King Of Zorn

King Of Zorn
Tetua Jaques Sang Legenda Masalalu


__ADS_3

Mr Jaques baru saja mendapatkan laporan terkait hasil pertempuran dimarkas besar kepolisian, para anggota Light Corp baru saja mengevakuasi Mayor Daniel dan para tahanan ke markas mereka, saat ini Mayor Daniel bersama keempat rekannya masih dalam perawatan intensif, mereka tidak sadarkan diri akibat pertempuran kemarin, sementara Jack anak dari Mr Steve dan Ramond anak dari Mr Andrij beserta kawanannya sudah berada diruang tahanan berteknologi canggih milik Light Corp.


Jack dan Ramond masih juga belum pulih benar, namun saat ini mereka sudah bisa beraktivitas dengan leluasa, tenaga mereka mulai berangsur-angsur membaik hari demi hari,


Keempat anggota elite Ordo Golden Eagle baru saja mendapatkan serum penyembuh dari Light Corp, perlahan-lahan keempatnya mulai pulih, Mr Jaques segera meminta mereka menghadap keruangannya.


''silahkan duduk" ujar Leia saat melihat keempat anggota elite Ordo Golden Eagle memasuki ruangan,


tampak Mr Jaques bersama Devin dan Leia menunggu keempatnya diruangan itu sedari tadi.


''Dark, Rock, Rain, Fire.. bagaimana keadaan kalian" tanya Mr Jaques


"sudah jauh lebih baik Tetua Jaques" jawab Rain,


''katakan apa yang terjadi semalam, sekuat itukah mereka sampai kalian dibuat tak berdaya" tanya Mr Jaques lagi, ia sungguh penasaran tentang hal ini.


"semalam ada seorang penyihir yang tak pernah kami lihat sebelumnya Tetua.., ilmu sihirnya juga sangat aneh" jawab Fire menimpali,


''hmm, bagaimana mungkin kalian tidak mengenalinya?" tanya Mr Jaques makin penasaran, ia mengambil secangkir kopi panas dihadapannya dan meminumnya perlahan,


"ia.. kuat, cepat, dan.. dan ia mampu menghindari semua serangan kami disana" terang Rock bergidik manakala mengingat kejadian semalam,


''dan ia bermata merah menyala seperti sinar terang" timpal Dark sambil melirik kearah Rock,


Mr Jaques menerawang, ia berusaha membayangkan seperti apa sosok penyihir yang dimaksud keempat anggota Elite Golden Eagle dihadapannya,


Sepanjang perjalanannya dalam dunia para penyihir, belum ada sosok seperti itu, Mr Jaques adalah sang Legenda, dirinya adalah sosok yang dibicarakan didunia sihir beratus-ratus tahun lamannya sebelum kemunculan Ordo Golden Eagle.


Jaman dahulu kala, penyihir yang mewarisi lebih dari satu sihir akan dibunuh termasuk keluarga mereka, karena pernikahan berbeda Ordo adalah sesuatu yang sangat dilarang, mereka dianggap kotor dan tidak suci lagi ketika darah dari Ordo lain mengalir ditubuh mereka, hal itu sudah diperjanjikan oleh keempat Ordo besar saat itu, dan hal itu berlaku menyeluruh didunia sihir. Mr Jaques kecil hidup dalam pengasingan, Ayah dan Ibunya dianggap kriminal oleh dunia sihir saat itu karena melakukan perkawinan berbeda Ordo, ayahnya berasal dari Ordo Red Phoenix dan ibunya dari Ordo Black Mamba, maka dari itu semenjak kecil Mr Jaques sudah hidup dihutan terpencil dan kehilangan kedua orangtuanya, hal inilah yang membuat dirinya mendirikan Ordo Golden Eagle dan menyatukan dunia sihir sampai sebesar ini.


