Just Before I Tell You Love

Just Before I Tell You Love
Nyanyian Sang Perindu


__ADS_3

Ketika aku berada di pusat pembelanjaan saat mengantarkan kerabat pergi Bandung


Sekitar pukul 04.00 Angkutan sudah berangkat dari Sumedang ke Bandung


kami datang lebih awal karena dikawatirkan hujan. tanda-tanda bakal turun hujan memang sudah terlihat langit begitu mendung sejak memasuki sore hari.


betul saja, begitu datang ke shelter hujan turun, akhirnya kami bisa berteduh di shelter angkutan mini bus Ambara


Aku melihat di sana sudah penuh sesak dengan calon penumpang yang sudah menunggu antrean.


Tidak lama kemudian angkutan yang ditunggu-tunggu akhirnya muncul.


terutama untuk pemberangkatan dari jam 03.00 pemberangkatan jam 04.00 ada juga yang jam 04.00 jam 05.00.


untuk membuang rasa kesal kami memutar musik Bruno Mars yang berjudul that I Like


I got a condo in Manhattan


Baby girl, what's happenin'? (What's happenin'?)


You and your *** invited


So go on and get to clappin' (clap)


Go pop it for a player


Pop, pop it for me


Turn around and drop it for a player


cukup menyenangkan hatinya kami tidak terlalu jenuh tidak terlalu boring dalam menunggu jemputan tersebut.


Ana, Sheila duduk di kursi yang disediakan oleh pihak manajemen Ambara.


Memang belum optimal terutama belum teraturnya antrian tapi tingkat kenyamanan ruang tunggu cukup bisa mengobati rasa jenuh kami.


Artinya para pengguna mobil angkutan Ambara tidak banyak dikomplain walaupun sering terjadi keterlambatan.


Hari ini Ana jadwal kuliah di fakultas kedokteran semester 2.


Dia dari awal sudah mempersiapkan diri perlengkapan-perlengkapan make up, dan beberapa potong pakaian yang biasa digunakan di kos-kosan di daerah Bandung.


"Saya pikir Ana harus ambil temen deh kalau di kos-kosan sendiri kan boring juga tetap harus ada kawan yang nemenin bagaimana kira-kira?"Sheila memberi saran.


"Ya, kalau memang seirama, se- frekuensi, bisa-bisa saja karena membawa satu teman, selain juga biaya kosnya ringan karena biaya ditanggung berdua, ada teman ngobrol juga."jawab Ana.


"Lagian sih kalau di Siliwangi agak enak sih, dekat kajian.


Gue sih mau rencanakan bawa kawan untuk nemenin gue di kos-kosan, masalah dia mau nggak nya terserahlah..."sahut Ana.


"Gimana kalau Pak Irfan ke sana, ke Kos-kosan, kira-kira khawatir nggak?"tanya Sheilla bukan apa-apa, laki-laki itu sudah terlihat nakalnya.


"Nggak,nggak aku pikir nggak sejauh itu,


Kalian jangan ngada-ngada deh, pak Irfan nggak sejelek yang kalian kira.."


"Siapa bilang, laki-laki kalau dikasi ati minta jantung..hehe!"Shela menggoda.


"Shei, elu jangan ngerendahin gue dong, lagian apa perlunya Pa Irfan datangin gue. Mau nambah pasal apa?"

__ADS_1


Lagi asik-asiknya ngobrol tiba-tiba mobil jemputan datang.


Sebuah mobil yang berkategori minibus ini sangat efektif dan warga masyarakat di kota saya banyak yang memanfaatkan fasilitas angkutan mobil tersebut.


Artinya sesuai dengan jadwal bokingan nya, pas mobilnya memang sesuai.


Hanya untuk mendapatkan tiket para penumpang memang harus terlebih dahulu melakukan pemesanan via online.


Apabila telat kemungkinan sulit untuk mendapatkan fasilitas kendaraan tersebut.


Sehingga, aku dan teman-teman dan juga rombongan yang sudah booking di mobil itu segera masuk.


Nyaman deh sampai Cihampelas enak tidak harus berganti-ganti kendaraan.


kalau naik umum, Dibayangkan bisa berganti-ganti, naik turun-naik turun.


Sudah dipastikan dirasakan bagiku tidak efektif.


***


Aku duduk di cafe tidak jauh dari salah satu pusat kesehatan yang ada di Kabupaten Sumedang


Aku lagi menunggu berapa orang klien yang hari ini akan diagendakan.


terkait dengan penanganan beberapa alat bukti yang bisa disampaikan dalam pembelaan. Termasuk Ibu Jolie.


Emang ibu Jolie ini tergolong unik, ya. Tidak melakukan perbuatan, tapi justru terseret dalam ar perkara yang dihadapinya.


Kepolisian sulit untuk menetapkan tersangka karena beberapa alat bukti yang disodorkan oleh pihak pelapor belum juga bisa dianggap sebagai alat bukti.


