Kakakku Dosenku

Kakakku Dosenku
Kamu mau gak jadi pacar aku?(lagi)


__ADS_3

Setelah mengetahui letak Kamar dimana Aslan di rawat.Rena pun langsung menuju ke kamar tersebut.Sampai di depan kamar, dia menjadi bingung.Ingin masuk atau tidak ke kamar itu.Akhirnya, Rena memutuskan untuk masuk.Di bukanya pintu kamar tersebut.


"Permisi." Kata Rena.


"Kak Rena, sini masuk!." Ajak Airin.


"Makasih." Kata Rena.


Rena duduk di samping Airin dan Aslan.Di lihatnya kondisi Aslan yang terbaring lemah, seakan tak ada tenaga.Aslan menunjukkan senyum bahagia melihat wanita pujaan hatinya ada di depannya.


"Rena." Kata Aslan dengan senyum mengembang.


"Iya." Jawab Rena.


"Kamu masih mau jenguk aku?." Tanya Aslan.


"Iya." Jawab Rena singkat.


Agar kakak kakak Airin menjadi lebih akrab ngobrolnya.Airin pun beralasan untuk membeli nasi goreng agar bisa keluar dari Kamar tersebut.


"Kak aku beli nasgor dulu ya, laper banget nih." Keluh Airin.


"Baiklah." Jawab Aslan dan Rena bersamaan.


"Ren." Panggil Aslan.


"Iya kenapa?." Jawab Rena menoleh ke arah Aslan.


"Maafin aku ya." Kata Aslan.


"Buat apa?." Tanya Rena.


"Dulu aku ninggalin kamu." Jawab Aslan.


"Aku tau, aku udah maafin aku kok." Kata Rena dengan tersenyum.


"Kamu tau ga, bagaimana aku sama Dila bisa di gudang itu?." Tanya Aslan.


"Ga tau." Jawab Rena.

__ADS_1


"Aku dan Dila sedang mengambil peralatan di Gudang Olahraga itu.Tapi saat kami mau keluar, tiba tiba pintunya di kunci dari luar." Jelas Aslan.


Berarti aku salah faham akan Aslan dan Dila?.


Batthin Rena.


"Kaget yah? dulu aku mau jelasin ke kamu.Tapi kamu malah ga mau denger penjelasan aku." Kata Aslan.


"Maaf." Jawab Rena.


Entah kenapa Rena menjadi tersentuh.Rasa yang sudah pudar itu kembali datang di hati Rena.Rasa rindu akan kebersamaan dulu, rasa sayang yang dulu pernah ada kembali lagi.Setelah hening beberapa menit, Aslan mengutarakan perasaannya ke Rena.


"Ren." Panggil Aslan.


"Iya?." Jawab Rena.


"Aku mau ngomong sesuatu sama kamu Ren." Kata Aslan.


"Kenapa?." Tanya Rena.


"Kamu mau nggak jadi pacar ku?." Tanya Aslan ragu.


"Hah, hmm." Kata Rena.


"Aku mau kok." Kata Rena yakin.


Entah kenapa, aku ingin kembali seperti dulu.


Bathin Rena.


"Kamu yakin?." Tanya Aslan tak percaya.


"Iya." Jawab Rena.


_______________________________________


Di Kediaman Hermawan, Rendy tampak kebingungan dimana Rena pergi.Nama adik nya tersebut sudah di panggilnya berkali kali, namun tak ada jawaban.Ruangan demi ruangan sudah di telusuri, Rena pun tak ada disana.Sampai akhirnya di garasi, mobil Rena tak ada disana.


Tring tring

__ADS_1


"Kamu ada dimana hah?." Tanya Rendy.


"Main di rumah temen kak." Jawab Rena berbohong.


"Di Rumah siapa?." Tanya Rendy curiga.


"Rumah Tari kak." Jawab Rena.


"Owh, kamu harus pulang sebelum jam 4 sore! paham?." Kata Rendy.


"Iya kak." Jawab Rena.


_______________________________________


"Kenapa bohong?." Tanya Aslan.


"Gpp kok." Jawab Rena.


"Udah jam segini, aku pulang dulu ya?." Tanya Rena.


"Baiklah, hati hati di jalan." Jawab Aslan.


"Iya." Kata Rena.


Rena langsung ke parkiran mobil dan menyalakan mobilnya.Jalanan kota tampak macet hari ini.Sore ini terasa sangat aneh.Bagaimana tidak, bagi Rena menerima mantan pacar kembali? hah? aneh sekali.


Jadi sekarang aku pacarnya Aslan ya?.


Bathin Rena.


*


**


***


****


*****

__ADS_1


**Makasih buat yang masih stay di Novel ini.


Author sayang kalian semua**-^


__ADS_2