
siang itu ditepi telaga putih,,semilir angin menerpa dedaunan ,ranting pohon beringin di tep"i telaga putih ikut bergoyang .air telaga nampak tenang, terdengar kicauan burung-burung di atas pohon beringin ikut se rta memecah keheningan telaga putih.
berapa saat kemudian keheningan itupun hilang digantikan dengan suara beberapa anak yang datang memancing,,sambil bersenda gurau ,,salah seorang di antara mereka mengusulkan untuk memancing di tepi telaga putih sebelah barat .
anak yang bernama adi berkata bahwa "males ah mancing d sini gak seru,,mending ke sebelah sana,, kayaknya lebih seru,gimana teman-teman? kalau kalian tidak ikut ya sudah aku duluan". setelah berkata demikian ia pun melompat ke dalam telaga sambil berenang dengan cepat.beberapa temannya mulai mengikuti berenang,tinggal seorang anak yang belum berani berenang,,ia takut berenang di telaga."teman-teman aku takut,ayo kembali saja ,ucap Roni ketakutan.
seakan ia sudah merasakan hal yang buruk akan terjadi.
teman-teman nya sudah berada di tepi telaga sebelah barat, mereka berteriak-teriak memanggil Roni dengan tertawa ,"Ron,Roni ayo kamu takut berenang ya.. dasar penakut,kita aja bisa, ayo gak apa-apa seru kok,
karena merasa sepertinya tidak ada jalan lain
__ADS_1
Roni melompat ke dalam telaga dan mulai berenang dengan cepat,,tepat di tengah telaga ia merasa seperti ada sesuatu yang memegang kedua kakinya,ia berusaha menggerakkan kedua kakinya tapi seakan tak bisa,perlahan ia mulai tenggelam, teman-teman nya yang melihat mereka menyangka bahwa ia hanya bergurau, berpura-pura tenggelam,, beberapa diantara mereka malah membuat nya menjadi lelucon,,"Ron,jangan gitu dong,, ayolah,gak lucu tau..," . beberapa anak mulai gelisah karena merasa sepertinya dia sedang tidak bercanda melainkan karena tenggelam. serempak mereka berteriak-teriak ketakutan," duh gimana teman-teman kayaknya Roni tenggelam yuk kita cari bantuan ke kampung.
sebagian dari mereka berteriak-teriak memanggil Roni, sebagiannya lagi berlari ke arah kampung meminta pertolongan.
sesampainya di kampung mereka meminta pertolongan kepada beberapa orang tua yang kebetulan sedang asyik bermain kartu d bawah pohon mangga ,"tolong kami pak," kata anak yang bernama adi,dengan suara gemetaran,
"ada apa dengan kalian," kata seorang bapak yang bernama Markum,anak yang bernama Rendi kemudian menimpali"teman kami pak si Roni tenggelam,
haaah apa ? tenggelam d mana..?,kata pak Jaelani, .."di telaga putih pak...ucap Rendi
bunyi kentongan di pukul berulangkali dengan cepat warga berkumpul di balai desa sebagian lagi masih kebingungan menerka apa yang sebenarnya terjadi, mereka saling memandang keheranan dan bertanya-tanya..apa yang terjadi..
__ADS_1
kepala desa kemudian memberitahukan bahwa ada anak yang tenggelam di telaga putih,,
dan sedang dalam proses pencarian.
orang tua dari sang anak pun pingsan karena merasa terkejut,,sebagian dari mereka berdoa semoga anak yang tenggelam dapat di temukan oleh warga yang lainnya,dan selamat
pencarianpun dilakukan oleh warga setempat dan di bantu oleh pihak kepolisian setempat
setelah beberapa jam,tepatnya selepas ashar anak yang tenggelam dapat di temukan.
tangispun pihak keluarga korban pecah mengiringi jenazah sang anak, ibunya berteriak histeris,, seakan tak percaya anaknya sudah meninggal dunia.
__ADS_1
sore itu juga jenazah sang anak di kebumikan di tempat peristirahatan terakhirnya.
kampung rawa berdukacita ,,hawa misteri kembali menyelimuti kampung rawa.