Salah satu alasannya adalah mengingat kurangnya terpenuhinya alasan yang bisa dijadikan dasar dapat ditingkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan.


Dia hanya diikut-sertakan dalam kegiatan transaksi yang dilakukan oleh suaminya.


"Tapi Pak Ivan, apakah kira-kira sudah dapat formula untuk dapatkan bukti yang meringankan..."


"Ya, kita usahain, kita juga udah sepakat kalau dipaksakan sebelum alat buktinya lengkap.kurang baik, artinya tidak terpenuhi unsur sebagai mana dimaksud pasal 378/480.


Artinya Ibu Juli ini kan hadir di dalam suasana yang tidak tepat ia bersama suami sementara suaminya transaksi terkait adanya dugaan tindak pidana.


Adapun dokumen yang ia tanda tangani itu kan atas perintah suaminya."urai aku.


Tidak lama kemudian klien yang ditunggu oleh aku datang.


Dan alhamdulillah, kami bersyukur bisa langsung ngobrol, yang jadi problem adalah ketika kawan-kawan selalu jahil mengambil beberapa barang makanan termasuk rokok,


dan ujung-ujungnya pembayarannya dibebankan kepada kantor juga.


Jika ada tagihan seperti ini tentunya bisa dibagikan kepada klien yang bokingan kami.


ada beberapa teman yang memanfaatkan kondisi seperti ini, ada yang ngambil rokok, ada yang makan-makan, ada yang minum aneka macam minuman.


Bisa dibayangkan harga di luaran sana dengan di cafe untuk berbeda makanya justru aku selalu mencari-cari tempat yang kira-kira harganya tidak terlalu tinggi.


Kembali ke persoalan pembicaraan tentang perkara, Salah satu fokus pembicaraan tentang Bu Jolie.


Ibu ini, perkaranya tergolong unik, ya yang hanya hadir disaat yang tidak tepat, harus terkena imbas pidana karena ada pencantuman dan pembubuhan dokumen. Semoga ia tidak tahu tentang isi dokumen tersebut dan siapa yang bertransaksinya


Namun kemarin penyidik menyebutkan bahwa salah satu pasal yang digunakan oleh pihak pengacara lawan adalah adanya tanda tangan yang dibukukan dokumen.

__ADS_1


Tanda tangan itu yang bisa dijadikan dasar untuk membedakan Ibu Jolie.


Aku kadang harus teliti dalam melakukan pendalaman terkait permasalahan perkara Ibu Jolie ini.


Tiba-tiba, Kriiiiing


Suara telepon di handphone aku berdering.


aku nengok pada wallpaper handphoneku, Siapa yang melakukan panggilan.


Aku cukup terpengarangan karena yang menelpon aku adalah Ana.


Ada apa dengan perempuan cantik itu


Aku bergeser ke tempat yang sedikit santai, aku langsung berbicara.


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


"Bagaimana kira-kira, ada ada apa apa yang bisa saya bantu?"tanyaku.


Tidak ada jawaban aku mencoba untuk melakukan call, lagi.


"Assalamualaikum Barangkali ada yang bisa saya bantu, Non?"


Tidak ada jawaban hanya beberapa stiker aja yang menunjukkan kesedihan.


"Masya Allah , ada apa Non jelaskan barangkali aku bisa membantu kesulitan."


"Tapi Bapak bisa nyimpen rahasia nggak?


Aku diam,


"Pak bisa jadi pengacara saya nggak pa?"


"Loh kok aku lawanmu, sayang. kenapa aku dijadikan sebagai pengacara non litigasi lisan, kan ada Pak Viktor,"aku pergilah bukan apa-apa aku kan lawan dia di Polres.


"Aku nggak nyaman deh Pak saya mau Pak Irfan aja yang Jadi pengacara saya..." Ana bersikukuh.


"Tapi perkara yang lain ya, bukan perkara kita?


"Perkara aku atuh..."


"Sayang coba pikirkan lagi, aku kan lawanmu kamu jangan ngada-ngada....


Pembaca Budiman, bagaimana menurut pendapat kalian tentang tokoh Aku, jika nggak setuju ditunggu kritik dan sarannya terima kasih


Masih belum puas membawa atau menyeret-nyeret aku..


Aku sudah menderita tolong jangan seret-seret aku lagi menjadi tambah-tambah lagi penderitaan aku."Jelasnya.


"Kalau gitu Bapak nggak sayang ya sama aku."


Bukan aku nggak mau bantu, masak aku tersangka ya aku pengacaranya.


Aku tercenung apa yang harus aku lakukan apa yang harus perbuat sedang aku lawannya Ana.


"Bapak please, bantu aku pak kalau nggak papa jangan salahkan anak kalau bapak tidak melihat Ana lagi...."


Pembaca Budiman, bagaimana menurut pendapat kalian tentang tokoh Aku, jika nggak setuju ditunggu kritik dan sarannya terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2