
Dimarkas kepolisian pertempuran terlihat semakin brutal, Mayor Daniel terpojok didalam sebuah kendaraan lapis baja dengan persenjataan berat, namun kini ia dan 5 personel pasukan gabungan terjebak ditengah-tengah puluhan Serigala besar dan dan Vampire yang siap ******* mereka, Bahkan plat baja yang melindungi mereka itu mulai rusak dihajar oleh cakar-cakar tajam para Serigala besar, sementara Radio penghubung di kendaraan itu mati dirusak oleh para Serigala brutal.
"bagaimana ini Mayor?" tanya seorang anggota pasukan gabungan yang terjebak didalam kendaraan itu,
mereka sudah dalam keputusasaan, tidak ada lagi mental untuk melawan, serangan ini terlalu massive, kekuatannya sangat tidak berimbang,
"bertahanlah, kita berusaha semampu kita, ini belum saatnya, kita tidak boleh mati disini" ujar Mayor Daniel sambil tetap berusaha menghubungi pusat, St Lorraine terputus dari dunia luar, seluruh saluran komunikasi dari total saat ini, begitu juga dengan aliran listrik, semua perusahaan layanan publik milik Death Corp, Wolf Corp dan Light Corp tidak berfungsi, hal itu menyangkut pada layanan telekomunikasi, listrik, bahan bakar, media.
Kendaraan lapis baja itu bagaikan sebuah bola yang dilempar kesana kemari oleh beberapa serigala besar, mereka menginjak mencabik, menggigit dan berusaha meluluh lantakan kendaraan yang berisi Mayor Daniel dan lima orang pasukan gabungan, persenjataan mereka sudah tidak ada lagi, mereka hanya bisa bertahan untuk tetap hidup, mereka terluka parah tiga orang pasukan gabungan sudah dalam posisi pingsan akibat benturan hebat manakala kendaraan itu berguncang-guncang.
tiba-tiba ada suara keras seperti meteor yang jatuh dari langit, membuat tanah disekelilingnya bergetar, serangan itu terhenti, seiring terdengar pekikan serigala yang kesakitan, pekikan kesakitan itu terdengar beberapa kali, disertai lolongan serigala yang mencoba berkomunikasi dengan kawanannya,
terdengar suara seseorang Barbara dengan lantang
"kalian ingin bermain?? mari kutemani kalian bermain-main" ujar suara orang itu,
seorang penyihir dengan cahaya merah menyala dari kedua telapak tangannya tiba-tiba muncul dari langit, dialah Kai.
Kai tampak berbeda dari biasanya, ia berdiri dengan penuh percaya diri ditengah-tengah Puluhan pasukan Serigala dan Vampire uang mengepungnya, jauh dari kesan kutubuku yang disematkan pada dirinya,
''Kai?" tanya salah seorang Vampire yang mengenalinya,
Kai melirik kepada orang tersebut?
"dia sudah mati, dunia ini terlalu kejam untuk seorang kutubuku sepertinya" jawab Kai sambil menyeringai,
selepas kata-kata itu ia melesat menghampiri Vampire itu dan memegang kepalanya, BYARRRRR kepala Vampire itu pecah berkeping-keping,
"ups.. Sepertinya aku harus mengurangi sedikit" ujar Kai sambil merasa bersalah,
hal itu sontak membuat para lawannya heran,
sosok Kai menjadi sangat brutal, ia membantai selusin Serigala besar dihadapannya dalam waktu kurang dari sepuluh menit, bangsa Vampire yang selama ini bangga dengan kecepatan gerak mereka bahkan mampu diimbangi oleh Kai, mereka takjub manakala gerakan lincah mereka diikuti oleh Kai, Kai terlihat seperti sedang bermain-main dengan mereka,
semua yang terkena sinar merah dari telapak tangan Kai mendadak kehilangan seluruh tenaganya, mereka jatuh pingsan tak berdaya, Kai menyerap kekuatan mereka dan menyisakannya hanya untuk mereka dapat bertahan hidup.
__ADS_1
"duapuluh satu.. dua dua... dua tiga" ujar Kai sambil meliuk-liuk menghindari serangan dari berbagai penjuru,
sesekali Kai memberikan pukulan dan tendangan telak kepada para Serigala dan Vampire sehingga membuat tulang-tulang mereka patah, ia tak terbendung.
perlahan-lahan serangan Vampire dan Serigala dipusat kota mulai terkendali, sampai akhirnya Kai berhadap-hadapan dengan empat orang anggota Elite Ordo Golden Eagle.
