Jodohku Abang Angkatku

Jodohku Abang Angkatku
Alasan dendam


__ADS_3

*******


" Jadi apa yang mau abang bicarain?" Tanya Nadia to the poin.


"ini masalah perusahan dipekanbaru" jawab Rizki.


" ada apa dengan perusahaan disana, bukan kah Nadia sudah menyerah kan semua nya kepada bang Rizki?" ucap Nadia.


" ia tapi akhir-akhir ini ada banyak masalah terjadi. Kemarin Abang harus mengurus perusahaan yang abang rintis sendiri, dan perusahaan mu abang percayakan sama orang kepercayaan abang, tapi tidak disangka orang kepercayaan abang tersebut malah berkhianat dia melakukan korupsi yang lumayan besar,untung abang cepat bertindak, setelah itu abang tidak pernah mempercayai orang lain lagi, sebisa mungkin abang mengelola nya sendiri, tapi akhir nya abang kewalahan, maka dari itu abang minta bantuan mu dek." jelas Rizki kepada Nadia


" bantuan apa? Hm jika aku bisa aku akan bantu." jawab Nadia.


" ikut lah abang ke Pekanbaru, kembali ke perusahaan mu, perusahaan membutuhkan mu Nadia, saat ini sulit mencari orang yang benar-benat jujur." pinta Rizki memelas.


" jika aku ikut abang ke Pekanbaru lalu bagaimana dengan Ayah, dan jika aku kembali ke perusahaan gimana sekolah ku? " tanya Nadia beruntun.


" Soal Ayahmu biar abang yang minta izin dan jelas kan semua nya. Dan untuk sekolah kamu tetap sekolah dan pindah ke Pekanbaru." jelas Rizki lagi meyakin kan.


" oke aku bakal ikut abang dan balik keperusahaan, tapi setelah aku ujian kenaikan kelas" jawab Nadia.


" Hm baik lah klo itu keputusan mu, abang akan tunggu" balas Rizki.


" hm jika aku pindah aku gak bisa lagi ketemu raihan" batin Nadia sedih.


Yah Raihan adalah cowo yang Nadia suka sejak awal mereka bertemu saat masuk sekolah. Namun Nadia hanya menyukai nya dalam diam, tapi akhir-akhir ini hubungan Nadia dengan Raihan sudah mulai dekat, padahal sebelum nya jangan untuk berteman bertegur sapa pun tidak pernah dikarenakan sifat mereka yanh sama-sama cuek.


" oh iya Aulia udah gak balik ke pondok lagi kan?" tanya Rizki tiba-tiba setelah mereka terhanyut dengan pikiran masing-masing.


" enggak, kan dia udh lulus." jwab Nadia.


" abang liat sikap kmu ke Aulia kurang baik, ada apa?" tanya Rizki lagi


" gak papa." balas Nadia acuh tak acuh.


" kamu masih dendam sma Aulia? " lagi dan lagi Rizki memberikan pertanyaan kepada Nadia.


" ya gimana ya aku ga tau, terkadang aku berusaha melupain rasa sakit hati itu, dan berusaha baik Sama Aulia tapi ga bisa bang. " jawab Nadia.

__ADS_1


FLASBACK ON


Saat itu kelulusan Sekolah dasar Nadia yang ingin sekali masuk pesantren tetapi harus terkendala karna keuangan keluarganya, terpaksa ia harus membuang angan-angan nya menjadi santriwati, ia dimasuk kan ayah nya di SMP jaya bakti di kampung nya.


Pada saat kelas 1 SMP Nadia mendapat tugas mengolah barang bekas. Rizki yang saat itu membantu Nadia membuat tugas tersebut melihat kepandaian dan kelihaian Nadia dalam mengolah kembali barang bekas, mempuyai ide yaitu mengajak Nadia untuk membuat Usaha dari kepandaian Nadia tersebut.


Ide itu pun di setujui oleh Nadia dengan di bantu keuangan dari sang abang angkat, usaha mereka berjalan lancar.


Saat Nadia menaiki kelas 2 SMP, Aulia yang baru saja lulus bersikeras ingin masuk ke Pesantren, ia tidak mau bersekolah di SMP dan mengancam akan berhenti sekolah jika ayah nya tak mau memasukkan nya di pesantren, padahal ia tau keuangan sang ayah yang hanya cukup buat makan sehari-hari.


Mau tak mau ayah meninjam uang kepada bos nya untuk memasukkan Aulia ke pesantren, setiap bulan Ayah selalu mengirimi Aulia uang yang lumayan menguras tenaga untuk mendapatkan nya.


