Jodohku Abang Angkatku

Jodohku Abang Angkatku
Bertemu Ardi


__ADS_3

********


Setelah shalat asar Nadia mengajak sang adik untuk ikut berbuka puasa bersama teman-teman nya di rumah Suci.


Dirumah Suci sudah semua nya sudah berkumpul, tak lama datang lah Nadia dan Adik nya, mereka pun bertanya-tanya siapa yang sedang bersama Nadia.


Alya yang juga sudah ada di sana pun berpikir mungkin wanita itulah yang Nadia maksut di chat tadi malam.


"Assalamualaikum" salam Nadia dan Aulia serempak sambil terus bergabung dengan teman-teman yang lainnya.


"Walaikumsalam" jawab semua yang ada di ruangan itu.


" Nad siapa tuh?" Tanya Suci yang mulai kepo.


" iya Nad siapa, lu kan tadi malam dah janji mau ngenalin!" ucap Alya.


" wih lu pulang² udah bawa teman aja" ucap Mira juga.


" Adik gue" jawab Nadia singkat dengan wajah yang datar.


" Sejak kapan kak Nadia punya adik?" tanya bunga adik dari suci.


" sejak lahir lah" jawab bang rehan abang dari suci dan bunga, yang juga ikut berkumpul disitu, ya memamg hanya dia satu-satu nya pria yang ikut berkumpul disitu.


" Jawab aja lu han" balas suci dengan wajah kesal.


" udah lah gak usah ribut, Nadia jelasin kenapa lu bilang dia adik lu, padahal kan selama ini lu gak pernah bilang kalo lu punya adik." Ucap Mira menengahi pertikaian abang dan adik tersebut.


" oke aku jelasin, jadi gini... " ucap Nadia menggantung.


Semua nya terdiam mendengarkan penjelasan Nadia.


" Lanjut! Ga usah digantung" ucap Alya


" Ini Aulia adik kandung gue. Selama ini gue gak pernah bilang klo gue punya adik ya karna Aulia kemarin mondok di pesantren jadi dia gak ikut pindah ke sini sma gue. Gue gak mau bilang ya karna kan dia ga ada disini mending ga usah di ceritain" ucap Nadia menjelaskan.


" parah si lu Nad adik sendiri ga di akuin mentang-mentang orang nya kagak ada" ucap Mira.


" klo gue jadi lu kak Aulia gue kagak bakal akuin juga tuh kak Nadia" balas bunga menanggapi ucapan Mira.


Perbincangan pun terus terjadi sampai waktu berbuka puasa. Setelah acara selesai mereka pulang kerumah masing-masing.


***********


" Kakak gak teraweh?" Tanya Aulia


" males" jawab Nadia singkat.


" ih kakak teraweh aja malas" ucap Aulia lagi.


"ya serah aku lah, lagian mending aku di rumah dari pada aku pergi teraweh tapi cuman main hp selvi², ga ada guna nya" jawab Nadia sinis.


"ya udah deh aku pergi teraweh dulu" balas Aulia.


Nadia tak membalas ucapan Nadia, ia tetap pokus dengan ponsel nya.


***********


Hari-hari berlalu tak terasa besok sudah lebaran Idul fitri.


" Kak besok Ardi sama teman-teman nya mau ke rumah kita" ucap Aulia saat mereka duduk berdua dikamar.


"Trus? " jawab Nadia singkat tanpa melihat ke arah adik nya.


"ih kakak, kan teman-teman Ardi dah kenal tuh sma kakak mereka pengen ketemu kakak, ga papa kan? " jelas Aulia lagi.


" ya ga papa si." jwab Nadia

__ADS_1


Percakapan mereka kembali terhenti kala Nadia sengaja memejamkan mata nya, ia sengaja agar Aulia tidak mengajak nya berbicara lagi.


*********


" Aulia cepetan, kakak tinggalin nih kamu sendiri aja klo lama" teriak Nadia.


"Iya kak ini udah" jawab Aulia.


Mereka pun pergi keMesjid bersama untuk melaksanakan sholat Idul fitri.


**********


" Ayah THR nya mana?" minta Aulia kepada ayah nya.


Ayah nya memberikan uang 100 ribu 1 lembar kepada Aulia dan Nadia, tanpa berbicara.


" Om faris aku gak di kasih ya" tanya Natalia anak dari om Herman saudara kedua ayah nya Nadia dan Aulia.


" Nih, buat kamu 100, buat Radit 50" jawab om faris.


*********


" Kak Ardi mungkin nantik jam 1 sampai." ucap Aulia.


"Hmm" hanya deheman yang keluar dari mulut Nadia.


Aulia sangat kesal dengan kakak nya yang slalu singkat membalas ucapan dari nya.


*********


Jam 1 siang Ardi dan teman-teman sudah sampai di depan rumah. Ardi datang bersama tiga teman nya, yaitu Rafli, kevin, dan Vano.


"Assalamualaikum" ucap Ardi dan teman-temannya.


"Waalaikumus'salam, silah kan masuk" jawab Aulia mempersilahkan mereka masuk ke ruang tamu.


Tetapi Aulia menghentikan kan langkah Nadia.


" kak Nadia duduk di ruang tamu ya temani tamu kita, ga enak lo klo ditinggal, biar aku yang buatin minum." pinta Aulia.


