
tiba-tiba terdengar teriakan yang cukup besar
"bunuh dia,bunuh dukun cabul itu,dasar manusia mesum,
teriakan yang cukup memekakkan telinga berulang kali terdengar.
Banu merasa sekonyong-konyong ia berada di suatu hutan,dan entah itu di mana.ia kebingungan,bukankah tadi ia barusan tertidur,belum selesai dengan semua pemikirannya,ia melihat di kejauhan,cahaya obor yang semakin mendekat,
"sebenar apa yang sebenarnya terjadi?
"mengapa aku merasa sepertinya mereka sedang mencari seseorang,dan mengapa mereka menuju kearah ku?.
"ayo cari pemuda cabul itu,dasar dukun cabul
berani-beraninya ia melakukan pemerkosaan terhadap gadis-gadis di desa kita.
teriakan dan amarah warga berulangkali terdengar ,semakin dekat , kearahnya
Banu berlari ,masuk kedalam hutan,tetapi semakin ia berlari para wargapun beramai-ramai mengejarnya,ia pun kesulitan karena merasa kelelahan ia berhenti di depan sebuah pohon besar.
tetapi tiba-tiba,kedua tangannya di cekal oleh beberapa orang,yang ia tidak kenal.
"nah ini dia si dukun cabul ,ayo mau lari kemana kamu..
kata salah seorang di antara mereka,
"kum ayo mana tali yang kau bawa tadi ,,kita ikat dia di sini,biar gak kemana-mana..
pria yang di panggil kemudian memberikan tali lalu mulai mengikat kedua tangan Banu
" apa yang kalian lakukan?
"aku tidak mengerti..siapa yang kalian maksud dukun cabul..
"alaah jangan mengelak kamu,,,bukankah sudah jelas,kamu itu dukun cabul kamu sudah lupa ya dengan apa yang kamu lakukan terhadap anak kepala desa..!
"sudah jangan banyak bicara ,ayo yang lain panggil para warga yang lain biar kita adaili bocah keparat ini...
beberapa teman dari pria yang yang berbicara tersebut kemudian berlari menuju kearah teriakan para warga.
__ADS_1
tak berselang lama merekapun sudah sampai di tempat Banu di ikat.
wajah -wajah penuh amarah dan kebencian terlihat dari remang remang cahaya obor yang mereka bawa.
serempak mereka mulai meneriaki,terdengar cacian dan sumpah serapah,,
"bunuh dia,,bunuh saja dukun cabul itu
dasar tak tahu di untung...
umpat warga dengan penuh amarah,,
Banu kebingungan apa yang sebenarnya terjadi,mengapa dan bagaimana ia sendiri kebingungan menerka apa yang sebenarnya terjadi, mengapa mereka begitu marah padanya
"eiit tunggu dulu ... apa-apa an nih,,main tangkap aja,,siapa yang kalian maksud dukun cabul, aku cucu kakek halim.jangan seenaknya kalian bertindak.
dari kerumunan warga kampung ,terdengar suara seseorang.
"masih mau mengelak kamu sukarta..sudah ada buktinya kamu seorang dukun cabul,jangan kau kira selama ini kami tidak mengetahui semua aktifitas kejahatan yang sudah kau lakukan, diam-diam kau bawa putriku ke pondokmu,kau pikir orang seperti dirimu pantas bersanding dengan putriku...
"ciihh,
beberapa warga ,mulai menimpali
"ayo pak kepala desa ,bunuh dia,bakar saja biar perlu,biar dia tau rasa,biar sekalian mampus..
amarah terlihat dari wajah para warga
pria yang di panggil oleh warga ,kepala desa, maju mendekat ke arah Banu,lalu kedua tangannya mencengkram kedua rahang Banu dan berkata,"kali ini tamatlah riwayat mu,jangan mimpi menikah dengan putriku,
kemudian ia mendorong tubuh Banu dengan keras,,sambil memberi komando...
"bakar dia...
tentu saja Banu ketakutan,ia bingung kesalahan apa yang sudah ia perbuat.
"kalian salah orang ,aku tidak bersalah,,jangan lakukan ini,,,tolong,,jangan,,.
beberapa warga mulai maju kedepan dan entah dari arah mana tiba tiba Banu sudah di siram ,,,ia mencium bau minyak tanah,
__ADS_1
sesaat kemudian beberapa lampu obor di lemparkan kearahnya,,seketika itu juga api mulai melahap tubuhnya,, seketika rasa panas menjalari tubuhnya, ia mulai berteriak meminta tolong kepada kakeknya,
"kakek,tolong aku kek...
"kakek,tolong kek,panas ,,,tolong....
Banu sempat melihat tatapan rasa puas dari para warga,,,sebelum akhirnya...
"hei,hei, ayo bangun...Banu,kamu kenapa berteriak-teriak seperti ini,
"apa kamu mimpi yaaa,
kakek Halim membangunkan Banu,dengan raut wajah cemas.
"waaaaa....
barteriak seketika terjaga dari mimpinya.
"apa yang kamu mimpikan,,,?
kakek Halim bertanya sebab ia khawatir dengan cucunya.
"tidak kek,tidak apa-apa.mungkin aku kelelahan saja,dan teringat cerita kakek tadi aku terbawa mimpi.
" ya sudah,kamu tidur lagi,jangan lupa berdoa,kalau kamu masih tidak bisa tidur sebaiknya kamu sholat tahajud , minta petunjuk dari Allah SWT,supaya di jauhkan dari marabahaya dan diselamatkan dari segala bentuk kejahatan.
" ia kek,sebaiknya aku sholat dulu,supaya bisa lebih tenang.setelah sholat nanti aku berdzikir biar lebih baik.
"ya sudah,kakek duluan tidur,kamu pergi wudhu sana di belakang,,
"kebetulan kakek juga sudah selesai sholat tahajud .kalau nenekmu masih hidup ia juga sering sholat tahajud.
seketika rona kesedihan terpancar dari wajah kakek Halim.
Banu kemudian beranjak ke belakang rumah,menimba air di sumur,setelah selesai ia kemudian berwudhu,setelah itu ia melaksanakan sholat tahajud.
selesai sholat ia berdzikir dan kemudian berdoa..minta keselamatan dari Alloh SWT.
,
__ADS_1