
Setelah menikah, Rena dan Rendy pun memutuskan untuk berpisah dengan keluarga dan memilih untuk tinggal di rumah yang sudah dibeli Rendy.Kehidupan Rena dan Rendy terbilang sangat bahagia.Apa lagi setelah dua bulan menikah, Rena sudah berbadan dua.
"Mas, Aku pengen Bakso mang arip." Kata Rena yang coba membangunkan Rendy dari tidurnya.
"Hah apa sayangg?." Tanya Rendy dengan mengucek ngucek matanya.
"Pengen Bakso mang arip." Jawab Rena menggoyang goyangkan tubuh Rendy.
"Jam berapa ini yangg?." Tanya Rendy melihat jam dinding di kamar.
"Astaga, ini jam 11 malam loh yang, pasti mang arip udah tutup." Sambung Rendy.
"Mas pengen anak kita pas lahir ngeces terus ya?." Kata Rena kesal.
"Hus sayang, gaboleh bilang begitu." Kata Rendy mencubit kedua pipi Rena.
"Yaudahh, makannya sana beliin baksonya." Perintah Rena.
"Haduhhh, iya iya." Kata Rendy yang langsung mengambil kunci mobilnya.
Saat membuka pintu kamar, Rena berkata.
"Inget ya, Harus baksonya mang arip.Sama minta sambel yang banyak!." Kata Rena tegas.
"Iya sayangg, yaudah aku berangkat." Kata Rendy tersenyum paksa.
Rendy pun berjalan menuju garasi, tempat mobilnya di parkirkan.Setelah sampai garasi, Rendy langsung menaiki mobilnya.Di sepanjang perjalanan, Rendy terus saja menggerutu tentang istrinya yang sedang hamil muda itu.Terlebih usia kandungannya masih sekitar 1 bulan, tapi ngidamnya aneh aneh.Seperti satu minggu yang lalu, Rena kepengen makan masakan Bunda Ranti.Padahal itu pukul 3 pagi.
__ADS_1
Gini amat punya bini yang hamil muda, semua harus diturutin.Ngidamnya aneh aneh lagii.
Gerutu Rendy dengan mengacak Rambutnya frustasi.
Untuk sampai ke kedai bakso mang arip, Rendy harus menempuh waktu sekitar 15 menit.Namun yang bikin Rendy jengkel adalah kedainya sudah tutup.Tak ambil pusing, Rendy langsung menuju ke Rumah mang arip, yang jaraknya lumayan jauh dari kedai tersebut.
"Assalamualaikum." Kata Rendy dengan mengetok pintu.
"Waalaikumsalam." Jawab wanita yang membukakan pintu.
"Mang arip nya ada?." Tanya Rendy.
"Ada kok mas, sini masuk dulu." Kata wanita tersebut dengan mempersilahkan masuk.
Setelah menunggu beberapa menit, mang arip pun langsung menemui Rendy yang sedang duduk di ruang tamu rumahnya.
"Buk, bikinin gorengan sama teh anget buat Mas Rendy." Perintah Mang Arip ke Istrinya.
"Iya bang." Jawab Istrinya.
"Haduh gausah repot repot mang.Tujuan saya kesini mau beli baksonya mang arip." Kata Rendy tersenyum.
"Haduh mas, kalo baksonya sih ada tapi kuahnya baru dimasak." Kata mang arip.
"Gapapa mang, saya tungguin." Jawab Rendy tersenyum.
Haduhh demi bini satu satunya.
__ADS_1
Bathin Rendy.
"Emang mau beli berapa porsi mas?." Tanya mang arip.
"Dua porsi mang." Jawab Rendy.
"Haduh mas, malem malem nerabas jalanan kota cuman pengen bakso dua porsi aja." Kata Mang arip.
"Iya mang, istri saya ngidam baksonya mang arip." Kata Rendy tersenyum.
"Oalahh, jadi mbak Rena hamil muda toh?." Tanya mang arip.
"Iya mang." Jawab Rendy.
Setelah menunggu sekitar 10 menit, Rendy pun berpamitan kepada mang arip dan istrinya.Rendy bergegas langsung pulang ke rumah untuk memberikan bakso tersebut ke istri tercintanya.
Sementara itu di rumah, Rena sangat cemas kepada Rendy.Pasalnya, Rendy sudah pergi sekitar dua jam.Namun Rendy belum pulang pulang juga.Di saat bersamaan, tiba tiba ada orang yang masuk ke rumah.Yang tak lain adalah Rendy, suami kesayangannya yang membawakannya bakso mang arip.
"Nih baksonya." Kata Rendy menyerahkan bakso tersebut.
"Makasih mas, aku siapin dulu ya." Kata Rena tersenyum.
"Nih mas baksonya." Kata Rena.
"Iya makasih." Jawab Rendy.
*********
__ADS_1
Halo readers kesayangan author.Gimana kalo author bikin novel baru? kalian masih mau baca ga?.