Kakakku Dosenku

Kakakku Dosenku
Kakakku dosenku-season dua.


__ADS_3

Dulu, aku nggak ngerasain rasa ini.Sekarang kamu udah jadi milikku Ren.Meskipun nggak sepenuhnya hatimu buat aku.Tapi aku yakin suatu saat nanti kamu bisa nerima aku dengan sepenuh hatimu.Batin Rendy melihat Rena makan.


Sebenarnya Rena belum siap memiliki momongan.Namun karena paksaan dari Bunda Ranti dan Ayah Agung, Rena harus mengandung anak dari Rendy dan cucu mereka.


Flash back on


Dua minggu setelah pindah rumah, Rena dan Rendy pergi ke Kediaman Hermawan.Tepatnya Agung Hermawan lah yang mengundang mereka berdua.Sesampainya di Kediaman Hermawan, Rena dan Rendy disambut oleh makanan yang benar benar menggugah selera.


"Kalian berdua kapan punya anak?." Tanya Ranti.


"Iya, kami udah tua.Kami ingin menimang cucu kami." Kata Agung tersenyum.


"Mmm anu bun." Jawab Rena terbata bata.


Gimana ya? meskipun aku dan kakak selalu bahagia dan mesra.Tapi kan kita pisah ranjang.Batin Rena.


"Secepatnya bun." Kata Rendy menggenggam tangan Rena.


"Wahh, usahakan cepat cepat ya.Bunda pengen banget nimang cucu." Kata Ranti tersenyum.


"Iya bener bun.Kalo lama lama, nanti kami udah gaada di dunia ini." Kata Agung sendu.


"Kok Ayah bilang begitu?." Tanya Rena khawatir.


"Makannya kalian harus cepet punya anak ya." Pinta Agung.


"Baik yah." Jawab Rena terpaksa.


Setelah makan malam, Rena dan Rendy pun langsung naik ke kamar untuk istirahat.Sesampainya di kamar, Rena langsung membaringkan tubuhnya di kasur.Berbeda dengan Rendy yang asik dengan laptopnya.


"Ren, kamu denger apa yang di bilang Ayah Sama bunda tadi?." Tanya Rendy.

__ADS_1


"Iya aku denger kak." Jawab Rena.


"Kamu mau nurutin permintaan mereka?." Tanya Rendy.


"Aku gak tau kak, aku belum siap." Jawab Rena sendu.


"Aku juga gak maksa kok.Kalau kamu belum siap yaudah." Kata Rendy.


Flash back off


(Author lagi pusing banget, apalagi author kaum lulus jalur virus.Hadehhh!)


Rena memakan bakso mang arip dengan lahapnya.Itu membuat Rendy terkejut, setelah Rena hamil nafsu makan Rena bertambah banyak.Namun Rendy tak berkomentar apa apa tentang masalah tersebut.Baginya kebahagiaan Rena adalah yang utama.


"Udah habis mas, baksonya mang arip emang ajip banget." Kata Rena tersenyum.


"Iya, mau nambah lagi? ini punyanya mas masih ada." Kata Rendy melihatkan mangkuknya.


"Boleh mas?." Tanya Rena dengan mata berbinar binar.


"Tapi apa mas?." Tanya Rena penasaran.


"Mas yang nyuapin kamu." Jawab Rendy percaya diri.


"Yaudah sini.. aaaa....." Kata Rena membuka mulutnya.


"Nihh, pesawatnya masuk ke guaa.." Kata Rendy dengan memutar mutarkan sedoknya.


"Apasih mas, emangnya aku masih bayi." Gerutu Rena dengan bersedekap tangan.


"Hahaha, kamu gemesin banget deh." Kata Rendy mencubit hidung Rena.

__ADS_1


"Aduh mas, sakit tauk.Kamu malam ini tidur di kamar lain!.Gak mau tauuu!!." Perintah Rena kesal.


"Astaga sayangg, kamu tega sama suami mu ini?." Tanya Rendy memelas.


"Siapa suruh nyubit hidungku, sekarang itu hukumannya!." Kata Rena.


"Yaudah iya." Jawab Rendy mengalah.


Mas, aku tau kamu selalu buat aku bahagia.Tapi aku belum bisa mencintai kamu sepenuh hatiku.Masih ada Aslan disana.Batin Rena.


________________________________________


"Mas bangun, udah Subuh!." Perintah Rena menggoyang goyangkan tubuh Rendy.


"Hmmm." Jawab Rendy.


"Mas, bangun apa nggak!." Kata Rena kesal.


"Hmmm." Jawab Rendy.


Karena sudah merasa kesal, Rena pun mengambil sabun cair untuk membangunkan Rendy.Dengan kekesalannya, Rena langsung menyiram muka Rendy dengan sabun tersebut.Sontak Rendy terbangun dari tidurnya.


"Aduhh, hujan kah di luar?." Tanya Rendy dengan suara khas bangun tidur.


"Hujan dari hongkong, ini udah Subuh mas.Sana gih mandi terus Salat!." Perintah Rena.


"Ish kok jadi galak begini sih." Kata Rendy pelan.


"Hah apa? siapa yang galak?." Bentak Rena.


"Ah itu yang, Angsa milik tetangga." Kata Rendy yang langsung masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


Rena berpikir sejenak, Rumah tempat tinggalnya sekarang kan komplek elite.Mana ada yang pelihara Angsa di sekitaran sini.


"Eh Mas, kamu bandingin aku sama Angsa ya? awas ya kamu!." Ancam Rena.


__ADS_2