
Malam itu hari jumat, jam besar ditengah kota St Lorraine menunjukkan pukul 00.00, kota St Lorraine betul-betul seperti kota mati malam ini, jalan-jalan betul-betul kosong, bahkan pihak kepolisian pun tidak ada yang berpatroli dijalan kota St Lorraine, mereka bersiaga dimarkas pusat karena mereka mendapatkan informasi bahwa Death Corp dan Wolf Corp akan menyerang kantor kepolisian untuk membebaskan anggota mereka,
Mayor Daniel menyiagakan lebih dari 300 pasukan gabungan untuk memperketat penjagaan disekitar markas pusat mereka, mereka dibekali dengan senjata laras panjang dan senjata berat, beberapa kendaraan lapis baja parkir mengeliling markas pusat kepolisian kota St Lorraine, tetapi tanpa mereka sadari bahwa ada empat orang anggota Elite Ordo Golden Eagle yang menyamar sebagai pasukan gabungan, Mr Jaques sering menyebut mereka dengan nama panggilan Rain, Dark, Fire dan Rock.
''Tetua Jaques, kami sudah siap disini.." lapor Dark dari anggota Elite Ordo Golden Eagle,
''Dark jangan sampai mereka membebaskan anggotanya bagaimanapun caranya " perintah Mr Jaques tegas
Anggota Elite Ordo Golden Eagle bukanlah pasukan sembarangan, mereka bukan penyihir biasa, Ordo Golden Eagle sendiri berisikan penyihir-penyihir yang terlahir dari Ordo manapun akan tetapi secara individu mereka memiliki kekuatan mengendalikan lebih dari satu elemen, mereka adalah penyihir yang spesial, karena dalam dunia sihir biasanya setiap penyihir dalam suatu Ordo hanya mewarisi satu jenis element, kalaupun merupakan anggota Ordo kecil yang melebur dengan Ordo besar tetapi biasa elemen atau jenis kemampuan mereka berhubungan atau berdekatan.
Red Phoenix menguasai segala sihir yang berkaitan dengan elemen Api dan Tanah, Green Dragon menguasai elemen Angin dan Listrik, White Tiger menguasai Elemen Es dan Air dan Black Mamba berkaitan dengan Racun dan Elemen gelap,
Menjadi anggota Elite sangatlah sulit, mereka harus menguasai salah satu elemen sampai dengan tingkat sepuluh, selain itu mereka harus memiliki kemampuan mengendalikan empat elemen lainnya minimal ditingkat lima, namun identitas mereka sebagai pasukan Elite sangat terbatas diketahui oleh umum.
******
Suara lolongan serigala menggema dari mulai pinggiran barat kota St Lorraine dan terus bergerak kearah pusat kota dan sebagian menuju timur, banyak kelebat bayangan mahluk besar bergigi dan kuku tajam itu melesat menembus jalan-jalan St Lorraine, mereka bergerak bersembunyi dalam gelap,
sementara itu jauh di timur pasukan Vampire sudah siap menunggu kedatangan anak buah Jaques, para manusia serigala bergabung disitu, akan tetapi belum tampak pergerakan para penyihir dari utara.
Tiba-tiba terdengar suara
"BLAAAAARRRR"
__ADS_1
"Tratt... traaaattt..traaat"
"trraaaaattt BLAMMMM, traaatt"
ledakan dan suara deru senjata menggema,
suara itu dari pusat kota,
"need back up, kita diserang... me..mereka terlalu kuat" ujar suara pasukan gabungan bersenjata di radio komunikasi,
Deretan mobil lapis baja yang menutupi markas kepolisian sudah bergeser tak karuan posisinya, para serigala besar itu sudah mendorong kendaraan-kendaraan itu dari tempatnya semula, sementara para Vampire dengan kecepatannya merangsek masuk kedalam kantor kepolisian, mereka menghajar siapapun yang menghalanginya.
