King Of Zorn

King Of Zorn
Munculnya Ryu


__ADS_3

Pertempuran di bukit Timur masih berlangsung, Kai tersenyum semakin lebar, manakala ia merasakan nikmatnya energi dari para lawan-lawannya,


"ayo, keluarkan semua kekuatan kalian" ujar Kai sambil melayani mereka sekaligus,


Entah kenapa Kai menjadi sangat beringas, ia tak segan-segan membunuh mereka yang terlalu lemah, entah sudah berapa banyak penyihir, serigala dan vampire yang mati akibat serangan Kai, sesekali ia menembakan cahaya merah dari kejauhan yang mengakibatkan tubuh sasarannya berlubang seketika.


......''Hentikan,......


...kau tidak boleh membunuhi mereka seperti itu''...


...”Diam kau, jangan ganggu kesenanganku”...


...”tidak, hentikan Ryu”...


...”Cih, kuat juga kau ya!!!”...


Kai berhenti, semua lawan-lawannya tampak sangat berhati-hati, sosok ini sangat brutal dan kuat,


''Aaaaa...aaaaa brengsek kau Kai... brengsek Kau..." tiba-tiba Kai berteriak keras, cahaya matanya mendadak redup dan ia jatuh berlutut seperti tidak bertenaga dan tak lama kemudian cahaya itu menyala lagi,


semua yang ada disitu terkejut menyaksikan hal itu,


Tiba-tiba Kai kembali bergerak, ia memasuki markas para Vampire, bergerak dengan sangat cepat, Mr Leo dan Gronikov yang mendapat serangan tiba-tiba sampai tidak sempat lagi menghadang Kai, mereka seperti terkejut bahwa ada seseorang yang berani masuk kedalam markas mereka, sepanjang pertempuran belum pernah ada penyihir yang masuk kedalam markas mereka, tubuh Kai mengeluarkan sihir cahaya berwarna merah menyala dan menyilaukan, semua yang mendekatinya terhisap energinya membuat mereka jatuh tersungkur lemah,


''cepattt. cepaaatt" ujar Kai berujar pelan sambil terus mencari keberadaan Mr Robert dan keluarganya


dengan cepat ia menemukan Mr Robert, istrinya dan Raine, ia membebaskannya dan membawa mereka keluar dari sana, banyak mata yang menyaksikan kejadian itu namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa, mereka begitu ketakutan melihat mayat-mayat bergelimpangan akibat kebrutalan Kai, tidak ada lagi kesempatan untuk mereka memulihkan tubuh dengan serum-serum itu, satu serangan Kai langsung mengakibatkan kematian.


Kai melesat keudara membawa Mr Robert, Mrs Robert dan Raine kesuatu tempat, meninggalkan peperangan ketiga bangsa dibawah sana.


******


..."Perlakukan mereka dengan baik Ryu, atau aku tidak akan memaafkanmu"...


...''diam kau berengsek, sudah kau diam saja"...


sesampainya disuatu tempat terpencil didalam hutan yang belum pernah terjamah manusia mereka mendarat disana, Kai kembali jatuh bersujud dan cahaya matanya redup, dan sesaat kemudian kembali menyala, namun kali ini tidak menyilaukan seperti tadi,


''Kai, kaukah itu?" ujar Raine menatap pria yang menyelematkan ia dan keluarganya dari markas Death Corp,


Kai tersenyum, ia memandang Raine dengan tatapan nakal,


"Kai?, dia sudah tidur.. mungkin saja mati" jawab Kai cuek,


Raine melihat ada yang aneh dengan sikap Kai yang biasanya tampak bodoh, kini menjadi seorang pria berandalan.


"Ada apa Kai? kenapa sikapmu jadi seperti ini, dan kenapa matamu bercahaya seperti itu..." tanya Raine,


''sudahlah jangan membicarakan bocah tengik itu, perkenalkan nama ku Ryu!!!, dan beginilah aku sedari tercipta'' ujar Ryu seraya menyodorkan tangannya kepada Raine,


Raine terdiam, ia memandangi dalam-dalam sosok dihadapannya ini, ia mengenalinya ini adalah Kai anak yang duduk didepannya saat dikampus, tapi kenapa anak ini sikapnya seperti berandalan itu yang membuat Raine heran.


"disana ada Goa, didepan ada danau, kau dan ayah ibumu bisa beristirahat di Goa yang sebelah kanan, dan jangan sekali-sekali kalian masuk ke goa yang kiri, karena percuma kalian tidak akan mampu.." terang Ryu tersenyum licik,


''Ingat, kalian sedang dalam bahaya, tapi aku akan melindungi kalian selama kalian ada disini, jangan coba-coba menentangku karena aku tidak akan segan-segan" ujar Ryu bersungguh-sungguh


''tapi tunggu Kai..."

__ADS_1


”sudah ku bilang nama ku Ryu, jangan kau sebut-sebut nama itu lagi didepanku" ujar Ryu sambil berjalan menuju danau meninggalkan Mr Robert dan keluarganya.


