KAMPUNG ZOMBIE

KAMPUNG ZOMBIE
BAB 5. "Terdampar di Kampung zombie"


__ADS_3

Sangking penasaran nya Edi dan yanto pun berusaha untuk mencari informasi tentang wilayah tersebut. 


Pada malam itu edi dan yanto pun pulang ke kosan mereka, yang di mana mereka satu kosan, sembari mencari informasi tentang wilayah pedesaan itu yanto berkata


"Hmm.. menurut informasi yang gw dapat, itu wilayah gak masuk ke dalam daftar pedesaan atau di wilayah setempat"


"Emm kok bisa ya?!"


"Masih ada aja ya masyarakat primitif di zaman sekarang" sahut EDI


Yang di mana memang pada saat itu sudah memasuki era moderen.


"Yaa ada lah!! Liet aja letak lokasi nya yang jauh dari peradaban kota" 


"Lagian itu desa aneh bangeet, di tengah-tengah rimbun nya hutan yang sangat sulit untuk di jangkau, kok warga nye betah ya tinggal di sana?!" Tegas yanto.


Sembari berbincang-bincang mereka pun memperbesar denah maps wilayah desa itu.


Betapa aneh dan takjub nya mereka di ketika melihat maps seputaran desa itu.


"Dii liet niih?!!" Panggil yanto ke edi


"Paan?!" Jawab edi yang penasaran


Mereka pun terkagum dengan pemandangan pedesaan itu yang di mana terlihat puncak gunung dan di bawah nya terdapat sebuah pedesaan. Yang mereka kejut kn ia lh desa tersebut terlihat seperti pulau, di kelilingi oleh ada nya sungai yang melingkari desa itu.


Sangat unik tampak nya.


"Waah keren kalii ah!!" Sahut Edi


"Hmm ini desa wajib dah kita kunjungi" sahut yanto.


"Iye tuh, tapi kita harus mencari informasi tentang wilayah tersebut terlebih dahulu"


"Karna bisa di bilang, wilayah tersebut sangat lh terpencil dan bisa di bilang memang agak sedikit mengerikan sih" jawab edi


"Aah lu pengecut amet" jawab yanto yang meremehkan


"Bukan begitu too" 


"Kita gak tau, terdapat hal apa di desa tersebut?!..lagian itu desa kek desa mati masak iya gak keliatan orang nya" sahut Edi


"Nah maka dari itu lah kita wajib mencari informasi terlebih dalu sebelum mengunjungi daerah tersebut" tegas yanto 


"Itu desa kek desa mati, apa warga nya udah pada mati ya atau jadi zombie Hehehe?!!" Canda edi ke yanto


"Aah luu zaman sekarang, mana ada ah yang begituan" 


"Yang begituan tuh ada nya cuman di filem-filem atau di cerite-certa doang!!, Mana ada mah yang asli" jawab edi dengan ekspresi meremehkan


"Yah siapa tauu?! Heheh" sahut yanto dengan konyol.


Mereka pun tutup cerita dan beranjak tidur karna hari sudah larut malam.


Ke esok pagi nya.


Mereka Edi dan Yanto seperti biasa pergi menuju kantor damkar karna pada hari itu mereka mempunyai jadwal patroli di dataran pegunungan, dengan senang mereka bergegas menuju daerah tersebut di karenakan memang pada dasar nya mereka sudah sangat penasaran dengan wilayah itu.


Berbeda seperti yang biasa nya kali ini mereka membawa ponsel cepek yang sudah di lengkapai dengan fitur kamera.


Sesampai nya di daerah itu mereka pun mulai berkeliling memastikan semua baik-baik saja, sambil berkeliling yanto dengan sempat-sempatnya mengambil foto mereka berdua dan memfoto beberapa gambar di wilayah tersebut.


"Ke situ-tuh" Suruh yanto ke edi


Yang di tunjuk yanto ia lah air terjun bisa di bilang itu adalah lembah, dekat pegunungan sangat indah bila di lihat dari atas sebuah desa yang di kelilingi oleh hutan dan di batasi oleh sungai.


MERI yang pada saat itu tengah bersembunyi di dasar kolam mendengar suara gemuruh helikopter itu dan mengintip keluar, yang tak sadar ternyata di dekat kolam persembunyian meri itu terdapat sekumpulan zombie, yang mendeteksi meri.


