
Kicau suara burung terdengar cukup merdu dari ruangan bawah tanah tempat Mr Robert dan keluarganya berada, mereka baru saja mengalami sedikit kekerasan saat para Vampire itu membawa mereka dari tempat kediaman Mr Robert, tak berselang beberapa saat terdengar langkah kaki beberapa orang yang mendekati ruangan tempat Mr Robert dan keluarganya berada,
Mr Robert, memandangi orang-orang yang datang itu dengan raut wajah kesal
"Mr Robert ada yang mau berbicara dengan anda" ujar seseorang berkulit pucat didepan pintu sel seraya membukanya, ada lima orang yang berjaga didepan,
Mr Robert memberikan isyarat kepada istri dan anaknya agar tidak berbuat sesuatu yang membahayakan mereka,
orang-orang itu masuk kedalam sel tempat keluarga Mr Robert ditahan, dan segera membawa Mr Robert keluar, Mr Robert hanya diam saja mana kala tubuh gemuknya ditarik dan didorong dengan paksa,
sesaat kemudian Mr Robert sudah berada di ruangan yang cukup modern dengan suasana perkantoran elite, beberapa lukisan abstrak berjejer didinding, pada bagian tengah ruangan terdapat meja kayu jati yang besar dan tampak kokoh, ada Mr Andrij disitu yang menyambutnya dengan senyuman sambil menghisap cerutu dijarinya,
"Hi, penemu legendaris Robert lama kita tidak berjumpa" ujar Mr Andrij menyapa Mr Robert
kemudian ia segera memerintahkan anak buahnya,
"ambilkan ia cerutu, makan dan minuman terbaik segera" pinta Mr Andrij kepada anak buahnya,
Mr Robert yang mengetahui bahwa ada maksud tertentu dari Mr Andrij segera menolak,
"tidak usah repot-repot, apa mau mu?'' tanya Mr Robert tegas,
''Ha Ha Ha Ha, aku suka, aku suka orang yang tidak suka basa-basi" tawa Mr Andrij sambil memegang dagunya yang ditumbuhi bulu-bulu pendek dan kasar
"berikan ramuan serum Vampire" ujar Mr Andrij singkat sambil menyemburkan kepulan asap cerutu dari mulutnya keudara
Mr Robert sudah siap dengan jawabannya
''tidak, walaupun nyawaku taruhannya" balas Mr Robert,
Mr Andrij tertawa, ia sudah menyangka akan mendapat jawaban seperti ini
"Ayolah Robert, apa kamu yakin akan hal itu?" tegas Mr Andrij bangkit dari tempat duduknya,
Mr Robert tampak gusar, namun ia berusaha terlihat tegas,
''Apa kau tidak malu berbicara seperti itu kepadaku mahluk gagal?, kau harus ingat darimana kau berasal Andrij tanpaku kau bukan siapa-siapa, ingat itu" balas Mr Robert dengan wajah memerah,
Mr Robert dan Mr Andrij tampak saling mengenal dekat satu sama lain, tampaknya banyak peristiwa yang mereka lalui dimasalalu
__ADS_1
Mr Andrij mendekat kearah Mr Robert dan beberapa pengawalnya segera memegang bahu Mr Robert agar ia tidak melawan,
''tanpamu aku bukan siapa-siapa? apa kau serius Robert?, apa kau tau rasanya berada diruang riset dan menjadi kelinci percobaan kau dan bangsamu? apa kau tau saat tubuhku kesakitan akibat ramuan-ramuan cacat mu??? apa kau tau rasanya saat matahari membakar kulitmu?? dan aku harus mengingatmu dan berterimakasih padamu??" Ujar Mr Andrij, Mr Andrij tampak sangat marah dengan ucapan Mr Robert, ia mencekik leher Mr Robert dengan kasar dan mengangkatnya sampai Mr Robert terangkat sedikit dari kursinya
'' seharusnya ku minum habis darah kalian, biar kau tau rasanya pembalasan kami, dan ketika kami bisa bangkit berdiri dan berkembang, kalian seenak-enaknya membuat hal itu seakan-akan tidak terjadi apa-apa" tegas Mr Andrij lagi..
