
Kokok ayam jantan di samping sumur dekat jendela,membangunkan Banu dari tidur nyenyak nya, setelah semalam ia mengalami mimpi buruk.
ia perlahan mengerjabkan mata berulang kali,sinar matahari menyilaukan masuk melalui celah jendela kamar,perlahan ia bangun dan duduk bersandar di ranjang, mimpi semalam sungguh terasa sangat nyata,tapi seakan ia orang lain yang sedang di hukum.
pikirannya kembali mengingat kejadian yang terjadi pada saat ia masih kecil.
kata ibunya Banu sering ketakutan pada saat tengah malam,kadang ia sampai berlari ketakutan.
sambil melihat sekeliling,ia berteriak teriak ,bahwa ada ular besar yang bersamanya
ibunya sempat membawanya ke pak ustad
dan untuk beberapa saat ia terbebas dari semua itu hingga sampai pada hari yang lalu di tempat tinggal kedua orang tuannya,tanah kelahiran leluhurnya ,ia kembali merasakan hal yang sama dengan semua peristiwa yang terjadi pada saat ia masih kecil.
ia mimpi di bakar dan di pukuli beramai-ramai oleh warga setempat.
Banu ingat betul bahwa rasa terbakar itu benar benar seperti nyata adanya.
sedang asyik ia melamun ,terdengar suara dari arah belakang rumah, rupanya kakek Baru datang dari kebun,Banu bergegas ke belakang mencuci muka.
setelah mencuci muka ia melihat di atas meja ada makanan yang tertutup .
"ayo Banu ,kita sarapan pagi,,bersama.
"baik kek,ucapnya dengan penuh semangat.
selesai sarapan Banu , memutuskan untuk meminta izin dari kakek, berkeliling kampung,di temani sepupunya,iman.
dengan berjalan kaki mereka menyusuri jalan setapak yang baru di buat , melewati belakang perumahan warga,kurang lebih lima ratus meter terdapat sumber mata air yang mengalir dari arah timur .
air yang sangat jernih walaupun tidak besar tapi lumayanlah dapat di pergunakan oleh warga yang baru pulang dari kebun ,untuk sekedar membasuh muka maupun mencuci kaki.
__ADS_1
bahkan ada yang mandi di sungai tersebut,sambil menikmati pemandangan alam yang indah, melepaskan penat, setelah seharian bekerja .
sampai di sini mereka beristirahat sebentar,iman sepupunya sebenarnya merasa keberatan dengan permintaan dari Banu,karena ia sudah berjanji kepada kakeknya agar tidak membawanya ke arah hutan.
akan tetapi atas desakan Banu mereka kemudian melanjutkan perjalanan hingga sampai di sungai kecil.
iman duduk di atas rerumputan yang masih basah karena embun pagi semalam, sementara Banu berdiri di dekat sungai tersebut.
saat itu Banu merasa sepertinya ada yang menariknya ke tempat ini,
mungkin iman sepupunya tidak bisa melihat hal-hal lain yang sedang di lihat oleh nya
betapa tidak,di dalam sungai kecil tersebut ia melihat seorang gadis yang sangat cantik sedang asyik mandi,tanpa menghiraukan kehadiran mereka.
sesaat Banu menatap kearah iman ,tapi sepertinya ia tak bisa melihatnya,
"aneh juga,ada gadis yang sangat cantik ,mandi di pagi hari begini,mana sendirian lagi...
"sepertinya dia bukan lah manusia biasa,aku dapat merasakan hawa yang aneh dari nya.
ayah Banu ,pak Jaelani adalah seorang tenaga medis yang bekerja di salah satu rumah sakit besar di kota,ia juga dapat melihat hal-hal yang berkaitan dengan alam gaib, dan dapat berkomunikasi dengan mereka.
sejak Banu lahir ia dapat merasakan bahwa ada yang istimewa dari anaknya, itulah sebabnya saat masih usia sekolah dasar ayahnya sering memberitahukan kepadanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan alam gaib.
serta mengajarinya untuk tidak takut,
"anakku kau dan aku terlahir istimewa,kita bisa melihat hal-hal yang berkaitan dengan alam gaib,olehnya itu ,janganlah kamu takut,sebab semua peristiwa yang terjadi pada setiap mahluk merupakan ketentuan dari sang maha pencipta.
hadapilah rasa takutmu, mereka mungkin terlihat menyeramkan ,tapi jika kita tidak menggangu mereka maka sebaliknya kitapun Takan di ganggu.
berdoalah hanya kepada Allah SWT,setiap pemberian Allah SWT itu anugerah untuk kita,
__ADS_1
karena mungkin dengan ini kita bisa menolong orang lain.
nasehat ayah masih terngiang di telinga Banu.
ia masih menatap kearah cewek itu..
iman melihat Banu yang terdiam,ia kemudian berdiri dan berkata, bahwa mereka harus kembali ke rumah kakek.
sepanjang perjalanan menuju kearah rumah kakek,Banu melihat beberapa mahluk tak kasat mata.
tapi ia terdiam dan tidak memberitahukan saudaranya itu.
di depan jalan ,kira kira lima puluh meter dari sungai kecil tadi ia mulai merasakan ada sesuatu yang mengintai mereka,hawa dingin menerpa wajahnya, Banu tahu ada mahluk astral di pohon besar ini.
sambil berjalan melewati nya ia berdoa memohon pertolongan kepada Allah,
sesampainya di rumah kakek,Banu merasa sepertinya ada yang mengikuti mereka,
seketika terdengar suara kakek dari dalam rumah
"berhenti,!!,kalian jangan masuk,
"ada yang mengikuti kalian,,,
"segera timba air di sumur dan berwudhu,ayo cepat...setelah itu baca takbir 3 kali sebelum masuk rumah.
serempak mereka berdua berhenti di belakang rumah.lalu melaksanakan perintah kakek Halim
setelah itu barulah mereka berdua masuk kedalam rumah kakek Halim.
Banu jadi penasaran dengan apa yang barusan terjadi, sebenarnya kakek Halim punya kelebihan apa? batinnya,
__ADS_1
apakah ia sama dengan ayah...