Kakakku Dosenku

Kakakku Dosenku
Indah cintaku


__ADS_3

Maaf ya, hari ini telat up😥


Rena pun mengambilkan cemilan berupa biskuit dan dua cangkir coklat panas, tentu saja itu untuk kakak tersayangnya.Saat perjalanan kembali menuju ruang keluarga, Rena sempat berpikir siapa sebenarnya orang tua kandungnya.Mengapa mereka tega membuang Rena.


Sebenarnya siapa ya orang tua kandungku? aku ingin tahu.Apa aku minta bantuan Kak Rendy saja ya? Tapi apa dia mau membantuku?.


Bathin Rena.


Karena Rena melamun, Rena pun tertabrak meja.Dukkk....


"Ahh panas panas...." Teriak Rena.


" Hah, kamu kenapa Ren, kok bisa sih?." Tanya Rendy.


"Ehe..."Jawab Rena sambil cengar cengir gajelas.


"Ilih, Bi Inah tolong bereskan ini ya Bi!." Perintah Rendy.


"Iya tuan." Jawab Bi Inah.


Saat hendak membantu Rena, Rendy melihat luka bakar di tangan Rena.Spontan Rendy pun langsung menarik tangan Rena, untuk di obati.


"Auuwwww..."Desis Rena kesakitan.


"Sakit yak?." Tanya Rendy sambil menatap muka Rena.


"Sakit kak." Jawab Rena dengan pipi memerah.


"Dihh, jan geer ya...." Kata Rendy.


"Ihhh, geer paan?." Tanya Rena.


"Ilihhh, tuh muka kenapa merah?.Dihh jan jan lu naksir sama aku ya?." Tanya Rendy dengan menaik turunkan alisnya.


"Dih najis ,sejak kapan Kakak jadi narsis kek gini?." Jawab Rena sekaligus bertanya.


"Udah diem!." Perintah Rendy.


Lalu Rena mengiyakan perintah Rendy.Rena melihat Rendy fokus mengobati luka bakarnya itu.Setelah beberapa menut kemudian, Rendy pun selesai mengobati luka Rena.

__ADS_1


"Makannya kalo jalan jangan sambil melamun, ntar jadinya kek gini!." Kata Rendy dengan menunjuk luka Rena.


"Hehehe...." Jawab Rena.


"Yuk duduk dulu..." Ajak Rendy.


"Kamu kenapa kok bisa sampai ketabrak meja gitu, ngelamunin apa hah?." Tanya Rendy.


"Mmmm, gak nglamunin apa apa."Jawab Rena berbohong.


"Kalo bohong sama kakaknya DOSA." Kata Rendy dengan menekan kata Dosa.


"Mmmm, anu kak." Rena menghembuskan nafasnya." Kakak punya kenalan gak buat nyari tahu siapa orang tua kandungku?." Tanya Rena ragu.


Kenapa ni anak? kok pengen tau orang tua kandungnya, apa dia ga bahagia ada di sini?.


Bathin Rendy.


"Buat apa kamu cari mereka?." Tanya Rendy balik.


"Aku cuman pengen tau aja kak." Jawab Rena sambil menunduk.


"Hufttt, kayaknya bisa.Nanti akan ku telfon Dani agar menyelidiki siapa orang tua kandungmu." Kata Rendy.


Rendy pun mengangguk.Mereka melanjutkan acara nonton TV mereka.Ditengah tengah acara ada lagu yang amat di sukai Rena, spontan Rena pun langsung bernyanyi.....


Cintakuuuu....


Tak pernah memandang siapa kamu.


Tam pernah menginginkan kamu lebih.


Dari apa adanya dirimu selalu.


Cintaku.....


Terasa sempurna karna hatimu.


Slalu menerima kekuranganku.

__ADS_1


Sungguh indah cintaku...


Rendy yang melihat tingkah adiknya pun hanya geleng geleng kepala.


"Udah belum nyanyinya?." Tanya Rendy.


Duh lupa kan ada Kakak, mana suara ku fales gini lagi.


Bathin Rena.


"Hahaha, suara mu bagus kok."Puji Rendy.


"Te terima kasih." Jawab Rena gugup.


"Udah jam 9 malem nih, tidur yuk!." Ajak Rendy.


"Baik kak." Jawab Rena.


Rena pun mematikan TV dan berjalan ke kamar bersama Rendy. Tentu saja jalannya bersama, karena kamar mereka berdua bersebelahan.Saat sampai di depan kamar Rendy, Rena pun memberi salam.


"Selamat tidur kak, mimpi indah ya." Kata Rena.


"Baik, kamu juga ya." Jawab Rendy.


_


_


_


_


_


_


_


_

__ADS_1


_


Makasih ya temen temen, aku sayang kalian cemua uwu //


__ADS_2