KAMPUNG ZOMBIE

KAMPUNG ZOMBIE
BAB 16. "Penyebaran virus zombie"


__ADS_3

Hintiana pun sadar.


Tampak mata nya yang melotot, si supir taksi yang tadi nya sudah berada di atas tubuh Hintiana pun terkejut bukan main.


Dengan ekspresi yang datar dan mata yang melotot, Hintiana pun langsung menerkam leher si supir taksi dengan sadis hingga terkoyak.


"Aaaaa!!!"


Teriak supir taksi yang kesakitan.


Lalu si supir taksi itu pun beranjak keluar dari mobil itu. Dan berlari entah ke mana.


Karna telah tertular virus zombie itu. Kini Hintiana pun menjadi agresif layak nya zombie.


Karna pada dasar nya Hintiana ini telah tewas di dalam mobil taksi tadi. Itu lah mengapa ia sempat tak sadarkan diri dan tubuh nya sekarang telah di kendalikan oleh virus zombie itu.


Supir taksi yang tadi nya terkena gigitan dari Hintiana itu pun lari menyelamatkan diri ke hutan tak jauh dari situ.


Karna sudah merasa aman si supir taksi itu pun beristirahat.


Tampak ia telah banyak kehabisan darah, dan tampak pula leher nya yang terluka, yang cukup besar akibat gigitan zombie Hintiana tadi.


"Persetan gadis jelang!!"


"Aah!"


Gumam dan rintih si supir taksi.


Ia tak sadar bahwa gadis tadi bukan lah manusia lagi melain kan Monster (ZOMBIE).


ia tak menyangka bahwa hal ini bisa terjadi, dan ia pun tak sadar bahwa diri nya sekarang pun dalam bahaya karena telah terinfeksi oleh virus zombie itu.


Barang siapa yang telah menghirup atau pun terkena gigitan dari orang yang terlah terinfeksi virus zombie itu, maka ia pun akan berakibat sama.


Tidak butuh waktu lama 30 menit telah berlalu kini si supir taksi itu pun mulai berhalusinasi tampak tubuh nya telah berkeringat basah dan lemas tak berdaya.


Bertanda tubuh nya pun tak lama lagi akan bermutasi menjadi Zombie.


Zombie Hintiana yang tadi nya berada pada mobil itu kini berkelana.


Ternyata si Hintiana ini mempunyai imun tubuh yang cukup kuat. Walaupun telah tewas dan tubuh nya telah di kendalikan oleh virus zombie itu, namun tidak dengan otak nya, karna tampak zombie Hintiana ini berjalan menyusuri jalan itu mengarah ke rumah nya. Bertanda bahwa otak dan daya ingat nya masih ada.


Keluarga Hintiana di rumah pun sudah mengetahui atas kejadian ini, karna telah di beritahukan oleh pihak berwenang. Namun sayang keluarga Hintiana itu tidak di jaga oleh pihak berwenang sekalipun.


Padahal bisa jadi Hintiana akan pulang ke rumah nya kapan saja.


Dengan tubuh yang tampak pucat, kini zombie Hintiana pun sampai di rumah nya itu.


Tiba-tiba!


"Bu. Buu itu kakak!"


Beritahu adik Hintiana yang tak sengaja melihat nya di atas teras.


Dengan prasaan gembira dan tak berfikir apa-apa


Lalu zombie Hintiana itu pun di sambut oleh orang tua serta adik-adik nya.


Yang di mana tak mereka sadari ternyata itu bukan lah Hintiana lagi. Melain kan zombie .


Namun seketika zombie Hintiana itu pun langsung menerkam sosok ibu dan ayah nya yang tengah menyambut atas kedatangan dis, memang pada dasar nya kedua orang tua dari Hintiana ini tidak berfikir yang bukan-bukan, mereka menganggap Hintiana pada saat itu tidak apa-apa dan merasa tidak ada yang aneh dari Hintiana itu.


Malam itu tampak sangat teragis dan menegangkan di mana keluarga Hintiana ini habis di bantai oleh Hintiana yang telah bermutasi menjadi Zombie.

__ADS_1


Dengan sisa-sisa tenaga dari kedua orang tua Hintiana ini. Mereka pun berteriak


"Naak pegi lari dari rumah ini!!"


