King Of Zorn

King Of Zorn
Pertunjukan Sihir Ryu


__ADS_3

"HOOOOAAAMMMM ah.. aku harus membunuh berapa orang lagi?" tiba-tiba Nick Hayers bangkit dari belakang kerumunan sambil menguap,


melihat hal itu Raine terkejut dan berusaha menarik Nick Hayers agar tidak terlalu mencolok,


Kiku sang pemimpin 7 pasukan Harimau dan anggotanya dibuat terpana dengan seorang anak muda yang tiba-tiba maju dari belakang mereka,


"tenang saja kakak iparku..." jawab Nick Hayers cuek..


"Ryu... kaukah itu" tanya Raine,


"sudah tenang saja kalian disitu, cihhh sungguh membosankan!!!” jawab Nick Hayers yang ternyata telah berganti dengan Ryu,


" kakak ipar?" jawab Raine kebingungan


”tung... tunggu'' ujar Kiku saat melihat Ryu maju mendekati Tetua Hima, namun Mr Robert mencegah Kiku menghalangi Ryu,


"Aha.. siapa lagi ini? apakah kau salah satu dari White Tigers atau dari Green Dragon" tanya Tetua Hima penuh rasa percaya diri,


"apakah itu penting...?" tanya Ryu tak kalah sombongnya,


''huahuahua.. Anak muda ini sungguh percaya diri sekali, aku mulai menyukainya" ujar Tetua Hima,


''anak muda pergilah, ini bukan urusanmu'' ujar Tetua Ghuba yang sudah lemah,


Ryu memandang kesekelilingnya,


"pak Tua, sebenarnya bukan urusanku kalau saja kakak iparku dan keluarganya tidak mereka ganggu" jawab Ryu asal,


wajah Raine tampak memerah ketika Ryu mengatakan ia adalah kakak iparnya, pasalnya hal itu diucapkan depan kedua orangtuanya dan Raine sendiri tak tau menahu soal itu, tapi sejujurnya Raine tenang jika ada Ryu disitu, karena ia tau ketangguhannya,


"Hei, anak kecil.. pilihlah salah satu dari kami untuk kau lawan'' ujar Tetua Hima sambil tertawa,


" aduh gayamu tinggi sekali, bagaimana kalau aku bilang kau mau satu lawan satu atau sekaligus?” jawab Ryu sambil mengorek-ngorek kuping kanannya dengan jari kelingking,


Tetua Hima memandangi Ryu dengan seksama, namun wajahnya yang tertutup caping tidak terlalu tampak jelas, tapi menurutnya anak ini sangat kurang ajar dan harus dikasih pelajaran,


perlahan-lahan amarah Tetua Hima mulai meningkat, dan tiba-tiba ia merapalkan mantera bola sihir api, bola sihir berdiameter dua meter itu langsung menerjang kearah Ryu, namun dengan sigap Ryu mengeluarkan juga bola api berukuran sama seperti Tetua Hima, bola itu melesat menghadang serangan Tetua Hima dan


*DHUAAARRRR*


kedua bola api itu bertabrakan diudara dan menghasilkan ledakan energi yang dahsyat, beberapa penyihir yang berada didekat mereka terlempar beberapa meter,


Ryu masih berdiri ditempatnya semula, begitu juga dengan Tetua Hima,

__ADS_1


Tetua Hima tampak tertegun dengan sihir yang dikeluarkan anak muda ini yang sama persis seperti sihirnya,


"kau dari Red Phoenix? atau Golden Eagle? siapa nama ayahmu anak muda" tanya Tetua Hima tegas,


''mendengar nama kakakku saja seluruh jagat raya bergetar, apalagi nama ayahku...,tapi kurasa kau tak perlu tau'' jawab Ryu cuek,


''cih sombong sekali kau, berani kau berkata seperti itu" ujar Tetua Hima seraya mengayunkan tongkat Meteorid miliknya,


Ryu terpana, melihat benda berkilau berwarna merah lava yang dipegang oleh Tetua Hima,


beberapa detik kemudian terdengar ledakan kuat, sebuah batu meteor jatuh persis menghujam tubuh Ryu, menyebabkan tanah tempatnya berpijak berlubang sangat dalam,


"Ryuuu..." pekik Raine, kala ia melihat tubuh Ryu terkena serangan itu,


"Kekuatanmu tak sebanding dengan gayamu" tawa Tetua Hima puas ketika melihat Ryu terkena serangan mematikan dari tongkat Legenda miliknya,


namun tiba-tiba Ryu muncul dibelakang Tetua Hima dan menepuk bahunya, Tetua Hima menoleh kebelakang namun belum sempat ia melihat siapa yang menepuknya tiba-tiba sebuah tembakan sihir angin mendarat telak dipinggangnya, membuat ia terpelanting berputar-putar beberapa meter dan terjerembab ketanah,