Rain, Fire, Rock dan Dark berhasil mengalahkan sisa serigala dan Vampire yang ada didalam dan diatap gedung, mereka terkejut manakala melihat kondisi disekitar gedung penuh dengan tumpukan tubuh Vampire dan manusia serigala yang sudah lemah,
"apa kau melakukan ini seorang diri?" tanya Fire takjub
"kurang lebih begitu" jawab Kai pelan,
"bagaimana situasi di timur?" tanya Rain menganggap Kai adalah utusan tuan Jaques,
Kai diam tidak menjawab,
tiba-tiba Rock merapal mantera dan menyerang salah seorang Vampire yang masih bergerak lemah dibelakang Kai dengan batu-batu tajam,
dengan sigap Kai membuka telapak tangannya dan menyerap sihir itu,
"jangan bunuh mereka yang sudah lemah tak berdaya'' ujar Kai misterius,
mereka kebingungan melihat sosok Kai, belum pernah mereka lihat sihir seperti ini, walaupun banyak penyihir yang mengembangkan ilmu dan mantera sihir mereka menjadi bermacam-macam sihir namun yang seperti ini belum pernah mereka jumpai,
Dark langsung merapal mantra dan menyerang Kai dengan sihir bayangan hitam, bayangan itu muncul dari kedua tangannya dan menyergap tubuh Kai, ia mencoba mengendalikan tubuh Kai, namun ketika bayangan hitam itu menyentuh telapak tangan Kai, tiba-tiba ia bergetar hebat, wajahnya berkeringat tampaknya via malah berusaha keras melepaskan sihirnya dari tubuh Kai.
"Dark, kau kenapa" ujar Rain yang melihat keanehan pada Dark,
"kurang ajar, ia menghisap bayangan hitamku" ujar Dark saat ia memutuskan untuk melepas sambungan energi dengan sihir bayangan hitam miliknya,
Perlahan Kai tersenyum,
''siapa orang ini, kurasa kita harus bersungguh-sungguh" ujar Fire seraya bersiap menyerang.
Rock dan Rain melompat keudara seraya merapal mantera,
__ADS_1
Sengatan listrik terlempar dari tangan Rain membuat Kai harus melompat menghindari serangan itu,
BUMMMM!! sebuah serangan bola api besar menghujam tanah tepat sedetik sebelumnya Kai melompat dari situ dan berhasil menghindar,
''hmm menarik" ujar Kai ketika melihat serangan-serangan mematikan dari anggota Elite Ordo Golden Eagle,
Rain merapal mantera Es, jalanan disekitar Kai mendadak tertutup es kering, ini membuat Kai nyaris terjatuh karena kehilangan keseimbangan,
melihat hal itu, Rock merapal mantera yang membuat kedua tangan dan kaki Kai terikat bola batu besar dan berat,
Kai terperangkap, kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Fire, ia merapal mantera dan mengeluarkan sihir tingkat tinggi milik Ordo Red Phoenix, sebuah burung phoenix besar dari api melesat menghampiri tubuh Kai, Kai pernah melihat sihir ini, tapi kali ini energinya jauh lebih besar daripada milik Erick,
samar-samar Kai melihat kilatan listrik mengelilingi tubuh burung phoenix yang hendak menyambarnya,
BLAAAAMMM!!!
sebuah ledakan energi dahsyat menyebar kesegala arah membuat kaca-kaca disekitarnya pecah berhamburan, cahaya yang menyilaukan terpancar dari ledakan energi itu namun ledakan tersebut pelan-pelan mengecil dan semakin mengecil terhisap oleh telapak tangan Kai yang bersinar berwarna merah.
Rain, Dark, Fire dan Rock terbelalak... mereka heran dengan ilmu sihir yang digunakan oleh Kai,
bahkan penyihir dengan status anggota Elite dari Ordo terkuat sekalipun tidak mampu melukai Kai,
"Ba..bagaimana mungkin, itu serangan element api dan listrik tingkat 25..." ujar Fire terperanjat,
"aku pun menguncinya dengan element batu tingkat 18" ujar Rock tak percaya,
"tampaknya semua sia-sia" timpal Dark,
"sudah selesai bermainnya?" tanya Kai tersenyum sombong,
Kai menghampiri keempatnya dan mengeluarkan empat cahaya merah dari tubuhnya dan terhubung dengan tubuh dari keempat anggota Elite Golden Eagle,
"sejauh ini, kalianlah yang terkuat" ujar Kai sambil menyerap Energi keempat anggota Elite Golden Eagle itu.
pertempuran dimarkas kepolisian itu selesai sejak Kai datang untuk meredakannya, Bangsa Serigala dan Vampire gagal membebaskan Jack dan Steve yang ditahan di sel khusus.
__ADS_1
Siapa sebenarnya Kai dan kekuatan apa yang dimilikinya??
nantikan chapter-chapter berikutnya.. 🍺🍺