King Of Zorn

King Of Zorn
Timur Lautan Api!!


__ADS_3

Beberapa ekor kelinci, tupai dan beberapa hewan lainnya berlarian keluar hutan, mereka berbondong-bondong menghindari deretan bukit ditimur kota St Lorraine yang terbakar hebat, pepohonan dihutan sekitar bukit tersebut nyala membara akibat serangan mematikan dari para penyihir dari Ordo Red Phoenix,


Banyak tubuh tak bernyawa yang bergelimpangan dibawah sana, sepertinya serangan bangsa penyihir sangat mematikan, namun korban tidak hanya dari bangsa Serigala dan Vampire saja, banyak juga penyihir yang tewas dalam serangan itu,


"Mr Steve, Mr Andrij sebaiknya kalian mengungsi saja melalui ruang bawa tanah" pinta salah seorang, anggota Death Corp.


Mr Steve tampaknya ragu, darahnya mendidih ia ingin ikut dalam pertempuran itu, namun Mr Andrij berusaha berpikir logis,


''Steve, kita sebaiknya mundur terlebih dahulu, kita atur siasat baru sesegera mungkin" ujar Mr Andrij seraya bergegas memerintahkan anak buahnya untuk membuka ruang pertahanan bawah tanah bangsa Vampire,


Tidak main-main, para penyihir menyerang dari empat penjuru, semua Ordo mengerahkan anggota elite mereka dan Justin adalah pemimpin serangan itu,


disisi bukit bagian kanan seluruh wilayah tertutup dengan Es, sihir milik Ordo White Tiger menutupi seluruh wilayah ini, tembok-tembok es tebal menutupi bagian kanan bukit, tidak ada jalan keluar disitu, para penyihir Ordo White Tiger dengan cekatan menghujani pasukan Serigala dan Vampire dengan badai salju yang menusuk kedalam jaringan darah mereka, sementara itu dibagian selatan bukit, dijaga oleh Ordo Green Dragon dimana setiap Serigala dan Vampire yang mencoba melarikan diri lewat jalur ini dihujani oleh sengatan petir dan sihir-sihir angin yang membuat mereka terpental,


Ordo Black Mamba yang terkenal dengan ilmu hitam mereka maju kejantung pertahanan bangsa Vampire dan Serigala, dengan kemampuannya mereka dapat mengambil alih tubuh serigala dan vampire sehingga mereka bisa saling menyerang satu sama lain,


Namun Serigala dan Vampire juga tidak tinggal diam, mereka berusaha sebisa mungkin untuk menjangkiti para penyihir dengan gigitan mereka, setiap orang yang tergigit oleh mereka akan terjangkiti virus dan menjadi kawanan mereka, hal itu hanya dapat dihentikan dengan serum penangkal virus ciptaan Mr Robert, namun apabila lebih dari dua belas jam maka akan terlambat, setiap orang yang tergigit oleh serigala dan vampire sudah sepenuhnya bermutasi menjadi bangsa mereka.


Kekuatan para Serigala dan Kecepatan bangsa Vampire menjadi tantangan tersendiri bagi para penyihir, dalam situasi terdesak tidaklah mudah untuk berkonsentrasi dan merapalkan ilmu sihir, apalagi untuk para penyihir muda yang kurang pengalaman dalam pertempuran.

__ADS_1


Sejauh ini belum ada satu penyihir pun yang berhasil masuk ke markas Death Corp, mereka terhalang oleh pasukan Serigala dan Vampire yang terpusat disana, tindakan terlalu gegabah bisa berakibat fatal,


"Justin, kita tidak bisa menembusnya" ujar Erick yang baru saja menghembuskan awan panas kearah pasukan Serigala dan Vampire, beberapa dari mereka ada yang berhasil menghindar namun dua ekor Serigala mati terpanggang dengan kehilangan seluruh bulu-bulu ditubuhnya,


Justin, yang masih sibuk bertarung jarak dekat dengan tiga ekor Serigala berusaha menghindari gigitan serigala itu,


''tetap pada perintah...'' balas Justin berteriak,


Perintah Mr Jaques adalah menyelamatkan Mr Robert dan keluarganya hidup-hidup, serangan mematikan kearah markas bangsa Vampire memiliki resiko yang cukup besar terkait keselamatan Mr Robert dan keluarganya.


