Kakakku Dosenku

Kakakku Dosenku
Permintaan Aslan.


__ADS_3

Jadi alurnya kubuat loncat loncat kak,hehe.


Dua tahun Kemudian.


Aslan masih terbaring lemah di ranjang rumah sakit, kanker nya belum sembuh sembuh.Kondisi tubuh Aslan benar benar berbeda.Mulai dari badannya yang kurus dan Rambutnya yang rontok hampir botak.


Keluarga Aslan sudah menghabiskan milyaran untuk kesembuhan Aslan.Bahkan, Aslan sampai di rawat ke Singapore.Rena selalu menemani Aslan di kala masa sakitnya.Setia, Rena selalu merujuk akan hal itu.


"Ren, makasih ya kamu selalu ada buat aku." Kata Aslan lemah.


"Kamu gausah segan sama aku Slan." Jawab Rena.


Tiba tiba suster datang dari luar kamar.


"Maaf mbak, jam jenguk sudah usai." Kata Suster tersebut.


"Baik sus." Jawab Rena.


"Slan, aku pamit pulang ya.Kamu harus jaga diri baik baik ya." Sambung Rena.


"Iya sayanggg." Kata Aslan.


Rena meninggalkan Ruangan dimana Aslan di rawat.Dia memutuskan untuk mampir ke mall terlebih dahulu sebelum pulang ke rumah.Sampai di mall, Rena membeli sayur mayur dan bahan masakan.


Merasa sudah terbeli semua, Rena pun langsung pulang ke rumah.Di perjalanan pulang, Rena sempat memikirkan masa depan kakaknya.Pasalnya Kakak nya tersebut belum juga menikah, padahal usianya hampir 30 tahun.


"Assalamualaikum." Kata Rena.


"Waalaikum salam, sini sayang biar bunda yang bawa ke dapur." Jawab Ranti dengan mengambil plastik belanjaan Rena.


"Iya bunda." Kata Rena.


Rena langsung duduk di sofa ruang keluarga, melepas penat usai merawat Aslan dan belanja bahan makanan.Saat sedang asyik asyiknya menonton TV, tiba tiba suara Rendy mengagetkan Rena.


"Ba." Teriak Rendy.

__ADS_1


"Eh copot." Kata Rena terkejut.


"Masih stay buat ngrawat Aslan ya?." Tanya Rendy.


"Iya." Jawab Rena.


"Kamu yakin dia bakalan sembuh?." Tanya Rendy lagi.


"Aku yakin." Jawab Rena yakin.


"Oh." Kata Rendy.


"Kenapa emng? apa kakak ga yakin Aslan bakal sembuh? iya?." Tanya Rena.


"Aku cuman ngira ngira aja Ren, mungkin dia gak bakalan sembuh.Melihat kondisinya semakin parah." Jawab Rendy.


"Jangan sembarang omong kak.Aku yakin Aslan bakal sembuh kok!." Gertak Rena.


"Apa kamu yakin? mendingan kamu cari laki laki lain buat ANTISIPASI." Kata Rendy.


________________________________________


tut tut tut.


"Anak saya kenapa dok?." Tanya mama Aslan khawatir.


"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi Tuhan berkehendak lain.Anak ibu sudah meninggal dunia." Jelas Doktor tersebut.


"Dokter bercanda kan?." Tanya Mama Aslan Ragu.


"Maaf buk, tapi memang ini kenyataanya.Saya harap ibu sekeluarga bisa menerimanya." Jawab Doktor.


"Ini nggak mungkin momm." Kata Airin.


"Iyaa ini nggak mungkin." Sambung Ayah Aslan.

__ADS_1


Suara tangisan menyapu ruangan tersebut.Anak sulung nya meninggalkan keluarga kecil tersebut dengan cepat.Tangis itu diiringi air yang turun dari langit.Awan yang abu abu seakan menandakan kepergian seorang laki laki yang bernama Aslan.


________________________________________


"Kak Aslan udah gaada kak." Kata Airin lewat telefon.


"Hah, kamu jangan bicara aneh aneh." Jawab Rena.


"Aku serius kak." Kata Airin di iringi isak tangis nya.


Bagai tersambar petir, baru saja Rena bertemu Aslan.Tapi kenapa Tuhan malah mengambil nya.Mengapa orang yang di cintai Rena pergi meninggalkan Rena.


________________________________________


"Ini kak, ada surat dari kak Aslan buat kakak." Kata Airin dengan memberikan surat kepada Rena.


"Ini surat apa?." Tanya Rena.


" Aku juga gatau kak, Aku belum membacanya." Jawab Airin.


Karena penasaran, Rena pun membuka surat tersebut.Surat yang membuat air mata Rena tambah mengalir deras.Rena tak habis pikir ternyata ini permintaan terakhir Aslan untuknya.


Isi Surat.


Hai Ren, saat kamu baca surat ini aku pasti udah gaada.Penyakit ini emang parah Ren, aku juga ga berharap sembuh.Aku mohon kamu bisa menemukan laki laki yang baik nantinya.Aku juga ada permintaan Ren buat kamu.Aku ingin sekali bersatu dengan laut.Jadi Aku mohon kamu bisa mengantarkan abu ku ke Pantai Selatan.


Salam manis, Aslan.


*


**


***


****

__ADS_1


Maaf baru up, soalnya author lupa kalo author punya ini novel *^*.


__ADS_2