Raine betul-betul letih, matanya sembab dan kering akibat terlalu banyak mengeluarkan air mata, begitu juga dengan Mr Robert dan istrinya, tubuh mereka terasa luluh lantak akibat penyiksaan selama berhari-hari dimarkas Death Corp,


Raine menggopoh tubuh kedua orangtuanya memasuki goa yang ditunjukan oleh sosok pria yang mengaku bernama Ryu, tampaknya Goa itu sudah dipersiapkan dengan baik, terdapat tumpukan bebatuan yang berbentuk kotak seukuran 3x2 meter dan ditutupi oleh lapisan kulit beruang tebal sebanyak dua lapis,


''hmm, ini mungkin tempat untuk kita beristirahat" ujar Raine mempersilahkan kedua orangtuanya untuk berbaring disana,


dua buah lampu pijar menempel disudut ruangan membuat Goa itu memiliki penyinaran yang cukup,


''Ayah, ibu istirahat saja disini.. aku carikan sesuatu untuk dimakan ya” ujar Raine, seraya mengelus tubuh Mrs Ward dengan penuh perasaan,


''Raine, kalau kau menemukan jenis-jenis tumbuhan ini tolong kamu bawakan untuk kami" ujar Mr Robert sambil meminta Raine untuk menuliskannya dikertas,


''Bunga Ekor Naga, bawakan 5 buah, Ranting pakis hijau 3 buah, 19 akar ginseng mulut bebek, kemudian 7 ekor cicak, dan 11 bunga kantil" terang Mr Robert seraya memeriksa tulisan yang dibuat Raine agar tidak ada kesalahan,


''sudah ayah, tidak ada lagi yang tertinggal?” tanya Raine memastikan,


''hmm, cukup" jawab Mr Robert seraya membaringkan tubuhnya diatas kulit beruang yang lembut itu,


Raine pun bergegas keluar, ia melihat sekeliling dan berjalan kearah danau yang ditunjuk oleh Ryu tadi, ia membaca daftar titipan ayahnya seraya melihat kekanan kirinya untuk memeriksa apabila ada tumbuhan yang tertera didaftar tersebut,


''sedang apa kau?" tanya Ryu seraya menggendong sebuah babi hutan dan menenteng seekor ikan besar ditangannya,


Raine sedikit terkejut tiba-tiba Ryu muncul disebelahnya, kakinya spontan mundur selangkah,


''ini buat makan malam kita nanti" terang Ryu tanpa ditanya, terlihat sikapnya yang cuek dan tidak biasa, Raine masih berpikir bahwa orang ini adalah Kai, entah apa yang merasukinya yang pasti sikapnya sangat berbeda,


''jadi apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Raine kepada Ryu,


''kenapa denganmu?, seorang kutubuku? dan ternyata sekarang kau penyihir yang menyelamatkan ku dan keluargaku? bagaimana bisa?...apa kau hanya berpura-pura saja selama ini?'' tanya Raine ketus,


''jangan kau benci anak ini kasihan dia, semua itu ulah Kai'' jawab Ryu singkat,


Raine semakin tidak mengerti arah pembicaraan Ryu,


''maksudmu apa?'' tanya Raine


"Ya, karena Kai menyukaimu.." jawab Ryu,


''lalu?..'' tanya Raine semakin penasaran,


''Anak ini hanyalah seorang anak yatim piatu.. Nick Hayers namanya, Kai menggunakan tubuhnya untuk dapat berinteraksi dengan kalian, karena tubuh kami sedang didalam incubator disana" jawab Ryu sambil menggigit batang rumput kecil,


''kami hanya bosan menunggu disana awalnya, dan ingin bermain-main sejenak, tapi saat Kai melihatmu untuk pertama kalinya ia berusaha memanipulasi tubuh anak ini agar dapat melihat mu setiap hari" terang Ryu lagi,


''kalian menggunakan tubuh anak ini untuk kesenangan kalian?, cih sungguh tak bermoral'' maki Raine sambil menunjukan wajah tidak suka kepada Ryu,


''Hei, wanita dungu.. justru Kai menyelamatkan nyawa dan tubuh anak ini, ia menemukannya anak ini dalam keadaan tidak baik-baik saja, dia ingin membunuh dirinya sendiri dari atas sana..."jawab Ryu sambil menunjuk bukit yang agak tinggi dibalik Goa tempat tinggal mereka,


''jadi Kai hanya berpura-pura bodoh selama ini??..” tanya Raine,


''ya itulah bodohnya dia, aku sendiri agak mual melihat tingkah lakunya, dan itu semua demi kau, aneh'' ujar Ryu dengan ekspresi wajah meremehkan,


''jadi siapa kau, dan siapa Kai sebenarnya? dari Ordo mana kalian?” tanya Raine kembali memastikan,