Setelah masuk pesantren Aulia jarang sekali pulang, dan menelepon pun hanya ingin meminta uang.


Karna keuangan ayah yang tidak baik, Ibu yang mengindap penyakit Diabetes dan jantung biasa bergantung kepada obat berusaha mencari jalan pintas dengan meminum minuman tradisional dari tanam-tanaman sekitar yang bernilai obat.


Disaat ibu sakit Nadia lah yang slalu merawat ibunya, pagi² sekali dia bangun merebuskan air buat sang ayah dan untuk membuat teh dipagi hari, memasakkan Nasi dan lauk, setelah siap semua barulah Nadia bersiap-siap ke sekolah, ia kesekolah menggunakan sepeda, jarak dari rumah ke sekolah cukup jauh.


Bahkan karna kesibukan Nadia merawat ibu nya ia tidak lagi melanjutkan usaha nya dengan sang abang angkat yaitu Rizki. Rizki yang paham dengan keluarga Nadia membantu Nadia dengan mengembangkan usaha tersebut.


Saat Nadia menjelang ujian kelulusan Ibu nya yang slalu memikir kan Aulia mengalami sakit parah hingga akhirnya meninggal.


Bahkan saat ibu nya meninggal pun Aulia hanya datang sebentar, lalu pulang kembali dengan berbagai alasan, padahal seluruh keluarga sudah meminta kepada Aulia untuk menetap beberapa hari di rumah sebelum kembali ke pesantren.


FLASBACK OF


*******


Sejak itu lah sikap Nadia kepada Aulia berubah, ia merasa meninggal sang ibu karna Aulia, ia berusaha menepis semua agar dia tidak mempunyai dendam tapi selalu saja tidak bisa, jika ia teringat akan kejadian itu maka ia akan semakin benci kepada Aulia.


*********


perbincangan Rizki dan Nadia terus berlanjut, Rizki juga menceritakan bagaimana ia melanjutkan usaha Nadia hingga sampai menjadi perusahaan yang cukup besar.


"Nad kamu kapan ujian?" tanya rizki.


"mungkin awal bulan mei." jawab Nadia

__ADS_1


"Oh masih Setengaj bulan. " balas Rizki


" Bang ga tau kenapa dari dulu aku ngerasa jika Aulia selalu menjadi benalu di hidup aku padahal dia adik aku sendiri, aku gak pernah nyakiti dia tapi dia berkali-kali nyakitin aku. " ucap bercerita.


" sakit nya tu dimana?" tanya Rizki sengaja mengejek Nadia.


"disini." jawab Nadia menunjuk kaki nya dengan waja yang kesal.


rizki hanya tertawa cengengesan.


" bang Nadia lagi pengen ngomong serius, gak usah di candain" kesal Nadia lagi


" ya udh lanjut cerita apa tadi. "


" jadi aku itu gak suka banget sma Aulia kayak benci gitu, kemarin waktu kelas online kan itu butuh hp android. nah Nadia kan lebih perlu tu hp tapi malah Aulia yg dikasih padahal mereka sekolah masih ofline. karna Aulia bilang ke ayah klo gak di kasih hp dia bakal berhenti sekolah, ya ayah bilang sama Nadia, nadia ngalh aja ya sma Adek, kan Nadia bisa belajar pakai hp teman nya. ya udh Nadia ngalah kan, eh kemarin cowo Nadia juga di ambil sama Aulia, untung Nadia gak sayang banget sma tuh cowok, tapi ya tetap aja si sedih kan karna tuh cowo udah kayak ngasih harapan banget ke Nadia, pas dia udah kenal Aulia, Nadia di buang gitu aja." cerita Nadia panjang kali lebar.


sedangkan Rizki hanya manggut-manggut.


"bang lu dengar ga si aku cerita? dari tadi ngangguk-ngangguk aja." tanya Nadia.


"Dengar kok"


" apa yang aku bilang klo abang memang dengar "


" ga tau lupa " cengir Rizki.


" ih abang capek-capek cerita panjang-panjang ujung-ujung nya abang malah gak tau"


" yang penting kan udah abang dengarin, ya udah mau jalan-jalan ga? bosan nih di rumah" ajak Rizki


" ya mau lah"


mereka pun jalan-jalan menggunakan sepeda motor keliling perkampungan tersebut.


(padahal lebaran kenapa gak mampir aja kerumah orang-orang kan dapat makan kue, eh malah jalan-jalan keliling kampung 😂😂)


Kasih dukungan dan kritik nya terus ya teman-teman.

__ADS_1


__ADS_2