Nyaris hampir saja meri tertangkap dengan para segerombol zombie itu beruntung nya masih sempat di sadari oleh meri dan langsung menutup mulut kolam dan langsung berkelumbun kan selimut agat aroma tubuh nya tidak terdeteksi oleh zombie, Dengan ada nya keriuhan itu 

__ADS_1


Edi dan yanto melihat semua kejadian itu tetapi masih belum sadar bahwa itu semua adalah mayat hidup ( ZOMBIE ) 


"Eeh lihat ke sana ?!!" Teriak yanto ke edi.


"Emm kukira desa ini sudah mati, dan tidak berpenghuni" sahut edi


"Haloo!!!" Sapa yanto terhadap para segerombol zombie itu dengan nada setengah berteriak


Namun di jawab oleh Raungan dan gerangan tangan para zombie yang di kira yanto para waga zombie itu sedang menyapa balik.


Namun tidak dengan edi.


EDI merasa aneh dan merasa seperti nya ada yang tidak beres dengan tempat ini dan tentu nya orang-orang tersebut.


Yanto pun menyuruh edi agar turun lebih rendah lagi supaya bisa melihat jelas orang-orang itu namun di tolak degan edi


"Ayoo lah dii, apa sih salah nya turun sedikit agat kita bisa melihat jelas orang-orang tersebut" ajak yanto


"Aduuh yan kek nya gak bisa dah, lu liet itu orang-orang dari logat nya aja menganehkan!!" 


"Lagian ini pepohonan rimbun ameet, kalo kita turun sedikit lagi takut nya malah nyangkut dan jatuh gimana dong!!" Tegas edi


Namun yanto terus memaksa edi agar dapat lebih rendah lagi.


Namun selalu di tolak edi 


"Eh dii, lu gimana sih takut ameet!!"


"Sini nih biar gw aja" 


Paksa yanto terhadap edi, namun dengan ada nya paksaan dari yanto tersebut malah mengakibat kan tergeser nya Collective controlSunting atau di sebut pengendali naik turun helikopter.


Dan mengakibatkan helikopter menjadi terturun seketika, dengan berusaha keras edi pun mencoba untuk mengendalikan helikopter tersebut, namun sayang semua sia-sia helikopter itu pun semakin oleng dan baling-baling nya pun mengenai pepohonan dan jatuh seketika.


"Degeerr!!!" 


Suara hempasan helikopter itu sangat jelas terdengar. 


Helikopter pun mati 


Para segerombol zombie mendekati helikopter itu dan terkejut nya yanto di ketika melihat wajah para penduduk desa yang telah hancur dan tidak berupa manusia.


"Aaaa!!!" 


Teriak yanto dan dengan cepat mencoba membangunkan edi yang tak kunjung sadar dari pingsan nya, beruntung nya pintu helikopter itu masih tertutup rapat namun semakin banyak pula zombie yang mengerumuni helikopter itu.


terlihat para zombie itu sangat buas dan tampak sangat kelaparan. 


MERI Yang tadi nya bersembunyi kini keluar di karenakan mendengar suara hempasan helikopter itu dan jeritan meminta tolong dari yanto.


"Toloong. Toloong !!!"


 Jerit yanto yang sudah makin panik, dengan jeritan itu para zombie pun semakin ramai mendatangi sumber suara itu.


Beruntung nya edi pun sadar dan langsung kaget setelah mati di ketika melihat tubuh dan wajah para desa yang sangat-sangat seram itu


"Tolong.toloong!!!" Jerit edi yang sudah panik bukan kepayang.


Lalu 


"Tok tok tok took!!!" 


Suara kentongan dari bambu yang di mana itu di lakukan oleh MERI dengan sambil berteriak 


"Ooii!!! Lari lariii" teriak meri dari kejauhan, ternyata dengan ada nya meri itu para zombie teralihkan dan mengejar meri yang tak jauh dari letak helikopter itu.


Meri pun langsung beranjak pergi dan berlari sambil mengetok-ngetok bambu kentongan,


Meri berlari menuju hulu sungai yang bisa di bilang lumayan jauh yang letak nya di hujung desa. 

__ADS_1


Sesampai nya di hulu sungai MERI pun langsung terjun ke dasar sungai para zombie langsung terdiam seperti tak terjadi apa-apa.


Namun sayang pada saat di air celana meri tersangkut di celah-celah bebatuan dan hampir saja tenggelam namun takdir berkata lain meri selamat dan naik dari dasar sungai.