Ryu memasang ekspresi datar,

__ADS_1


''dia kakakku, kami dalam pelarian dan kami tubuh kami terluka sangat parah.., kau tak perlu tau darimana kami berasal, yang pasti Kai bukanlah seperti pikiran kau dan teman-teman kampusmu pikirkan selama ini, walau terkadang ia betul-betul sedikit bodoh'' jawab Ryu menerangkan,


''jadi dimana dia sekarang?” tanya Raine lagi,


''tidur.. Kurasa saatnya aku mengambil alih tubuh ini untuk waktu yang cukup lama, Aku menguncinya didalam tubuhnya sendiri, ia harus banyak beristirahat dan energi untuk kembali pulih'' jawab Ryu sambil menemani Raine mencari tumbuhan yang ada didalam daftar tadi,


''kau sendiri kenapa mereka menculik keluargamu?” tanya Ryu,


Raine melirik kearah Ryu, ada sedikit rasa khawatir untuk menceritakan mengenai hal ini, akan tetapi orang dihadapannya inilah yang membebaskan keluarganya dari markas Death Corp,


''ayahku adalah seorang ahli dalam pembuatan berbagai macam ramuan, mereka semua memperebutkan itu'' terang Raine,


”Ramuan? ramuan seperti apa maksudmu?” tanya Ryu,


''banyak, ras vampire membutuhkan ramuan yang mencegah keinginan mereka untuk menghisap darah dan kebal terhadap sinar matahari, ras serigala membutuhkan ramuan yang dapat membuat mereka lebih mudah mengatur tingkat emosi mereka dan mencegah mereka dari transformasi yang tak perlu, untuk penyihir sendiri ayahku bisa membuat ramuan untuk membuat kami menjadi immortal dan cepat memulihkan tubuh yang terluka dengan meregenerasi cepat sel-sel yang ada" jawab


''ada ramuan seperti itu?” tanya Ryu seraya berpikir sejenak,


''kalau begitu ayo minta ayahmu membuat ramuan penyembuh, untuk kami" ujarnya lagi Ryu sambil berbalik menghadap Raine dengan wajah serius.


Teka Teki penyihir telapak tangan merah mulai terbuka dan diceritakan oleh Ryu kepada Raine, entah bagaimana mereka bisa mengendalikan tubuh seorang pemuda bernama Nick Hayers, Raine sendiri masih banyak menyimpan pertanyaan terkait Kai dan Ryu, namun hal itu iya tahan dulu sampai Kai muncul kehadapannya.


Sore itu Ryu membuat api unggun dan membuat ikan dan daging bakar untuk makan mereka semua, Mr Robert masih berhati-hati kepada sosok anak muda yang baru saja ia kenal, namun karena putri tunggalnya mengenal pria itu maka ia pun berusaha mempercayainya.


"jadi.. bagaimana kondisi anda Mr Robert" tanya Ryu melihat kedua tangan Mr Robert yang diperban,


Mr Robert menghela nafas, Mrs Robert menyuapi potongan daging ikan kemulutnya,


''sebentar lagi pulih, aku sudah meminta Raine membuatkan ramuan penyembuh untuk aku dan istriku" jawab Mr Robert,


''jadi kenapa kau bawa kami kesini?, apakah kau juga menginginkan rahasia serum-serum itu?” tanya Mr Robert


Ryu berbinar-binar,


''ya tentu saja, aku ingin ramuan penyembuh itu juga.. atau.... kalian kubunuh dengan brutal" tawa Ryu tampak serius..


Raine dan Mrs Robert terbelalak mendengar kata-kata Ryu barusan,


"hahaha..." Ryu tertawa,


''tenang.. tenang saja, aku memang tidak sebodoh kakakku, tapi Kai pasti marah kalau aku tidak menjaga Raine dengan baik, masalah ramuan penyembuh adalah bonus saja jika kau mau memberikannya" terang Ryu sambil terbahak-bahak,


''kakakmu? dimana dia?" tanya Mr Robert,


Ryu terdiam menatap tajam kearah Mr Robert,


''disana, digoa sebelah kiri, ia sedang dalam masa penyembuhan" jawab Ryu sambil mengunyah makanannya,


''separah apa kondisinya?, mungkin aku bisa membantunya?" tanya Mr Robert penasaran,


''tidak perlu, buatkan saja ramuan penyembuh itu dan kita lihat bagaimana hasilnya nanti" jawab Ryu tegas,


''jangan pernah mencoba masuk kesana kalau kalian tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi'' ancam Ryu dengan wajah yang dingin, tampak aura pembunuh yang sangat kuat dari wajahnya,


Malam itu mereka mulai saling mengenal satu sama lain, Ryu memiliki karakter yang sangat berbeda dengan Kai, ia tampak sangat cuek dan kejam, Ryu sepertinya tidak terlalu memperdulikan tentang aturan, ia bisa dengan mudah membunuh siapa saja yang ia tidak suka, dan melindungi siapa saja yang ia suka, perangainya buas dan siap menerkam siapa saja yang mengganggunya.


******

__ADS_1


__ADS_2