
seperti yang sudah di rencanakan sebelumnya hari ini Banu bersiap siap untuk pergi bersama dengan sepupunya iman.
sambil menunggu iman datang ,Banu berniat menanyakan perihal orang gila kemarin,kepada kakeknya.
ada sesuatu yang mengganjal di hatinya.
ia merasa ada sesuatu dari kata-kata orang gila itu.
saat sedang sarapan pagi bersama kakek Halim,Banu menanyakan perihal orang gila tersebut, kepada kakeknya.
seketika ia menghentikan makannya, menatap kearah Banu dengan raut wajah yang sendu.
ada yang berbeda dari tatapan itu, perlahan air matanya berlinang membasahi pipinya yang mulai keriput.
ada aura kesedihan yang mendalam,Banu dapat merasakannya,suasana yang tadinya akrab,berubah hening sejenak , beberapa helaan nafas berat terdengar,lalu di hembuskan secara kasar,,
ditatapnya wajah yang sudah termakan usia tersebut,ada rasa bersalah yang Banu rasakan
menghujam jauh di lubuk hati terdalam.
hening sejenak beberapa saat kemudian,,
"orang gila yang kau temui kemarin,tahukah kau siapa dia sebenarnya...?
seakan tak mampu melanjutkan bahasanya, tetesan kepedihan tergambar jelas di wajahnya..
Banu hanya diam,menunggu setiap kata yang di ucapkan kakeknya.
"dia saudara kandung kakek, satu-satunya,saudara perempuan yang yang kumiliki,dia juga sahabat nenekmu.
mereka berdua berteman sejak masih kecil.
sebenarnya,apa yang terjadi padanya, berkaitan dengan kisah tragis masa lampau .
__ADS_1
ada sebuah peristiwa mengerikan yang di alaminya.
dan itu membuat jiwanya terguncang,dia tidak sanggup menahan semua peristiwa yang sangat menyakitkan hati nya.
kakek Halim berhenti sejenak,,lalu kemudian melanjutkan ceritanya,
"dulu nenekmu nyai sekar,punya satu sahabat lagi,dia anak kepala desa,namanya,nyai kenanga.
mereka bertiga bersahabat dengan baik,,,
sampai ,,suatu ketika,,,datanglah seorang pemuda dari pulau seberang,pemuda tersebut merupakan seorang pengembara yang sudah berkeliling dari suatu pulau ke pulau lainnya.
karena ketampanannya,ia banyak di sukai para gadis di desa ini.saat itu usia kakek menginjak 14 tahun,kakek juga berteman dengannya,dia pria yang sopan dan ramah kepada semua orang.
setahun kemudian, ia diketahui diam diam menyukai anak gadis kepala desa ,tapi orang tua gadis itu tidak pernah menyetujui hubungan anaknya dengan pemuda tersebut.
walaupun di tentang oleh pihak kepala desa tetapi mereka tetap menjalin cinta diam diam.
akhirnya hubungan asmara mereka tercium juga oleh kepala desa,lalu suatu ketika .
agar menjauhi anaknya.
"namanya juga cinta, walaupun sudah mendapat tentangan dari pihak kepala desa,mereka tetap bertemu secara sembunyi
-sembunyi
hingga suatu saat apa yang kami takutkan akhirnya terjadi juga,,Adik Perempuanku sedang bersama anak kepala desa pada saat itu,, mereka bertemu dengan pemuda tersebut, secara kebetulan mata - mata kepala desa melihat semua itu
dan melaporkannya,lalu di utus tukang pukul untuk memberi pelajaran kepada pemuda tersebut , saat kejadian itu berlangsung,nenekmu ada di tempat kejadian.
saat itu pemuda tersebut,di pukuli oleh orang sewaan kepala desa,belum puas mereka kembali memanggil warga dan memfitnah
bahwa ia memperkosa beberapa orang gadis.
__ADS_1
kakek sangat terkejut ketika mengikuti warga pada malam itu,dan mendapati adik ku sedang gemetar menyaksikan semua itu.
kakek yang berada dalam rombongan para warga, tapi kakek tidak berani mengatakan kebenaran nya ,,
tapi warga yang terlanjur termakan omongan kepala desa,tidak mau mendengarkan penjelasannya,mereka sangat marah,,hingga telinga dan hati mereka telah tertutup.
pemuda itu pun di pukuli beramai-ramai,sebelum akhirnya di bakar.
dan nyai sekar,anak kepala desa turut serta masuk kedalam kobaran api yang sudah melahap tubuh pemuda tersebut.
di depan mata nenekmu adik ku satu-satunya menyaksikan semua peristiwa tragis itu.
"hmmm,itulah yang menjadi penyebab ia menjadi sakit jiwa ..hingga sekarang,
Banu memegang tangan kakek Halim,di tatapnya kedua netra dari wajah yang mengeriput,,ada duka di sana...
"sudahlah kek,,maafkan aku..aku sudah mengingatkan kakek dengan kejadian yang sama sekali tidak mau kakek ingat .
"sudahlah kakek juga terbawa suasana hati ,
bila mengingat semua itu...
"kau hati-hati, jangan terlalu banyak mencari tau tentang kampung ini...
senyum yang terlihat berat ,menghiasi wajah kakek Halim..
"baik kek,,,aku pasti mengingatnya....
sambil menunggu kedatangan iman,Banu
meresapi setiap kata dari ucapan kakek Halim.
semakin menarik,, pikirannya,aku ingin mencari tau semua ini,,pasti aku bisa menemukan rahasia di balik semua peristiwa yang terjadi.
__ADS_1
ucapnya penuh keyakinan.