Sesampai nya di bibir sungai meri langsung menutupi, tubuh nya dengan menggunakan lumpur di sekitar, tujuan nya agar aroma tubuh meri tidak terdeteksi oleh para zombie lalu dengan santai nya berjalan menuju lapangan yang terdapat helikopter yang telah jatuh, meri mencoba menolong orang-orang tadi, sesampai nya di lapangan Edi dan Yanto telah tiada. Meri kaget karena takut mereka ber dua akan tertangkap oleh para zombie.


Meri pun panik ia mencoba mencari ke sana kesini namun tak kunjung ketemu sore pun tiba meri memutus kan kembali ke tempat persembunyian nya.


Kembali ke Edi dan Yanto yang kini mereka ber dua telah selamat dan bersembunyi di salah satu rumah warga yang tak berpenghuni lagi.


"Aduuh gimana niih?!" Keluh edi ke yanto, yang di mana yanto hanya terdiam dan masih panik dengan kejadian tadi.


"Ini semua gara-gara luu nih?!" 


"Cobak saja lu tadi gak maksain diri, ini semua gak bakalan terjadi!" Edi tampak emosi terhadap yanto 


"Luu sih gak nurut ama gw" jawab yanto


"Udah salah pakek melawan lagiih!!!" Tegas edi yang di mana hampir saja mereka ber dua berkelahi, namun karena keadaan membuat mereka untuk menahan diri agar tidak berkelahi


"Emm ok gw ngaku salah"


"Jadi kita gimana niih?" Jawab yanto 


"Yah mana gw tau, lu pikir aja sendiri" yang di mana edi masih tampak kesal dengan perbuatan yanto tadi.


Dengan ada nya perdebatan mereka membuat menarik sekumpulan zombie untuk mencari sumber suara.


"Eeh tadi ngeri banget sumpah, itu orang atau bukan yah?!" Tanya yanto lalu di jawab dengan edi


"Iyah gw juga ngerasa ngeri, kek nya tadi itu bukan orang melain kan meraka itu adalah zombie" 


"Aah lu, lu masih percaya ama yang begituan" jawab yanto yang tidak percaya dan masih belum sadar.


"Emmh lu ini gimana sih haa!!, Cobak aja lu perhatian orang-orang tadi gimana cobak!!?"


"Mulai dari sikap nya dan wajah nya yang udah gak berbentuk manusia, itu semua apa cobak?!" 


Jawab edi dengan tegas


"Iya sih, tapi kok bisa? Dari mana asal nya cobak? Kita ini udah di era moderen bro!" Jawab yanto


"Emmh ini anak, kepala lu keras amet dah sini gua cobak benturin!!" Jawab edi dengan marah


"Lu ketinggalan jaman amet dah, emang lu gak liet berita di tv tentang penemuan virus di SIBERIA bernama virus PANDORAVIRUS YEDOMA, virus ini adalah virus tertua dan ini adalah bukti bahwa zombie itu memang benar ada nya" beritahu edi ke yanto


Yanto pun langsung percaya namun ketenangan mereka itu tidak lah bertahan lama segerombol zombie berlarian menuju rumah dekat persembunyian mereka dan langsung menerobos masuk ke rumah tersebut.


"Dii paan tuuh!!" Yanto 


"Gilaa itu zombie jritt" edi menjawab dan bergegas mengambil besi yang terdapat di rumah tersebut lalu memberi nya ke pada yanto 


Ia pun langsung bersiap-siap sambil Memegang pisau yang tampak keratan.


Situasi pada saat itu sangat mencekam, di tengah dasyat nya gempuran zombie itu edi sempat-sempatnya membual dan bercanda


"Emmh gw kira yang nama nya zombie itu semua bualan, eh tau-taunya itu semua memang benar ada nya"


"Yaan kalo lu terselamatkan gw harap lu bisa ngabarin ini semua ke orang-orang di luar, termasuk keluarga gw".


Yanto yang tampak ketakutan dengan ganas nya para zombie pun berkata


"Truss kita ngamain bro?" 


"Gw belum mau mati, emak gw kesian di rumah broo" rintihan yanto yang tampak ketakutan.


"Eeh lu tenang aja, kita lawan sama-sama! Ingat pesan gw jaan sampe lu di gigit atau di cakar ama tuh zombie" beri tahu edi ke yanto


"Kalo gw kegigit, emang kenapa bro?" Jawab yanto

__ADS_1


"Lu bakalan jadi zombie juga sama seperti mereka!!" Tegas edi . 


__ADS_2