Teriak ayah dari Hintiana, yang menyuruh ke dua anak nya untuk segera berlari pergi.


Lalu kedua bocah itu pun lari dari pintu belakang dan menuju ke hutan pinus yang tak jauh letak nya dari permukiman rumah tersebut.


Na'as zombie itu pun menyadari akan keberadaan dua bocah itu lalu mengejar nya.


Begitulah siklus rantai penyebaran virus mematikan tersebut, di mana satu persatu orang telah tewas karna virus zombie tersebut.


Teragis nya penyebaran virus zombie ini sangat lah berdarah. karna virus zombie yang telah mengendalikan tubuh manusia itu akan menjadi agresif dan buas layak nya harimau yang kelaparan.


Cerita pun berpindah ke sekumpulan pemuda yang sedang nongkrong di suatu tempat.


Di mana 5 pemuda ini adalah Rayen, jaki, milea, Mira dan Adi.


Mereka adalah 5 remaja yang sedang berkumpul dan membahas tentang acar perkemahan untuk merayakan hari ulang tahun Rayen esok hari, yang tak mana mereka sadari ternyata perkotaan saat ini sedang di landa wabah virus yang sangat mematikan.


Mereka ber 5 memutuskan untuk berkemah di dataran pegunungan yang di mana, daerah yang mereka maksud adalah daerah kampung SANSILLON .


Daerah tersebut tak sengaja di temukan oleh Adi di suatu WEBSITE internet, yang tak mereka tahu daerah itu adalah daerah terlarang.


Keadaan perkotaan pada saat itu sangat lah mencekam karna ada nya wabah virus zombie tersebut.


Pihak berwenang pun memutuskan untuk menurunkan pasukan keamanan agar bisa menjaga keamanan dan mencari 2 orang yang di anggap telah terinfeksi oleh wabah virus tersebut.


2 orang yang mereka maksud tidak bukan adalah MORADI dan HINTIANA.


Para pasukan keamanan pun di bagi menjadi 2 bagian untuk mencari 2 mahasiswa ini.


Tak butuh waktu lama MORADI mahasiswa yang di anggap telah terinfeksi virus zombie itu di temukan di kosan nye oleh pihak keamanan.


Dan segera di bawa ke markas kesehatan untuk di periksa apakah ia telah terinfeksi oleh wabah virus tersebut, namun ternyata ia tak sama sekali terjangkit oleh virus itu, dan ia pun di wawancarai mengapa hal itu bisa terjadi, lalu mengapa ia lari.


"Di mana pada saat itu mereka sedang menjalankan tugas peraktek yang di suruh oleh guru sekaligus Ilmuwan mereka, 6 orang lain nya terkurung di dalam laboratorium itu, karna pada saat itu dia sempat melarikan diri pasca kejadian na'as itu, setelah ia berhasil keluar dari laboratorium itu Hintiana pun ikut menyusul setelah terkena gigitan dari anjing zombie itu. Dan na'as waktu itu pintu pengaman dari laboratorium itu terkunci permanen pada saat Hintiana keluar, ia tak sengaja menekan tombol darurat sehingga pintu dari laboratorium itu terkunci secara permanen.


Kejadian pada saat itu sangat cepat dan mencekam hingga ia tak tahu apa-apa lagi seusai keluar dari laboratorium itu.


Yang dia ingat hanya lah bangkai dari anjing pelacak itu tiba-tiba bergerak dan langsung melompat menerkam salah satu teman nya. Dan di situ lah hal mengerikan itu terjadi.


Mereka tidak dapat berbuat apa-apa karna pada dasar nya pada saat itu mereka semua panik".


Begitulah penjelasan singkat dari moradi.


Dengan penjelasan dari moradi itu para tim keamanan pun langsung berinisiatif untuk segera melacak keberadaan dari Hintiana, mahasiswa malang yang di perkirakan telah terinfeksi oleh virus zombie itu.


Lalu dengan cepat nya para tim keamanan pun, mencari keberadaan Hintiana.


Tim keamanan pun memutuskan untuk mencari mahasiswa tersebut ke alamat tempat tinggal nya.


Na'as semua itu terlambat


Keluarga Hintiana pun tewas karena di bantai oleh Hintiana yang telah bermutasi menjadi Zombie.