''cih.. kau pikir semudah itu ya" ujar Ryu sambil mengangkat kedua tangannya keudara seraya membantingnya ketanah seakan-akan ia menarik sesuatu dari atas sana,


"Ayo minggirrrr menjauhlah kaliannn!!!!" Teriak Ryu kepada orang-orang disekitarnya,


Tetua Hima yang baru saja berdiri melihat keatas dan segera menghindari sebuah batu meteor berdiameter 3 meter jatuh kearahnya,


Tetua Hima terpelanting akibat ledakan energi saat meteor itu menghantam tanah, tubuhnya menggelinding diatas tanah,


''Kau... kau siapa sebenarnya?" tanya Tetua Hima,


semua orang yang ada disana tampak sangat terkejut dengan kemampuan sihir anak muda ini, semua sihir milik Tetua Hima bisa ia tiru, bahkan ia bisa mengeluarkan elemen angin,


belum pernah ada penyihir yang mampu mengeluarkan batu meteor dengan kekuatan setara dengan tongkat Legenda Meteorid, namun Ryu melakukannya dengan sempurna,


"Ayah..." teriak Leia seraya menyerang Ryu secara tiba-tiba, ia melepaskan tinju api kearah Ryu,Ryu mengelak sambil bermain-main


"addd...duuh hampir saja" ujarnya saat mengelak dengan tipis,


Leia menendang keras kearah Ryu, dan Ryu pun menunduk dan terjatuh seakan-akan ia bersusah payah menghindarinya,


Leia melompat keudara dan menghujani Ryu dengan sihir pilar Api yang keluar dari tanah,


BUM, BUM BUM BUM


pilar-pilar api itu keluar berganti-gantian sementara Ryu bagaikan orang sempoyongan berusaha menghindari serangan itu,

__ADS_1


"HellFiree" teriak Leia membuat tubuh Ryu tiba-tiba terkurung didalam bola api yang sangat panas,


Ryu tampak terkejut dengan sihir yang satu ini, ia segera mencoba melepaskan diri dari dalam bola api itu, namun sia-sia


perlahan-lahan tampak tubuh Ryu mulai terkelupas, dan menyebabkan kesakitan parah, Ryu berteriak ketika kulit wajahnya terkelupas dan meninggalkan tengkorak kepalanya saja, lambat laun Ryu jatuh terkulai tak berdaya, sihir itu pun reda, dan bola api itu meletup habis,


"anak itu mati?" gumam Kiku,


Raine pun tampak khawatir, tanpa Ryu, ia dan keluarganya pasti akan mati ditangan Tetua Hima, tidak mungkin ayahnya akan menuruti perintah Tetua Hima,


''hugftt selesai juga rupanya'' senyum Tetua Hima,


sementara Leia masih berusaha mengatur nafasnya yang tersengal-sengal akibat pertempuran tadi,


semua masih hening menyaksikan pemandangan yang sangat mengerikan,


Na.. na... na... na... na..


samar-samar terdengar suara orang bersenandung,


Na... Na... Na... Na..


Leia mencari asal suara itu, ia melihat sekelilingnya, dan terkejut ketika kakinya menyentuh sesuatu,


'' Ha Ha Ha'' tawa Ryu yang sedang duduk tepat dibelakang kaki Leia,


semua orang terperanjat melihat hal itu, Ryu tiba-tiba muncul begitu saja disana,


Leia segera melompat mundur,


''apa kau merasakan pusing?,bingung??,aneh???” ucap Ryu,


''sihir ilusi kah ini??, jika benar ini adalah sihir ilusi tingkat tinggi yang membuat orang sebanyak ini terkena ilusinya" ujar Tetua Yin kepada anak buahnya,


Ryu terlihat sangat senang ia berhasil mengelabuhi ratusan mata dihadapannya, ia betul-betul menikmati ini,


"bagaimana pertunjukanku?, ayo beri tepuk tangan" ujarnya sambil tertawa sendiri,


''kurasa anak ini sudah gila" ujar salah seorang anggota Red Phoenix yang berkumpul bersama dengan para anggota Ordo Black Mamba,


bukan hanya Leia, tapi Ryu membodohi semua orang disitu.


******

__ADS_1


__ADS_2