Kakakku Dosenku

Kakakku Dosenku
Rasa Suka Dan Rasa Cinta. Apa bedanya?


__ADS_3

Manisse janji, janjimu kui nglarani ati


Snajan aku loro, neng iseh kuat nyonggo


Tatu seng ono ndodo


Tatu - Didi Kempot.


Alunan lagu itu terdengar di ruang tamu.Membuat Rena penasaran, siapa yang memutar lagu galau tersebut.


Lagu ini.


Bathin Rena.


Alunan lagu Tatu terdengar di ruang tamu tersebut.Namun aneh nya tidak ada orang di sekitar situ?Lalu di mana kah Rendy berada?.Setelah berdiam diri selama beberapa menit.Rena langsing mencari Rendy di kamarnya.


Tok tok tok.


Rena mengetuk pintu kamar Rendy, namun tak ada jawaban.Karena penasaran, Rena pun langsung masuk ke Kamar tersebut.Rena melihat Rendy sedang merokok di depan jendela kamar.


Itu kan Kak Rendy, ternyata dia merokok ya?.


Bathin Rena.


"Ngapain di situ? masih ingat pulang ya?." Tanya Rendy.


"Kak, aku..." Kata Rena.


"Apa lagi?.Mau jelasin apa hah?." Tanya Rendy marah.


"Kak, aku minta maaf.Aku ga bermaksud seperti itu sama kakak." Kata Rena dengan mendekatkan diri ke Rendy.


"Mau minta hukuman apa hah?." Tanya Rendy sekali lagi.


"Aku...." Jawab Rena.


Tak sempat Rena melanjutkan kata katanya.Tiba tiba Rendy langsung memeluk tubuh Rena.Pelukan yang hangat langsung memenuhi tubuh Rena.Rena ingin menyingkirkan tangan Rendy, namun dia di halangi oleh Rendy.


"Bentar aja Ren, aku lelah." Keluh Rendy.

__ADS_1


"Tapi kak." Kata Rena.


"Pleasee." Pinta Rendy.


Rena mengiyakan apa yang dikatakan Rendy.Pelukan itu berjalan lama.Seketika jantung Rena berdebar sangat keras.Rena berfikir, apakah Rendy mendengar suara detak jantungnya itu.


Apa kak Rendy mendengar detak jantungku.


Bathin Rena panik.


"Jantung mu berdetak sangat keras." Kata Rendy.


"Hah...enggak kok." Jawab Rena ngeles.


"Aku bisa merasakannya." Kata Rendy.


"Hmmm." Jawab Rena.


"Ren, aku mencintaimu." Kata Rendy serius.


Hah? apa apaan ini?.Kak Rendy menyukaimu benarkah?.


Bathin Rena.


"Itu kan hanya rasa suka." Kata Rendy singkat.


Sejujurnya Rendy merasa cemburu terhadap mereka berdua.Jelas jelas Aslan yang meninggalkan Rena, begitu pikirnya.Sedangkan Rendy yang selalu ada untuk Rena, malah tak pernah dianggap.Rendy merasa muak akan hal itu.


Mungkin kakak terlalu lelah.


Bathin Rena.


"Kak mendingan kakak istirahat." Kata Rena.


"Kenapa?.Aku serius akan perkataanku tadi." Keluh Rendy.


"Aku kan udah bilang kak.Aku menyukai Aslan." Jelas Rena.


"Itu hanya Rasa suka, tapi berbeda denganku." Kata Rendy.

__ADS_1


"Maksud kakak?." Tanya Rena.


"Rasa suka itu pasti tidak akan bertahan lama, berbeda dengan rasa cinta.Yang pastinya akan bertahan lama sekali." Jawab Rendy.


"Kak, aku tak bisa menerimamu." Kata Rena.


"Apa kau lebih memilih Aslan?." Tanya Rendy geram.


"hmm." Jawab Rena.


"Aku pasti bisa buat kamu menyukai ku Ren." Jelas Rendy.


Lalu mereka berdua berhenti berpelukan.Rena kembali ke kamarnya.Dan Rendy masih berdiam diri di sofa dekat jendela kamar.


Rena tak habis pikir, mengapa Rendy bisa menyukainya.Apa karna dia hanya iseng untuk menggodanya.Atau karena apa yang di katakan Rendy padanya itu benar.Rena merasa kebingungan saat ini.


Terserah apa yanh di bilang kakak.Tali di hatiku ini sudah ada Aslan.


Bathin Rena.


________________________________________


Pranggg


Pecahan gelas terdengar di dapur Rumah Aslan.Airin yang mendengar suara pecahan, langsung menuju ke dapur untuk melihat apa yang terjadi.Sesampainya di dapur, Airin terkejut melihat kakaknya tergeletak pingsan di sana.


"Kak bangun Kak." Kata Airin dengan menggoyang goyangkan tubuh Aslan.


"Airin, ada apa? kenapa kamu teriak teriak?." Tanya Mama Aslan.


"Ini mommm, kakak." Kata Airin panik.


"Ya Tuhann, Aslannn." Teriak Mama Aslan.


**********


Makasih buat temen temen yang masih setia ngikutin ini novell.


Author usahain akan up tiap hari yaa-^

__ADS_1


__ADS_2