******
Justin yang berada dimarkas geng Light tengah bersiap dengan beberapa ratus anggotanya, seluruh penyihir dari berbagai Ordo berkumpul disana menunggu perintah, Justin ditunjuk oleh ayahnya sebagai pimpinan lapangan dalam pertempuran tersebut,
Justin mengangguk, seraya mematikan sambungan telepon itu,
"Mari rekan-rekan sekalian, KITA BANTAI MEREKA!!!!" teriak Justin sambil mengepalkan tangannya keudara, suara ledakan di markas kepolisian seakan menjadi tanda bahwa peperangan antara ketiga bangsa dimulai,
para penyihir bergerak kearah Timur, langsung menuju markas besar dari para mahluk yang haus akan darah, para penyihir itu melesat melompat diantara beberapa bangunan, beberapa dari mereka melayang diudara menggunakan sihir angin,
Kai hanya dapat menyaksikan hal tersebut dari balik jendela kamar tempat ia ditahan, sampai seluruh penyihir pergi meninggalkan tempat itu,
__ADS_1
Kai melirik melihat kedepan pintu kamarnya, yang terbuat dari kaca tampak masih ada beberapa orang anggota geng Light yang berjaga diruang tengah, tiba-tiba sorot mata Kai berubah, samar-samar muncul cahaya kemerah-merahan dari kedua bola matanya, ia menjerit seakan-akan kesakitan, dari kedua telapak tangannya juga muncul cahaya merah berkedip-kedip, jeritan Kai membuat anggota geng Light yang berjaga disitu menghampirinya, mereka melihat keanehan pada Kai dan berusaha menyadarkannya,
"Heii, kau kenapa?" tanya salah seorang anggota geng Light ketika melihat Kai merintih diatas lantai,
kedua bola mata dan telapak tangannya terus-terusan mengeluarkan cahaya berkedip-kedip bagaikan bola lampu yang hendak menyala,
"kenapa anak ini?" ujar salah seorang anggota geng Light lainnya, mereka saling berpandang-pandangan satu sama lainnya.
******
Kembali kemarkas besar kepolisian, seluruh kamera pengawas sudah dilumpuhkan oleh anggota Elite Golden Eagle, mereka tidak ingin aksi mereka terekam kamera, bahkan mereka sudah memadamkan seluruh kamera pengawas kota, hampir seluruh pasukan gabungan tewas dicabik-cabik dan dibunuh oleh manusia serigala dan para Vampire, akan tetapi tidak dengan Anggota Elite Ordo Golden Eagle, mereka mulai menggunakan kekuatan sihir mereka ketika kondisi sudah aman dan tidak ada manusia yang tersisa disekitar mereka,
"kurang ajar...kalian bukan manusia biasa rupanya..." ujar salah satu Vampire yang berhadap-hadapan dengan Dark anggota Elite Ordo Golden Eagle, Vampire itu memegangi tangan kirinya yang baru saja terkena sihir beracun milik Dark, racun itu bagaikan hidup dan memakan tangan Vampire itu perlahan-lahan,
Dark tersenyum, perlahan ia melepaskan helm polisi yang ia kenakan,
"umurmu tinggal lima belas menit lagi sebelum racun itu menggerogoti seluruh tubuhmu" ucap Dark
sementara itu Rain mulai merapalkan mantera sambil memandang ke langit, perlahan-lahan muncul hujan diatas pusat kota St Lorraine, hujan itu semakin lama semakin deras saja, para Serigala dan Vampire mulai menyadari kehadiran para penyihir di markas kepolisian itu, mereka saling berbicara satu sama lainnya untuk memperingatkan mereka.
Hujan itu dapat dikendalikan oleh Rain, ia membuat butiran hujan itu menjadi tajam-tajam bagaikan jarum dan tertuju kepada para Vampire dan serigala yang berada diluar gedung, mereka merintih kesakitan. butiran jarum air itu menghujam kulit dan menembus sampai ke jantung, beberapa dari mereka tumbang bergelimpangan ditanah.
Fire dan Rock melompat keatas bangunan markas kepolisian, mereka berusaha menghentikan pasukan Vampire dan Serigala yang berusaha masuk melalui atap,
__ADS_1
Bebatuan tajam yang menyeringai dari tangan Rock melesat menghantam sejumlah Serigala yang mencoba merobek atap gedung markas kepolisian dengan cakar tajam mereka, Fire juga tidak mau ketinggalan, ia berkali-kali melempari para pasukan Vampire dengan bola-bola api yang meletus ketika mengenai tubuh mereka,
Sekilas tampaknya keempat anggota Elite Golden Eagle mampu menahan serangan dari bangsa Vampire dan Serigala dimarkas kepolisian, namun secara perlahan-lahan keempatnya mulai terpojok, mereka kewalahan karena jumlah pasukan Vampire dan Serigala yang tidak habis-habis, sesekali mereka terkena cabikan cakar serigala maupun pukulan dan taring dari Vampire yang mencoba menghisap darah mereka, hal itu perlahan-lahan membuat mereka berempat kehabisan tenaga.