Kakakku Dosenku

Kakakku Dosenku
ADIWIJAYA GROUP


__ADS_3

Sudah seminggu sejak kematian Aslan.Rena mulai kembali beraktivitas seperti biasa.Dia juga kembali bekerja tepatnya di ADIWIJAYA GROUP.ADIWIJAYA GROUP merupakan salah satu perusahaan yang terkenal di Kota Semarang.


Alasan Rena tak ingin bekerja di Perusahaan Ayahnya adalah agar dia tidak menjadi anak manja yang di istimewakan saat bekerja.Rena mendapati pekerjaan yang sangat layak tentunya.Gaji perbulan sekitar 6 juta rupiah, membuat Rena ingin tinggal sendiri di rumah kontrakan.Tentu saja Ayah dan Bunda tak mengijinkan hal tersebut.


"Ayah, aku kan udah 4 bulan bekerja di perusahaan.Aku minta izin ingin tinggal di rumah kontrakan dekat perusahaan." Kata Rena gugup.


"Hah! apaan kamu ini, kamu masih kecil ga boleh tinggak sendirian.Apalagi di rumah kontrakan!." Kata Agung Hermawan.


"Tapi yah, Rena ingin mandiri." Kata Rena tersenyum.


"Tapi sayangg, kamu kan masih kecil.Kamu yakin ingin tinggal sendiri?." Tanya Ranti tersenyum.


"Rena udah gede bunda...Coba liatt nihh badan Rena aja udah kayak bunda.Usia Rena juga udah 22 tahun." Jawab Rena ngotot.


"Yaudahh, biar nanti Ayah sama Bunda diskusikan dulu ya..Benar kan Ayahh...?." Kata Ranti melihat wajah suaminya.


"Iya iya..." Jawab Agung hermawan terpaksa.


"Makasih ayah bunda." Kata Rena dengan mencium pipi Ayah dan Bundanya.


________________________________________


"Pagi Ren." Sapa salah satu karyawan.


"Pagi juga." Kata Rena tersenyum.


Pagi hari ini sama dengan pagi pagi yang Rena lalui.Dimana dia harus mengerjakan berkas berkas kantor seperti karyawan yang lainnya.Bahkan direktur utama perusahaan tak tau identitas asli Rena.


Jam makan siang tiba, Rena langsung membereskan meja kerjanya dan menuju ke kantin.Di kantin, Rena bertemu dengan direktur utama perusahaan ADIWIJAYA GROUP yang memberikannya berkas untuk di coppy.Berbeda dengan direktur direktur yang lainnya, Direktur di novel ini berusia 55 tahun.Tidak ganteng atau dingin seperti di novel lain.

__ADS_1


"Rena.. kamu bisa foto coppy kan berkas ini.Saya membutuhkannya sore ini untuk meeting!." Kata Direktur Utama.


"Baik pak." Kata Rena tersenyum.


Rena pun langsung pergi ke salah satu tempat foto coppy, namun sepertinya nasibnya buruk kali ini.Tempat itu sangat ramai, berbeda dengan hari hari yang lain.


Ishh, rame banget sihh.


Gerutu Rena dalam hati.


Setelah menunggu selama 30 menit, giliran Rena sudah tiba.Rena menyerahkan berkas yang ingin di foto coppy.Dia menunggu lagi sekitar 5 menit.Saat semua sudah selesai, Rena pun kembali ke Perusahaan.


tok tok tok


"Masuk!." Kata Direktur utama.


"Ini pak, berkasnya." Kata Rena tersenyum.


"Tapi pak, berkas yang saya tangani belum selesai." Jawab Rena.


"Tak apa, saya bisa menyuruh yang lainnya." Kata Direktur tersebut.


"Bukan karna alasan apa aku mengajakmu.Tapi karena Sekretaris saya sedang izin." Sambung Direktur.


"Iya pak baik, Namun jam berapa ya meeting nya?." Tanya Rena.


"Sekarang di Ruang meet." Jawab Direktur.


"Baik pak, saya undur diri." Kata Rena dengan membungkukkan sedikit tubuhnya.

__ADS_1


"Baik." Jawab Direktur.


Bagaikan ketiban meteor, hari ini Rena sangat amat sial.Banyak sekali tugas, tadi sudah mengantri dan sekarang harus menemani meeting.Sepanjang jalan, Rena selalu menggerutu di dalam hati.Sampai sampai..


Brakk....


"Aduhh, kalo jalan hati hati dong!." Kata Rena.


"Maafkan saya..." Jawab seseorang yang menabrak Rena.


"Lohhh kak Rendy." Teriak Rena.


"Ishh, ternyata kamu Ren." Kata Rendy.


"Iya kak." Jawab Rena.


"Kakak ngapain disini?." Sambung Rena penasaran.


"Kakak ada meeting disini." Jawab Rendy.


"Lohh, ternyata kakak klien nya." Kata Rena.


"Iya akuu." Jawab Rendy meyakinkan.


"Yaudah pak mari saya antar ke Ruang meeting." Kata Rena tersenyum.


"Baiklah." Jawab Rendy.


*************

__ADS_1


Novelnya mau tamat nihh xixixixi.


__ADS_2