Nadia awal nya menolak tapi karna bujukan Aulia ia terpaksa kembali duduk ke sofa. Nadia hanya diam sambil memainkan ponsel nya ntah apa yang ia lakukan di ponsel tersebut tanpa menyapa para tamu yang ada bersamanya. terlihat para tamu itu berbisik satu sama lain. Tak lama salah satu tamu mulai berbicara.


" kamu Nadia kan?" Tanya Rafli.


"Iya " jawab nya Acuh tanpa menoleh kearah yang berbicara.


" kamu ingat kan dengan saya?" tanya Rafli lagi.


"Siapa ya?" tanya Nadia dan menoleh sekilas,lalu kemudian kembali pokus ke ponsel nya.


" Aku Rafli kurniawan, itu lo yang kemarin ngechat kamu" ucap Rafli memberitahu.


"Oh" jawab Nadia singkat.


Tamu-tamu tersebut hanya tersenyum melihat wajah Rafli yang kesal karna tidak di respon dengan baik oleh Nadia.


" Nad, Kamu gak lupa kan sama Aku" tanya Ardi kepada Nadia sambil tersenyum.


Nadia menoleh lalu menjawab " ya ingat lah, bahkan aku masih ingat disaat lu ninggalin gue hanya Karna cewe lain yang lebih goodloking, dan ternyata cewe itu adik gue sendiri" dengan wajah sinis.


" Ya aku tau, kmu pasti sakit hati, dan maaf atas kejadian kemarin, aku gak bermaksut buat khianati kmu." Jelas Ardi.


" Ya untung gue tetap sama pendirian awal gue buat gak pacaran, klo gue nerima lu mungkin gue lebih sakit hati lagi" ucap Nadia lagi dengan wajah Sinis nya.


" Dan satu lagi karna lu udah sama adik gue, gue harap lu gak ngelakuin hal yang sama lagi, jangan pernah sakiti dia seperti lu nyakiti gue dulu. Jangan pernah bilang sama Aulia klo kita udah saling kenal dan pernah dekat" Jawab Nadia menekan kan kepada Ardi.


" Baik lah klo itu yang kamu mau, sekali lagi saya minta maaf" ucap Ardi lagi.

__ADS_1


Pembicaraan terhenti kala Aulia datang membawa minuman.


" silah kan minum" Aulia meletakkan satu persatu gelas ke hadapan tamu nya itu.


Tiba-tiba muncul seseorang dari arah belakang.


"Minuman buat gue mana" tanya nya.


" kamu siapa, kok tiba² ada disini?" tanya Aulia.


" Ardi apa dia salah satu teman mu?" Tanya Aulia kepada Ardi.


Ardi menggeleng.


" Ga penting gue siapa, yang penting kasih gue minum dulu, gue haus tadi habis di kejar kodok" jawab orang itu lagi.


"kenapa kagak mati aja sekalian" jawab Nadia.


"lu nyumpahin abang lu mati hah" ucap Rizki kesal.


Yaps orang itu adalah Rizki Maulana abang angkat nya Nadia.


" Lagian lu jadi manusia gak ada sopan santun sama sekali, masuk rumah orang gak salam" jawab Nadia ketus.


Ardi, Aulia, dan yang lain nya hanya diam menyaksikan Adu mulut antar Nadia dan Rizki.


" kan gue udah bilang gue haus, habis dikejar kodok." jawab Rizki sambil meminum minuman yang ada di depan Nadia tanpa rasa bersalah.


"Eh itu air gue, ngapain lu minum?" omel Nadia.


" yah gue haus, lu kan tuan rumah bisa bikin lagi lah" jwab Rizki cengengesan.


Dan Rizki pun masuk ke dalam ntah kemana tujuan nya, (hanya Rizki yang tahu 😂).


" Kak itu siapa si?" tanya Aulia.


" Abang angkat kakak, anak Om Amir bos Ayah." jwab Nadia.


"Oh, eh fadil kok gak ikut?" tanya Aulia lagi.


" mana saya tau saya kan ga serumah sama dia" jwab Nadia asal.


fadil adalah adik kandung dari Rizki


"is kakak, kan siapa tau kakak tau." ucap kesal Aulia.


" gak tau" jawab Nadia.


Kemudian Nadia beranjak pergi kedalam, tinggal lah Aulia yang masih duduk bersma Ardi dan teman-teman, mereka terus berbincang sambil sesekali tertawa, hingga tak lama ardi dan teman-teman nya izin pamit pulang.


***********


" Nadia, abang mau ngomong sama kamu" ucap Rizki ketika Nadia datang ke dapur.


" ya tinggal ngomong" jwab Nadia sambil menuang air putih ke gelas lalu meminum nya.


"Ini soal perusahaan, sebaik nya kamu ikut ke rumah abang, biar abang jelas kan disana" jawab Rizki.


"Baik lah aku izin dulu" balas Nadia.


**********


"Kakak mau kemana?" Tanya Aulia.


" ga perlu kamu tau" jawab Nadia ketus sambil terus pergi dan masuk ke mobil Rizki.


Aulia hanya diam, ia sudah terbiasa mendapat perlakuan sang Kakak seperti itu.

__ADS_1


kasih kritik dan dukungan nya ya!


__ADS_2