
Tanpa menjawab pertanyaan Rena, Rendy langsung menyentuh pinggang Rena dan mendekatkan tubuh Rena ke tubuhnya.Dan tiba tiba tangan Rendy menyentuh kepala Rena untuk mengambil daun di jilbabnya.
kak Rendy bikin kaget aja.
Seketika pipi Rena memerah, lalu Rena pun mendorong tubuh Rendy agar menjauh darinya.Tanpa bicara sepatah kata apapun, Rena langsung pergi meninggalkan Rendy.
Yah, gajadi deh ngomongin tentang Orang tua nya Rena.
Bathin Rendy.
_______________________________________
Kamar Rena.
"Abis dari mana lo Ren?." Tanya Lia penasaran.
"Ga kemana kemana kok." Jawab Rena.
"Ihh, bohong.Terus kenapa tuh muka merah amat kek tomat mateng?." Tanya Lia lagi.
"Ih apaan sih, ng ngga papa kok." Jawab Rena gugup.
Ga yakin gue, tanyain gimana yak? atau pancing aja?.
Bathin Lia.
"Eh Ren." Panggil Lia.
"Hmm?." Kata Rena.
"Ada rumor nih di kampus, katanya ada murid pindahan lagi." Jelas Lia.
"Emangnya kenapa?." Tanya Rena penasaran.
"Katanya sih, dia cowok blasteran indo - belanda lohh.Terus keluarganya juga kolongmerat." Jelas Lia panjang lebar.
__ADS_1
"owh." jawab Rena singkat.
"Ehh busettt, gue ngomong panjang lebar, malah lu jawab singkat padat dan jelas." Ketus Lia.
Tak peduli dengan jawaban sahabatnya tersebut, Rena langsung mengambil laptop nya untuk menonton Anime yang sempat dia lupakan tadi.Sedangkan Lia masih jengkel dengan Rena, pasalnya kalau dia ngomong panjang lebar pasti di jawab singkat oleh Rena.
________________________________________
Kediaman Hermawan.
ting tong
Suara bel rumah berbunyi, menandakan ada seorang tamu.Asisten rumah tangga pun menuju ke pintu untuk membukanya.Saat pintu terbuka, di lihatnya salah satu karyawan Rendy.Lalu ART tersebut menyuruhnya masuk.
"Eh Pak Dani, mari masuk." Ajak ART tersebut.
"Baiklah." Jawab Dani.
"Silahkan duduk Pak, biar saya panggilkan Tuan Muda dulu." Kata ART tersebut.
"Ini bos data data nya." Kata Dani.
"Bagus kalau begitu." Jawab Rendy.
"Gini bos, sebenernya latar belakang Orang tua nya Rena tu gede bos.Ibunya anaknya Pak Rizky Kurniawan." Kata Dani.
"Hah, kamu serius?." Tanya Rendy.
"Iya bos, saya serius." Jawab Dani.
Berarti, latar belakang keluarganya Rena adalah orang terpandang di negara ini.Tapi kenapa kakeknya tidak mencari nya?.
Bathin Rendy.
"Terus bapaknya seorang jendral bos di negara kita ini, Bapaknya lagi ngejalanin misi di perbatasan." Sambung Dani.
__ADS_1
Kata kata Dani, hanya di jawab anggukan oleh Rendy.Tanpa ber basa basi, Dani pun langsung kembali ke perusahaan untuk menyelesaikan tugas nya yang lain.
Apa aku harus cerita sama Rena?.
Bathin Rendy.
________________________________________
" Nak, kamu ngapain di situ?." Tanya seorang wanita paru baya kepada anaknya.
"Aku tidak ngapa ngapain kok mom." jawab anaknya tersebut.
"Meskipun kamu anak laki laki, kamu gausah malu kalo mau cerita sama mommy." Kata wanita tersebut.
"Aslan bener bener ga papa kok bun." Jelas laki laki tersebut yang tak lain adalh Aslan.
"Sini nak, cerita sama mommy biar beban kamu agak berkurang." Jelas wanita itu.
"Mom, aku kangen banget sama Rena." Kata Aslan sambil menundukkan kepalanya.
"Hmmm, dulu itu juga salahmu sendiri." Jawab wanita itu.
"Aslan menyesal mom." Jelas Aslan.
"Sudahlah, yang berlalu biar berlalu." Kata Wanita itu.
"Tapi, kalo masih berjodoh bisa kan mom?." Tanya Aslan.
"InsyaAllah bisa kok." Jawab wanita itu.
**Makasih ya, buat para Readers yang masih setia ngikutin cerita ini.
Jadi author usahain akan up tiap hari ya..
#*Author sayang kalian semua muahh
__ADS_1
♡♡♡♡♡♡♡♡♡***