Kakakku Dosenku

Kakakku Dosenku
Mengikhlaskan.


__ADS_3

Setelah jenazah Aslan di bakar, Rena pun memeutuskan untuk langsung pulang dan membawa abu Aslan.Rena tak menyangka, Aslan akan pergi secepat ini.Bagaikan kopi tanpa gula, wajah Rena yang selalu terlihat manis berubah menjadi pahit.


Aku gak nyangka ternyata kamu pergi secepat ini.Aku akan memenuhi permintaanmu Slan.


Bathin Rena dengan memeluk kendi abu Aslan.


"Ren." Panggil Rendy tersenyum.


"Iya kak?." Jawab Rena dengan mengusap air matanya.


"Katanya Airin kau akan pergi ke Pantai selatan?." Tanya Rendy.


"Iya kak,aku akan memenuhi permintaan terakhir Aslan." Jawab Rena tersenyum kecut.


"Kau akan pergi sendiri?." Tanya Rendy.


"Entahlah kak." Jawab Rena.


"Sama aku mau?." Tanya Rendy lagi.


"Gausah kak, aku tau kakak sedang sibuk." Jawab Rena tersenyum.


"Tak masalah soal pekerjaan, aku bisa menyuruh Dani untuk mengurusnya." Kata Rendy meyakinkan Rena.


"Baiklah kak." Jawab Rena.


Rena dan Rendy melakukan persiapan untuk pergi ke Pantai Selatan(Author ga tau sih masih boleh apa enggak nya kremasi di Pantai , author cuman ngawur aja:v).Mulai dari membawa baju ganti dan kebutuhan lainnya.Rena hanya pergi bertiga dengan Airin dan juga Rendy.

__ADS_1


Perjalanan dari Semarang menuju Pantai tersebut memakan waktu sekitar 3 jam.Selama perjalanan, Rena tampak sedih dengan memegang kendi tempat abu Aslan.Pikirannya entah kemana.


"Kak Ren." Panggil Airin.


"Ada apa?." Jawab Rena dan Rendy bersamaan.


"Eh, maksudku kak Rena hehe." Kata Airin canggung.


"Iya ri ada apa?." Tanya Rena penasaran.


"Aku tau kakak sedih, aku pun juga sama halnya dengan kakak." Kata Airin pelan.


"Benar, bukan hanya aku yang merasakan sedih ini." Kata Rena tersenyum.


Sesampainya di parkiran pantai selatan, Rendy membeli tiket untuk masuk ke area pantai.Setelah membayar HTM, mereka bertiga pun beristirahat sejenak di salah satu warung kecil.Mereka memesan mie instan dan minuman bersoda.


Dengan Air mata menentes, Rena membuang abu Aslan di pantai.Di iringi debur ombak dan angin yang berhembus.Rena melepas kepergian Aslan di hidupnya.


"Aku sudah menepati permintaanmu slan." Kata Rena sambil menangis.


"Kak, yuk pulang!." Ajak Airin memegang bahu Rena.


"Baiklah." Kata Rena.


Mereka bertiga langsung menempuh perjalanan pulang.Kali ini, mereka mampir dulu ke Malioboro untuk membeli makan malam.Rendy mengusulkan untuk makan gudeg khas jogjakarta.


"Makan gudeg aja!." Ajak Rendy.

__ADS_1


"Yaudah yuk!." Kata Rena mengiyakan.


Entah sampai kapan aku memendam rasa ini kepadamu.Aku ingin segera menikahimu, aku ingin membantumu melupakan rasa sedih itu Ren..


Bathin Rendy


________________________________________


"Buset ni bos jahat bener ama gue, masak di dokumen numpuk kek ginii." Keluh Dani melihat berkas berkas yang menumpuk di meja.


"Sumpahh kesel bet gue, untung bos..." Gerutu Dani lagi.


________________________________________


Haciuu


"Kenapa kak?." Tanya Rena.


"Nggak tau nih Ren, tiba tiba bersin." Jawab Rendy mengusap hidungnya.


"Mungkin ada yang ngutuk kak Rendy." Kata Airin yakin.


"Kamu ada ada aja ri." Kata Rena menggeleng gelengkan kepalanya.


**************


Permintaanmu sudah ku penuhi, Aku akan melupakanmu cepat atau lambat.Aku tak ingin merasakan sedih yang mendalam.Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2