Tiba-tiba seekor Vampire yang bersembunyi dibalik semak menangkap tubuh Justin dengan gerakannya yang cepat, Justin tak menduga akan hal itu, dengan cepat Vampire itu menancapkan giginya keleher Justin, semua terjadi begitu cepat, Justin berusaha mengelak tubuhnya berputar dan segera mengarahkan telapak tangannya kearah Vampire itu


Justin segera meraba tengkuknya, ia bergerak menjauh dari arena pertempuran,


"sial, kurang ajar....." ujarnya dalam hati, sambil mencabut sepasang taring yang menancap dibelakang lehernya,


Justin mulai merasakan virus itu mulai menyebar keseluruh tubuhnya, ia membutuhkan serum anti virus Vampire, atau dalam dua belas jam kedepan ia akan berubah menjadi seorang Vampire, Justin mulai merasakan keringat dingin mengalir disekujur tubuhnya,


''Jus.. Justin, kau kenapa?" tanya Erick kepada Justin,

__ADS_1


''tak usah perdulikan aku, serang terus, jangan biarkan mereka punya kesempatan., misi ini harus berhasil" pinta Justin kepada Erick dan beberapa penyihir lainnya.


pertempuran berlanjut, sampai matahari terbit tepat dari balik perbukitan tempat markas besar para Vampire berada, hal itu tidak berdampak apa-apa karena para Vampire sudah menguasai serum-serum buatan Mr Robert.


Didalam markas besar itu banyak terdapat para Vampire dan Serigala duduk disepanjang ruangan besar dan lorong-lorong menunggu asupan serum-serum yang dapat membuat regenerasi tubuh mereka meningkat beberapa kali lipat, mereka terluka parah dan butuh serum-serum itu, Mr Leo adik dari Mr Steve ada disitu, ia ditunjuk sebagai pemimpin kawanan Serigala dalam pertempuran itu,


''sebaiknya kita bawa keluar Robert dan keluarganya sebagai sandera agar para penyihir menghentikan serangan mereka" ujar Mr Leo menyarankan,


situasi begitu genting saat itu,


''tidak, tidak ada perintah seperti itu dari Mr Andrij, dan lagi akan sangat berbahaya bagi kita apabila keluarga Robert berhasil bebas keluar sana, saat ini kita terkepung Mr Leo” ujar Gronikov pemimpin lapangan ras Vampire, ia adalah salah satu Vampire tertua yang sangat berpengalaman dalam pertempuran, satu-satunya alasan ia memihak kepada Mr Andrij adalah karena ia pernah berhutang budi saat Mr Andrij menyelamatkannya dalam perang 300 tahun yang lalu, Gronikov ingat betul panasnya bola api milik Tetua Hima dari Ordo Red Phoenix yang hampir saja membakar habis tubuhnya.


Mr Leo terdiam,


"itu mungkin langkah terakhir kita Mr Leo, saat ini kita masih ada serum-serum itu, dan kita masih memiliki banyak pasukan" lanjut Granikov menyeringai sambil meninggalkan Mr Leo.


Saat ini Mr Steve dan Mr Andrij sudah berada diruang bawah tanah yang aman dari serangan para penyihir. mereka mencegah kemungkinan terburuk yang akan terjadi diatas sana, sementara itu kabar bahwa Justin anak dari Mr Jaques tergigit oleh salah seorang anggota mereka membuat para Serigala dan Vampire semakin percaya diri, mereka semakin brutal dan banyak dari mereka siap mengorbankan diri untuk menyergap para penyihir dan menggigit mereka, setidaknya walaupun mereka tidak berhasil membunuh para penyihir itu akan tetapi mereka bisa menjangkiti mereka dengan virus-virus Serigala ataupun Vampire. terlebih lagi saat ini mereka didukung oleh serum-serum penyembuh buatan Mr Robert, walaupun serangan para penyihir sangat mematikan, selama masih dapat melarikan diri kembali kedalam markas mereka akan segera pulih dengan cepat sehingga pertempuran ini semakin sengit dan jumlah korban penyihir yang tergigit pun semakin banyak.


*****

__ADS_1


__ADS_2