Kakakku Dosenku

Kakakku Dosenku
Kamu lagi!.


__ADS_3

Rena dan Lia berjalan menuju ke dalam kampus.Meski mereka sudah menghilang dari pandangan, tapi David tetap saja memperhatikan mereka.Terlebih lagi Rena, baginya Rena adalah perempuan yang sangat unik.Pasalnya saat David memberikan pandangan ke seorang wanita, wanita itu akan membalasnya balik.Berbeda dengan Rena yang mengabaikannya, itu membuat David penasaran terhadap Rena.


"Eh Ren, David ginting bingitz sumpah." Puji Lia.


"Lumayan sih, tapi kelihatannya dia fuckboy." Kata Rena.


"Dihhh, sok tau amat sih lo Ren." Ketus Lia yang tak terima idolanya di hina.


"Kalo nggk percaya ya udah." Jelas Rena.


________________________________________


Tuh cewek unik juga ya.Intinya gue harus dapetin dia!.


Bathin David.


"Woy, sini gabung! lo anak baru ya?." Ajak seorang mahasiswa yang sedang ngumpul di salah satu meja kantin.


"Yoi." Jawab David, dengan duduk di meja itu."Iya bro, gue anak baru disini." Sambung David.


"Udah tau bunga kampusnya sini belum lo?." Tanya seorang mahasiswa lain.


"Belum bro, emng siapa si?." Kata David.


"Yang nomor satu itu Diana." Jelas mahasiswa tersebut.


"Owh, bukannya Rena ya?." Tanya David.


"Pehh, kalo Rena mah emang cantik tapi ngedeketinnya susah bro.Terlebih kakaknya tuh, nahlukinnya susah banget." Jelas mahasiswa itu.


Berarti gue harus ngambil hati kakaknya dong?.


Bathin David.


"Emang elo demen ama Rena?." Tanya mahasiswa lainnya.

__ADS_1


"Ya gitu lah bro." Jawab David.


Lalu mereka pun berkenalan satu sama lain.Di taman kampus, terlihat Rena dan Lia yang sedang membaca buku.Rena membaca novel, dan Lia membaca komik.


"Eh Li, kok gue khawatir yak sama Tari." Kata Rena.


"Iya nih, udah beberapa hari kaga nongol dianya." Jawab Lia.


"Telfon aja gih!." Suruh Rena.


"Bentar bentar." Kata Lia.


Lia langsung membuka tas untuk mencari dimana hand phonennya berada.Saat sudah ketemu, Lia mencari nama Tari di kontaknya.


Tut tut.


Tari: Eh ternyata elo ya?.


Lia: Iya nih, lo dimana sih? kok beberapa hari nggk nongol.Kita kangen nih sama kamu.


Tari: hehe, sebenernya gue udah mau nikah.


Tari: Iya hehe, nanti undangannya ku kirim kok.


Lia: gue masih utang penjelasan sama elo ya!.


Tari: iya iya, titip salam sama Rena dan Bunda ya.


Tut tut


Telepon pun berakhir, Rena penasaran kenapa Lia bisa sekaget itu saat menelfon Tari.Tanpa basa basi, Rena langsung bertanya ke Lia.Sebenarnya apa yang terjadi kepada sahabatnya tersebut.


"Ada apa Li?." Tanya Rena penasaran.


"Gini Ren, katanya Tari udah mau nikah." Jawab Lia.

__ADS_1


"Hah, serius? kok dia nikah muda ya?." Tanya Rena penasaran.


"Nggak tau juga gue, dia gak jelasin ke gue tadi." Jelas Lia.


"Owh." jawab Rena singkat.


Mereka melanjutkan membaca novel dan komik kesukaan mereka masing masing.Saat sedang fokus membaca, tiba tiba.


"Hai Ren." Sapa David.


"Astaghfirullah, Kamuu!!." Teriak Rena dengan memegang dadanya.


"Eh, sorry Ren." Kata David, dengan menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


"Hmm." Jawab Rena.


omgg, ini kan David.Ganteng bangettt.


Puji Lia dalam hati.


"Perkenalkan nama gue David." Kata David.


"Gue Rena, dan ini sahabat gue Lia" Kata Lia.


"Yaudah gue pergi dulu ya, mau ke kelas." Jelas David.


"Ya." Jawab Rena dan Lia bersamaan.


"Eh, tunggu bentar Li." Kata Rena.


"Kenapa Ren?." Tanya Lia.


"Kita ada kelas kah?." Tanya Rena balik.


"Nggak tuh kenapa emng?." Kata Lia penasaran.

__ADS_1


"Kalo nggk ada kelas, kenapa kita berangkat?." Tanya Rena dengan tertawa.


"Eh busett somplak bangett." Kata Lia dengan tertawa terbahak bahak.


__ADS_2