Kakakku Dosenku

Kakakku Dosenku
Kuliah


__ADS_3

"Coba kamu cari tau asal usul kedua orang tua Rena!." Kata Rendy yang sedang menelpon seseorang.


"Hah, kamu serius bos?." Tanya Orang yang di telpon, yang tak lain adalah Dani.


"Iya aku serius, kamu harus cari tahu se detail detail nya!." Perintah Rendy.


"Baik bos." Jawab Dani.


Tut tut tut.


Kenapa Rena ingin mencari tahu kedua orang tua nya ya?.


Bathin Rendy.


________________________________________


Di suatu tempat.


Dor dor dor.


Lapor kapten rumah tersangka sudah di kepung.


Kata seseorang.


"Bgaus kalau begitu, cepat tangkap dan cari yang terduga tersangka!." Perintah seorang Pria dengan badan usia setengah baya.Namun dia masih terlihat sangat fresh, yang tak lain adalah Kapten dari misi tersebut.


Bentar lagi Kami akan menjemput kamu nak.


Bathin Kapten tersebut.


________________________________________


Pagi Hari.


Rena sudah mandi dan bersiap menuju kampus, dia berniat untuk berangkat lebih awal dan sarapan di kampus bersama teman temannya.Begitu juga dengan Rendy, bedanya dia akan sarapan di rumah.


"Rena, sarapan dulu!." Perintah Bunda.

__ADS_1


"Rena hari ini ga sarapan di rumah ya bun.Rena udah ada janji sama temen Rena buat sarapan di kampus." Jawab Rena.


"Yaudah, kamu biar di antar sama pak ade ya..." Kata Bunda.


"Iya bun." Jawab Rena.


Sebelum berangkat, Rena menyalimi tangan Bunda dan Kakaknya.Lalu Rena pun berangkat dengan di antar Pak Ade, yang tak lain adalah supir baru di Rumah itu.


"Mari non, saya antar..." Kata Pak Ade sambil membukakan pintu mobil untuk Rena.


"Lain kali ga usah di bukain ya Pak, biasa aja."Jawab Rena dengan senyum manisnya.


"Maaf Pak, kalo boleh tau.Bapak baru kerja ya di sini?." Tanya Rena.


"Iya non, saya baru kerja tadi pagi." Jawab Pak Ade.


"Ohhh, Pak Ade udah punya anak?."Tanya Rena.


"Udah non, masih kelas 5 sd." Jawab Pak Ade.


"Ohhh, kalo anaknya mau, boleh tuh Pak di ajak tinggal di Rumah." Ajak Rena.


"Gapapa kok, lagi pula Bi Inah sama keluarganya juga tinggal di Rumah kok." Jelas Rena.


"Makasih ya non, ntar saya coba bilang ke anak saya."Jawab Pak Ade.


Perjalanan pun sudah selesai.Mobil sudah berada di depan kampus.Rena pun turun dari mobil, terlihat kampus masih terlihat sepi.Tentu saja ini baru pukul 6 pagi.


Lia mana sih.


Bathin Rena, sambil tengok kanan kiri.


" Woyyy, juleha." Kata Lia.


"Astaga naga, Lia.......!!!." Teriak Rena.


"Paan zheyengg?." Tanya Lia pura pura tidak tau.

__ADS_1


"Ih kamu ngagetin aja." Jelas Rena.


"Ya Maap boskuu." Kata Lia.


" Yuk ke kantin laper ni perut!." Ajak Rena.


"Oke boskuu." Kata Lia.


Mereka berdua pun berjalan menuju kantin.Selama perjalanan, mereka berbincang bincang ria.Namun tiba tiba ada seserorang yang sengaja menabrak bahu Rena.


Dukk


"Woy paan sih lu." Teriak Lia.


"Paan kga terima lo?." Tanya Cewek yang menabrak bahu Rena, dengan nada mengejek.


"Lo mau gue pukul hah?." Tanya Lia.


"Udah Lia, gpp ko." Jelas Rena.


"Ilih, songong lo." Kata Cewek tersebut.


"Kamu kenapa sih, kalo ada masalah bilang gosah nabrak nabrak dong!." Teriak Rena.


Dih temen gue mantap juga nih kalo lagi emosi.


Bathin Lia kagum.


"Hahahah, elo kan yang caper sama Pak Rendy?.Jan kecentilan deh, Pak Rendy tu aoacar gue."Teriak Cewek tersebut.


Dih sejak kapan Kak Rendy punya pacar?.


Bathin Rena


________________________________________


Halo gass, telat up terus akunya, maap yak

__ADS_1


"


__ADS_2