantiknya nambah lima kali lipat tauukkk" Ucap Siska yang ikut memuji kecantikan Zilza


"Zil, makasih ya kerjasamanya. Penampilanmu oke" Ucap sang fotografer yang tidak lain adalah Fiaz, sambil mengacungkan jempol kananya. Sedangkan Zilza hanya menanggapi dengan senyuman manisnya


"Kamu kuliah gini aja nggak usah pake hijab lagi. Cantik tau,,,,pasti ntar semua pada pangling liat kamu" Seloroh Veli tiba-tiba


"Benarkah ? Tapi aku nggak enak kalo nggak berhijab ?" membayangkan bagaimana jika dirinya diliatin banyak teman kampus dan menganggapnya sok kecantikan


"Dibikin enak aja, buktinya banyak tuh yang kuliah nggak pake hijab dan fine-fine aja iyakan" timpal Veli sambil melihat Siska meminta persetujuan dan Siska hanya manggut-manggut.


"Hay Sis, Vel,,,ntar malem datang ke acara ulang tahunku ya, di tempat biasa kita nongkrong. Ajak juga teman kalian ini, oke ?" Ucap salah seorang model yang sudah banyak membintangi berbagai iklan fashion juga kosmetik.


"Siap kak Anggun,,," Ucap Siska dan Veli kompak menimpali ucapan wanita yang dipanggil kak Anggun tersebut. Sedangkan Anggun langsung pergi keluar studio


"Tuh,,,Kamu denger kan tadi kak Anggun bilang apa, ntar malem ikut yakkk ?" Ucap Veli antusias


"Dimana ?" Tanya Zilza

__ADS_1


"Ditempat kita biasa nongkrong. Nanti aku kenalin kamu ke teman-teman yang lain juga biar akrab, jadi kalau Kamu datang sendirian kesini nggak perlu minder lagi" Ucap Veli lagi mencoba membujuk temanya itu.


"Baiklah" Jawab Zilza disertai anggukan serta senyuman kecil dibibirnya.


__ADS_2