Kakakku Dosenku

Kakakku Dosenku
Diana Putri Saputra


__ADS_3

"Ohh, jadi lo pacar nya Pak Rendy? lo serius hah?." Gertak Lia.


"Iya lah, jan kegatelan lo ya! terutama lo Ren!." Suruh cewek tersebut.


Wah nglawak ni anak, kan Rena adik nya Pak Rendy.


Bathin Lia.


"Hahah,siapa juga yang mau deketin Pak Rendy, kamu tu ya jangan sok tau!." Jawab Rena dengan mengepalkan tangannya.


"Eh elo ngotak dong, muka kayak ****** aja bangga, mikir ****!." Kata cewek tersebut.


Karena mendengar keributan, para mahasiswa dan mahasiswi pun berkumpul untuk mencari tahu.Saat sampai di tempat tersebut mereka di kejutkan oleh Rena dan Lia yang sedang bertengkar dengan seorang bunga kampus.Benar bunga kampus siapa lagi kalau bukan Diana Putri Saputra.


Diana dikenal sebagai bunga kampus, karena memiliki wajah rupawan dan latar belakang keluarganya yang tentu saja termasuk dengan keluarga kaya nomor 10 di Indonesia.


"wah seru nih!." Kata salah satu mahasiswa.


"Yoi bre." Jawab mahasiswa lainnya.


"******! siapa yang kau sebut ******?." Kata Rena dengan nada yang tinggi.


Sebenarnya ini pertama kalinya Rena semarah ini, terlebih sampai membuat keributan di kampus.


"Elo." Jawab Diana.


"Apa sih! siapa lo itu, hah berani banget lo ya menghina Rena seperti itu!." Kata Lia.


Di tengah tengah keributan itu, tiba tiba ada seorang Dosen yang datang.Itu membuat para mahasiswa kocar kacir untuk pergi meninggal kan 3 orang yang sedang bertengkar tersebut.

__ADS_1


Kak, kak Rendy? mati aku.


Bathin Rena.


"Ada apa ribut ribut? kalian pikir ini pasar hah?." Tanya Rendy tegas.


"Dia Pak, Rena duluan yang mulai." Jawab Diana sambil mengacungkan jari ke arah Rena.


"Hah, kok gue sama Rena sih? eh elo duluan yang mulai!." Kata Lia tak terima dengan jawaban Diana.


"Alah elo duluan yang mulai." Jawab Diana.


Karena merasa bising, Rendy pun langsung melerai mereka dengan kata katanya.


"Kalian bisa diam tidak!." Kata Rendy penuh amarah.


"Bi.. bisa pak." Jawab Lia dan Diana bersamaan.


Bathin Rendy.


"Kalian bertiga, ikut ke kantor saya!" Perintah Rendy.


Tanpa aba aba, mereka pun langsung mengikuti Rendy untuk menuju ke kantor.Kali ini Rena panas dingin, tubuhnya menjadi bergetar.Takut akan di marahi oleh Rendy.


Apa kakak akan marah padaku?


Bathin Rena.


Anak ini benar benar, mengapa bisa berdebat dengan Anak itu.

__ADS_1


Bathin Rendy.


Setelah berjalan selama 5 menit, mereka pun sampai di kantor.Rendy pun duduk di kursinya.Sedangkan Rena, Lia , dan Diana hanya berdiri dan diam saja.Terlebih Rena, dia hanya menunduk dan diam saja tanpa mengeluarkan sepatah kata apapun.


"Sebenarnya apa yang terjadi?." Tanya Rendy kalem.


"Rena dulu pak yang mul..." Belum sempat Diana melanjutkan kata katanya, tiba tiba Rena pun memberanikan diri untuk menjawab."Dia dulu Pak yang mulai." Kata Rena tegas.


Sejak kapan anak ini menjadi setegas ini?apa yang sebenarnya terjadi..Ahkkk aku jadi ingin tahu.


Bathin Rendy.


"Enteng banget lo yang ngomong, orang lo duluan yang mulai." Jawab Diana Ngegas.


"Sudah, kalian diam."Kata Rendy."Lia, ceritakan apa yabg sebenarnya terjadi!." Suruh Rendy.


"Tadi saat saya dan Rena jalan menuju kantin, tiba tiba mawar menabrak Rena pak.Terus Diana ngaku ngaku jadi pacar bapak, terus diana juga memperingatkan Rena agar tidak dekat dekat dengan bapak.Terus Diana juga mengucapkan kata kasar ke Rena." Jawab Lia panjang lebar.


"Eh elo jangan ngarang cerita ya!." Gertak Diana karena tak terima perkataan Lia.


"Diana kamu diam!." Kata Rendy.


________________________________________


**Maaf baru up^-.


Semoga kalian masih suka sama novel ini ya-^


Maaciw.

__ADS_1


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡**


__ADS_2