
Tiba-tiba suara hening terpecahkan dengan suara dering telpon Aulia.
< > penelpom
"Iya sayang ini lgi rebahan sama kakak aku"
< >
"iya yang ini udh mau tidur kok, temenin"
< >
Nadia yang mendengar merasa jijik seketika Nadia memarahi Nadia tanpa memeperdulikan pacar Aulia yg mendengar nya.
" Baguss ya umur 15 udh pacaran, udah ayang² an, kau kan anak pesantren pasti tau kan hukum nya pacaran itu haram dan tau kan hukuman apa yang akan diberikan Allah kepada orang tua nya ketika anak nya pacaran. Lia, ibu kita udh meninggal, kakak ga mau gara-gara kamu pacaran ibu disiksa di alam sana, kakak memang gak pernah masuk pesantren atau apa tapi kakak tau hukum nya pacaran itu, dan kakak gak mau ibu disiksa hanya karna kelakuan kita disini, kakak marah-marah seperti ini karna kakak ga mau ibu tersiksa di sana hanya karna kamu pacaran. Mungkin kmu lebih tahu karna kamu seorang santri pasti kalian sdh diberitahu tentang hukum pacaran."
Setelah puas memarahi Aulia, Nadia pergi ke toilet.
Aulia yang mendengar kakak nya marah hanya bisa diam, ia membetulkan apa yang dikatakan kakak nya, ia merasa bersalah, karna hati nya sedang tidak baik ia mematikan telpon secara sepihak.
Sedang kan pacar Aulia bernama Ardi yang mendengar kejadian itu merasa takjub dengan sosok kakak nya Aulia, ia menceritakan kejadian itu kepada teman-teman nya, dan teman nya pun merasakan hal yang sama mereka salut dengan kakak nya Aulia yang tegas dengan pendirian nya dan tidak ingin orang tua nya tersiksa.
"Ardi coba lah kau minta nomor kakak pcar mu itu, siapa tau kan dia berjodoh dengan aku" ucap salah satu teman ardi bernama kevin
" Emang dia mau sma lu, liat tampang lu aja mungkim ogah dia" sahut Rafli sambil tertawa mengejek.
"Ya kan siapa tau klo tuhan berkehendak." jawab kevin tidak mau kalah
"Ya sudh ntar aku mintaim deh" jawab Ardi menengahi pertengkaran kedua teman nya.
Via Chat
__ADS_1
Pesan terkirim kepada Aulia masih centang satu membuktikam bahwa Aulia tidak aktif. Ardi pun membiarkan dan menunggu pesan itu dibalas oleh Aulia.
subuh jam 03:25
"Nadia, Aulia bangun,sahur " panggil nenek membangunkan mereka.
"Iya nek" jawab Aulia
Sedang kan Nadia tidak berbicara ia langsung bangun dan mencuci muka, setelah itu ikut serta duduk di meja makan, semua sudah berkumpul disitu kecuali Aulia yang masih di toilet. Tak lama Aulia datang dan mereka pun sahur bersama.
Setelah sahur mereka kembali kekamar masing-masing termasuk Nadia dan Aulia,Mereka memainkan ponsel masing-masing.
Seperti kebiasaan Nadia setiap subuh setelah sahur ia sempat sempat kan untuk membaca novel kesayangan di aplikasi ponsel nya.
Sedang kan Aulia mulai membuka aplikasi hijau berlogo telepon, tidak lama terdengar beberapa notifikasi pesan masuk. Aulia membuka chat dari sang pacar yang sudah dikirim dari tadi malam, ia nampak berpikir saat membaca pesan tersebut dan tak lama tangan nya mulai mengetik sesuatu.
balas Aulia
< iya sama-sama, gimana udah baikan sama kakak nya> pesan dari Ardi
< belum aku gak berani ngomong duluan, soal nya dari tadi malam setelah kak Nadia marahin aku dia diam gak ada ngomong lagi.> balas Aulia lgi.
< coba deh kamu beraniin ngomong, trus minta maaf jelasin klo kita udah gak pacaran lgii> Ardi
< oke deh aku bakal ngomong sekarang> Aulia
Pesan pun berakhir Aulia mematikan data nya dan mengatur nafas, ia mulai memberanikan diri untuk berbicara kepada kakak nya.
"Kak" panggil Aulia
Nadia tidak menanggapi panggilan tersebut dia tetao pokus kepada ponsel nya.
" Kak Nadia" panggil Aulia lagi
__ADS_1
Namun lagi dan lagi Nadia hanya diam tanpa merespon.
" kak aku mau ngomong sma kakak" ucap Aulia yang sudah agak kesal
"Ngomong aja kakak dengar kok" jawab Nadia tanpa melihat wajah sang adik yang sudah kesal.
" Aku minta maaf atas kejadian kemarin, dan sekarang aku udah putus sma Pacar ku kita sekarang cuman temenan" ucap Aulia
" ya bagus lah klo kamu ngerti" jawab Nadia sekena nya.
Setelah itu suasan kamar kembali hening, mereka kembali pokus kepada ponsel mereka sambil menunggu azan Subuh.
Pesan masuk di HP Nadia
< Hari ini kita bukber di rumah suci, semua nya udah disiapkan sama mama nya suci, kita tinggal datang aja besok!> pesan dari Alya
< oke, gak papa kan klo aku bawa adik> jwab Nadia
< Ya boleh-boleh aja > balas Alya
< oke sip sampai jumpa besok, aku mau kenal kan seseorang sma Kalian! > Nadia
< oke langsung ketemu di rumah suci, siapa yang mau kau kenalin cewe apa cowo? > Alya
< iyap, liat aja besok ga ush kepo> Nadia
Pesan pun berakhir terdengar azan subuh berkumandang, Nadia dan Aulia bersiap-siap untuk sholat subuh.
Nadia memang bukan Seorang santriwati tapi ia selalu menjalankan kewajiban sebagai wanita muslimah sholat 5 waktu.
setelah mereka selesai sholat Nadua masih merasa ngantuk dan melanjut kan tidur nya, sedang kan Aulia Masih sibuk chatingan dengan Ardi.
kasih dukungan dan kritik ya semua, jangan lupa kasih vote, like, dan komentar nya.
__ADS_1