dengan amarah memuncak Mr Andrij mendekatkan wajahnya ke telinga Mr Robert,
''dan ketika kami mengikuti permainan kalian, dengan seenak kalian ikut campur permasalahan kami dan para serigala itu, hal itu menyebabkan putra ku kini berada dalam tahanan polisi" lanjut Mr Andrij,
Mr Robert menghela nafasnya, ia sadar pria dihadapannya ini cukup berbahaya sehingga ia memilih untuk diam,
"Sekarang begini Robert, aku tau kau tidak takut mati, aku tau bahwa dulu kau adalah petarung yang kuat, tapi apakah istri dan anakmu sekuat itu?" bisik Mr Andrij ke telinga Mr Robert,
seketika wajah Mr Robert memerah, sesuatu yang membahayakan dirinya masih bisa membuatnya berpikir dengan tenang, akan tetapi jika itu tentang keluarganya, ia tak mampu lagi membendung emosinya
sambil berusaha memberontak untuk melepaskan tangan yang mencekik lehernya, Mr Robert berteriak
"brengsek, kau sentuh keluargaku maka ku binasakan Death Corp, bahkan tak cukup sampai disitu, ras kalian akan kami musnahkan" balas Mr Robert,
mendengar itu Mr Andrij semakin memperkuat pegangannya, dan itu semakin menyakitkan Mr Robert, sambil tertawa sinis
ia melanjutkan lagi kata-katanya
''apa kau yakin kalian sanggup membinasakan kami?" Mr Andrij kembali berbisik ketelinga Mr Robert,
Mr Robert mengetahui betapa kejamnya Mr Andrij, menurutnya Mr Andrij akan berbuat apapun demi keinginannya namun Mr Robert juga tidak mungkin mengkhianati rasnya sendiri,
Mr Robert yang nyaris tidak bisa bernafas mulai melemahkan suaranya, ia berusaha keras menurunkan amarahnya,
"kau tau Andrij, memberikan ramuan itu sama saja dengan membunuhku, lebih baik bunuh saja aku dan lepaskan istri dan anakku" jawab Mr Robert mengiba,
situasi seperti ini merupakan ancaman yang serius, dan ia tau Mr Andrij bukan hanya menggertak saja, ia menangis sejadi-jadinya, ia tak bisa membayangkan putri kecilnya akan menjadi korban dari persaingan ini.
''Ha ha ha, Robert Ward menangis di hadapanku, kemana hatimu ketika kau merusak tubuh kami menjadi ras busuk yang haus akan darah?, apa kau pernah memikirkan perasaan kami dan keluarga kami?" ujar Mr Andrij membelalakkan kedua matanya,
Mr Andrij memegang kuat kedua tangan Mr Robert dan ''KRAAaaK" kedua pergelangan tangan Mr Robert patah, Mr Robert berteriak keras,
"ini akan menimpa keluargamu Robert, berpikirlah sejenak, kau tau apa yang harus kau lakukan" Ujar Mr Andrij, seraya mengisyaratkan anak buahnya untuk membawa Mr Robert keruang tersendiri agar ia tidak dapat menemui anak dan istrinya, sementara itu Mr Robert meminta anak buahnya menyiapkan kursi listrik untuk Istri Mr Robert agar Mr Robert mengikuti segala keinginannya
__ADS_1
*****
Sementara itu dikantor pusat Light Corp, Mr Jaques mengumpulkan para petinggi Light Corp, mereka berkumpul beserta beberapa Tetua Ordo penyihir, para Tetua dan pasukan penjaga mereka berpakaian jubah terusan sepanjang mata kaki berwarna hitam dengan kerudung yang menutupi hampir seluruh wajah mereka, mereka terlihat tampak sangat misterius,
"Selamat datang Tetua Hima dari Red Phoenix, Tetua Ghuba dari Green Dragon, Tetua Reva dari White Tiger dan Tetua Yin dari Black Mamba, saya Jaques Remorta sebagai Tetua termuda disini dari Ordo Golden Eagle bermaksud untuk meminta bantuan kalian para saudaraku, karena saat ini kita sedang dalam situasi yang cukup genting" ujar Mr Jaques membuka pertemuan itu.
