
Setelah sholat zuhur Nadia kembali menemui Rizki, karna sebelum berpisah saat makan tadi Rizki meminta Nadia menemui nya di rumah Abi setelah sholat zuhur.
" Assalamualaikum " ucap Nadia.
" Waakaikumus'salam" jawab Abi, Umi dan Rizki.
" Silah kan masuk Nadia" ucap Abi.
Nadia pun masuk dan duduk di samping umi.
" nak Rizki Abi pamit dulu ada rapat sama para pengajar pesantren, ga papa kan Abi tinggal, ada umi kok yang nemanin kalian" ucap Abi.
" iya ga papa Abi" ucap Rizki.
Setelah pamit Abi pun pergi ke tempat para pengajar sedang berkumpul.
" umi pamit ke belakang aja ya biar kalian bisa ngomong " ucap Umi.
" umi di sini aja temanin kita, ga enak klo cuman kita berdua, nanti yang ngisi ketiga nya setan" ucap Rizki.
" kan kalian saudara" jwab umi lagi.
" kita cuman saudara angkat umi, bukan saudara kandung " jelas Nadia.
" oh umi kira saudara kandung, ya udah umi duduk di kursi sana ya," ucap umi sambil pindah posisi.
Rizki pun segera menyampaikan apa yang ingin ia katakan.
" Nadia, abang bisa minta tolong sama kamu?" tanya Rizki.
" minta tolong apa? "
" grup band abang dapat undangan, dan dia minta vokalis nya duet laki-laki sama perempuan, nah di band abang vokalis perempuan cuman Abel"
" ya udah abang aja sama kak Abel"
" itu dia masalah nya, Abel semalam berangkat ke jerman nemuin kak tari"
" ya trus abang minta tolong apa sama Nadia?"
" Abang minta kmu gantiin kak Abel jadi vokalis nya, kan kamu juga bisa nyanyi"
" tapi bang, Nadia ga bisa bebas keluar "
" masalah itu biar abang yang izin, abang janji setelah kamu bantuin abang, abang bakal antar kamu pulang nemuin ayah,Aulia, sma keluarga kamu"
" oh iya Nadia udah 3 bulan ninggalin kampung"
" ntar biar abang izinin sma Abi, giman?"
" ya udh deh Nadia udh janji sma Aulia bakal pulang 3 bulan sekali"
__ADS_1
" oke ntar abang izinin, kmu siap-siap aja dulu, hari ini kita berangkat langsung "
" ya udah Nadia balik ke kamar ya mau ngemasin baju"
" iya."
Nadia pun pamit kepada Umi dan kembali ke kamar, setelah 30 menit Rizki menunggu, akhirnya Abi kembali ke rumah, dan Rizki pun langsung meminta izin untuk membawa Nadia pulang selama seminggu. Abi pun memberikan izin.
Rizki langsung menghampiri Nadia ke kamar nya bersma Umi, Nadia yang sudah siap langsung berpamitan kepada Umi dan teman sekamar nya yang ada di sana.
Nadia dan Rizki pun menuju parkiran untuk pulang, sekitar 1 jam perjalanan akhirnya mereka telah sampai di mansion.
Besok mereka akan langsung berangkat ke kota kempas menemui anggota band lain nya yang sudah berada di sana.
**********
pagi itu Rizki dan Nadia sudah bersiap untuk keberangkatan ke bandara, tujuan nya adalah kota kempas tempat dimana mereka akan tampil.
30 menit perjalanan mereka sudah sampai di bandara. sekitar 15 menit menunggu akhirnya nama mereka terpanggil untuk segera naik ke pesawat dan melangsungkan keberangkatan.
selama di dalam pesawat Nadia trus memikirkan hal-hal yang akan terjadi di tempat yang akan di datangi nya.
Kota kempas adalah kota dimana tempat tinggal Ardi, rasa nya malas sekali Nadia jika akan bertemu kembali dengan orang yang pernah menyakitinya, ia berdoa dalam hati " Semoga di sana nanti gue ga ketemu sama Ardi, malas banget kalau harus jumpa dia lagi," setelah berdoa ia tiba-tiba teringat akan Raihan yang sampai saat ini belum menghubungi nya,
" Raihan kenapa juga belum ada nelpon sama sekali, apa jangan-jangan dia nelpon bang Rizki yang angkat, kan hp gue sma bang rizki selama gue di pesantren" batin Nadia.
Nadia pun menoleh kesamping dimana Rizki duduk, ia melihat Rizki yanh sedang bermain ponsel.