Namun aneh nya di dalam rumah Hintiana itu hanya di temukan kedua orang tua dari Hintiana, lalu di mana ke 2 adik dan Hintiana berada?!


Ternyata ke dua adik dari Hintiana ini telah melarikan diri dari kejaran Hintiana yang tampak menyeramkan itu.


Para tim keamanan pun berusaha mencari atas keberadaan dari kedua adik Hintiana itu.


Lalu jasad dari kedua orang tua Hintiana ini pun di evakuasi.

__ADS_1


Yang tak mereka sadari ternyata ke 2 jasad ini telah lama terinfeksi dari Wabah virus itu, di karenakan telah tergigit oleh zombie Hintiana tersebut hingga tewas.


Tiba-tiba!


Ke 2 jasad itu pun tiba-tiba terbangun dan langsung menyerang sekelompok orang yang berada di tempat itu.


Sontok para petugas keamanan pun langsung menghampiri dan menembaki 2 zombie itu walaupun telah di hujani oleh peluru, 2 zombie itu tak dapat mati dan semakin menjadi-jadi, pada akhir nya sekumpulan petugas keamanan itu pun tewas, dan hanya menyisa kan 4 prajurit mereka pun mencoba bertahan dan akhir nya 2 zombie itu pun tewas karna telah tertembak di bagian kepala.


Baru mereka sadari ternyata kekalahan dari zombie itu ia lah di bagian kepala.


11 Anggota petugas keamanan tewas dan hanya Menyisakan 4 orang saja.


Keadaan pada saat itu sangat mengerikan dan mencekam, 15 anggota keamanan tak mampu melumpuhkan 2 zombie Yang sangat ganas itu .


Para tetangga sekitar rumah tersebut pun akhirnya mulai satu persatu berani keluar seusai kegaduhan tadi.


Yang mereka tak tahu 11 anggota keamanan telah tewas dan terinfeksi virus zombie.


Suasana pada saat itu sangat lah mengerti kan dan tampak tidak ada siapa-siapa di situ, yang terlihat hanya lah beberapa petugas keamanan yang terbaring bersimbah darah.


Suasana pada saat itu sangat lah gelap karna minim nya pencahayaan.


Dan para warga pun mulai berdatangan dan berkumpul untuk melihat keadaan.


Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari balik pohon yang lumayan jauh


"Menjauh dari sana!!"


Itu adalah suara dari salah satu anggota keamanan yang tersisa.


Belum sempat beraksi, para warga yang berkumpul itu pun sontak terkejut! di ketika melihat salah satu dari mayat itu bergerak layak nya seseorang yang sedang kesurupan.


Ternyata virus zombie yang menginfeksi anggota keamanan itu telah beraksi.


Dan sontak langsung berdiri layak nya manusia biasa yang tak apa-apa, para warga yang berkumpul pun merasa aneh.


Lalu


"Hooii menjauh dari sanaa!!"


"Itu bukan manusia!!"


Teriak anggota keamanan yang sedang bersembunyi.


Belum sempat berekspresi.


zombie itu pun menyerang sekumpulan warga yang tak jauh dari tempat tersebut.


Lalu di susuli oleh beberapa mayat yang telah terinfeksi oleh wabah virus itu.


Para tim keamanan yang tersisa pun sontak keluar dari tempat persembunyian nya dan mencoba menembaki zombie-zombie itu.


Karna minim nya penerangan pada saat itu dan para warga pun habis berhamburan membuat para tim keamanan kesulitan dalam membedakan, mana zombie dan mana manusia asli.


Keadaan menjadi lebih parah karena beberapa warga telah tewas dan terinfeksi oleh virus mematikan itu.


Para tim keamanan yang tadi mencari keberadaan 2 adik dari Hintiana pun kembali dan tak membuah kan hasil.


Sesampai nya mereka di tempat perumahan tersebut.


Alangkah kaget dan terkejut nya mereka di ketika melihat semua orang telah terbaring bersimbah darah.


"Ada apa ini?!"

__ADS_1


Tanya salah satu dari 5 anggota keamanan yang tersisa dengan ekspresi bingung.


Tiba-tiba!


__ADS_2