"Ada apa sampai tetua Jaques memanggil kami, situasi genting apa yang Tetua maksudkan" tanya Tetua Hima dari Red Phoenix,
"seperti yang kami beritahukan sebelumnya melalui selebaran dari Light Corp bahwa beberapa waktu yang lalu Ras Serigala dan Vampire berperang, namun ditengah peperangan tersebut ada seorang penyihir berilmu tinggi menghentikan peperangan tersebut, sehingga mereka menganggap kita para penyihir sudah ikut campur terlalu dalam dengan urusan mereka, aku sudah menyelidiki bahwa penyihir itu bukan dari Ordo Golden Eagle, apakah ada salah satu anggota Ordo para Tetua yang melakukan hal tersebut?'' terang Mr Jaques menerangkan duduk permasalahannya.
para Tetua itu saling memandang satu sama lain,
''anggota kami yang diluar desa sudah kami titipkan kepadamu Tetua Jaques, kami hidup didesa terpencil yang jauh dari dunia manusia, kalaupun ada kejadian seperti itu seharusnya itu masih dalam pengawasan Tetua Jaques" jawab Tetua Reva dari Ordo White Tiger.
''Arahan dari kami masing-masing sudah sangat jelas, mengingat perjanjian kita bahwa demi kemajuan bangsa penyihir kita bersatu dibawah naungan Light Corp dengan pemimpin terpilih adalah Tetua Jaques" lanjut Tetua Ghuba dari Ordo Green Dragon,
Mr Jaques tampak terpojok ia harus sangat berhati-hati agar mencegah perpecahan dalam bangsa penyihir,
''permasalahannya saat ini masing-masing putra tunggal dari Andrij dan Steve ditangkap oleh kepolisian, kekuatan mereka hilang dan mereka sekarat sekarang, ini akan memicu peperangan antara ketiga ras seperti dulu, dan kitalah yang dituduh oleh mereka terkait hal tersebut" terang Mr Jaques perlahan
''Andrij pemimpin Vampire dan Steve pemimpin Werewolf maksudmu?" tanya Tetua Hima dari Red Phoenix
Mr Jaques melirik kearah Tetua Hima dan mengangguk pelan.
"dan saat ini beberapa dari anggota kita mulai menghilang dan tidak dapat dihubungiz termasuk Robert" ujar Mr Jaques lagi
”siapa pelakunya? Werewolf atau Vampire?” tanya Tetua Hima
''kemungkinan keduanya, tapi Vampirelah yang menculik Robert" jawab Mr Jaques
"jadi mereka sedang memerangi kita?" tanya Tetua Ghuba,
"sepertinya begitu, dan kita harus bersiap untuk kemungkinan terburuk?" jawab Mr Jaques
''kalau begitu kita harus bersatu dalam hal ini, jangan sampai kejadian beberapa ratus tahun lalu terulang kembali akibat kita terpecah belah" terang Tetua Yin dari Ordo Black Mamba yang dari tadi diam mendengarkan.
Para Tetua penyihir memberikan dukungan penuh kepada Tetua Jaques, mereka bersiap dengan kemungkinan terburuk yang ada, Apakah perang 300 tahun yang lalu akan terulang kembali?
bagaimana nasib keluarga Raine??
__ADS_1
Nantikan di chapter-chapter selanjutnya.