Rizki pun mengambil sesuatu di dalam saku celana nya dan mengeluarkan sebuah hp " nih abang tadi lupa ngasih" ucap nya.
Nadia pun mengambil benda tersebut " bang selama Nadia di pesantren, ada yang nelpon di hp Nadia ga?"
" ada" jawab Rizki singkat sambil tetap pokus ke ponsel nya.
" siapa? " tanya Nadia penasaran.
" Ayah sama Aulia"
" itu doang? ga ada gitu teman-teman Nadia nelpon?"
" emang kamu punya teman selama di Pekanbaru? " tanya Rizki balik.
" maksut nya teman di kampung lo bang"
" emang teman kamu punya nomor kamu yang baru?"
" iya juga si, Raihan ga ada nelpon bang, kemarin pas ketemu, Nadia sempat nyimpan nomor Nadia di hp dia soal nya"
" ga ada" jawab Rizki singkat.
" abang jangan boong lah"
__ADS_1
" ngapain abang boong Nad, pasti lah Raihan infil sama kamu pas dia tau kamu kerja jadi oB kemarin " jelas Rizki menyampaikan pendapat nya.
" masa iya si bang, kemarin baik-baik aja dia, cuman kakak nya aja sama calon abang ipar nya itu yang ga suka"
" kan bisa aja kakak nya itu mempengaruhi Raihan biar infil dan ga dekat-dekat lagi sma kamu, karna kalau orang seperti itu bakal ngelakuin apa pun jika dia tidak suka"
" tapi Raihan ga gituu bang, dia baik dan ga mudah terpengaruh omongan orang"
" kan yang ngomong kakak nya bukan orang, lagian liat sampai sekarang dia belum ada hubungin kamu lagi" jelas Rizki.
" trus klo kakak nya bukan orang apaan dong? "
" makhluk halus " jawab Rizki terkekeh.
" ih abang apaan si" kesal Nadia.
" bercanda Nad, mending ntar klo kamu pulang temuin dia pastiin sendiri kenapa dia ga hubungin kamu"
" hmm ya udah deh"
tak lama pesawat mereka pun segera landing, Rizki dan Nadia bersiap untuk turun, mereka sudah di jemput oleh orang yang mengundang band mereka.
Nadia dan Rizki di antar kan ke hotel bintang 5 yang ada di kota tersebut.
Sesampainya dihotel Rizki dan Nadia masuk ke kamar masing-masing, setelah itu Nadia kembali keluar menghampiri Rizki, karna dia janjian akan ke restoran yang ada di hotel tersebut bertemu dengan anggota band lain nya yang sudah datang lebih dulu.
Sesampainya di lokasi restoran Rizki mencari-cari sosok seseorang, dan akhirnya ia menemukan, dia pun mengajak Nadia untuk menuju orang tersebut yang melambaikan tangan ke arah mereka.
Rizki dan Nadia ikut bergabung duduk disana, Nadia merasa canggung karna dia sana hanya dia satu-satu nya perempuan.
" Riz ini siapa, pengganti Abel?" Ucap fahri salah satu anggota band Rizki.
" ini adik angkat gue, dia gantiin Abel sementara doang, oh iya Indah sma amel kemana?"
" Indah ga bisa ikut juga, ada urusan keluarga kata nya" jawab Erpan.
" oh gitu, Nad ga papa kan kamu sendiri cewe" ucap Rizki beralih ke Nadia yang hanya diam di samping Rizki.
" iya ga papa " ucap Nadia berusaha menghilangkan rasa canggung nya.
" siapa Nama Riz" ucap putra.
" Nadia" bukan Rizki atau Nadia yang menjawab tapi Fadil adik kandung Rizki.
Fadil ikut bergabung dengan grup band Rizki sejak awak Rizki membuat grup tersebut.
sebelum nya Nadia juga ikut serta menjadi anggota band tersebut namun saat sang ibu sakit Nadia memilih keluar dari band itu, dan pada saat itu band Rizki tak terkenal seperti saat ini.
Saat Nadia keluar Rizki mencoba mencari anggota baru yang bisa membantu menaikkan karir band nya, dan saat ini anggota terdiri sekitar 15 orang, 12 laki-laki dan 3 perempuan. dan saat ini yang datang hanya 5 orang pilihan, semua nya laki-laki.
setelah lama menunggu akhirnya pesanan makanan mereka datang, saat makan mereka hanya sesekali berbicara karna Rizki tidak suka berbicara sambil makan.
__ADS_1