Kemunculan Jaques dewasa membuat dunia sihir terguncang, manakala ia bersama beberapa kawanannya memporak porandakan Ordo Red Phoenix yang saat itu adalah Ordo terbesar, mereka tenggelam diatas kesombongan mereka kala itu, dengan cepat nama Jaques tersebar diseluruh negeri bangsa sihir, dan mereka mencap Jaques dan kawanannya sebagai kelompok kriminal yang wajib dimusnahkan, tapi sayangnya setiap pertempuran selalu dimenangkan oleh Jaques dan kelompoknya saat itu, dalam perkembangannya kelompok Golden Eagle merupakan jawaban dari para anak-anak penyihir yang selalu menutupi identitas diri mereka dari kebenaran pernikahan berbeda Ordo saat itu. dan para orangtua yang telah melakukan atau akan melakukan pernikahan berbeda Ordo akan mencari perlindungan dari O


kelompok Golden Eagle, hal ini yang membuat kelompok Golden Eagle semakin besar dan mendapat pengakuan sebagai salah satu Ordo dalam dunia penyihir.


Mr Jaques tersentak dari lamunannya ketika melihat Justin memasuki ruangan itu sambil memegang tengkuknya yang mengucurkan darah segar,


"ada apa Justin, ada apa???'' teriaknya panik sambil menghampiri Justin untuk melihat lukanya,


''gigitan Vampire??!!!" tanya Mr Jaques memastikan,


Justin mengangguk, tubuhnya mulai melayang-layang, virus itu sudah menjangkiti seluruh tubuhnya,


"Leia segera ambil serum penangkal virus Vampire" pinta Mr Jaques terburu-buru,


ia menidurkan tubuh Justin dipangkuannya, tubuhnya tampak lemah dan basah akibat bermandi keringat, Mrs Alice muncul dari balik ruangan, ia baru mendengar putra tunggalnya terkena gigitan dari Vampire,

__ADS_1


"ya ampun Justinn.. " pekik Mrs Alice seraya memasuki ruangan dan menghampiri tubuh putranya,


''Tenang bu, aku akan baik-baik saja'' jawab Justin lemah,


beberapa saat kemudian datang anggota Light Corp tergopoh-gopoh membawa serum anti virus Vampire keruangan itu dan segera menyuntikan kepada Justin,


Mr Jaques tampak lega, ia meminta istrinya dan anggota Light membawa Justin keruang istirahat, Justin segera ditandu karena tubuhnya masih sangat lemah, Virus itu akan mematikan tubuhnya sebagai manusia dan kembali membangkitkannya sebagai mayat hidup apabila tidak segera ditolong.


setelah keadaan diruangan itu kembali tenang, Mr Jaques menghela nafasnya


''baik sampai dimana kita tadi?” lanjut Mr Jaques kembali menanyai keempat anggota elite Golden Eagle dihadapannya


''orang ini sangat kuat Tetua, kami tidak dapat mengukur kemampuannya, kurasa tingkatannya sudah diatas 10 tingkat dari kami'' lanjut Dark,


”10 tingkat? apa elemen yang ia gunakan?'' tanya Mr Jaqures terheran-heran,


”ya, bahkan mungkin lebih..., ia tidak menggunakan salah satu elemen yang kita kenal, yang ku tahu ia memiliki tangan bercahaya berwarna merah" ujar Fire menimpali penjelasan Dark,


"hmm menarik, jadi maksud kalian kekuatannya setingkat dengan para Tetua Ordo?" tanya Tetua Jaques,


''Serangan fisiknya kuat seperti Serigala, kecepatannya seperti Vampire dan cahaya itu... cahaya itu mampu menyerap semua kekuatan sihir kami Tetua'' terang Fire lagi,


Bahkan Mr Jaques sendiri tak mampu mengidentifikasi sosok tersebut berdasarkan cerita yang ia dapat dari para anggota elite Ordo Golden Eagle, ia sibuk memainkan jarinya ke meja seakan-akan berpikir keras,


''seperti apa penampilannya" tanya Mr Jaques,


sesaat Mr Jaques melihat kearah laptop dihadapannya, ia tampak menerima sebuah pesan disana,


''Markas Geng Light diserang, Leia segera kirim orang untuk mengevakuasi orang-orang kita disana" ucap Mr Jaques,


''siapa yang menyerang markas Geng Light Mr Jaques?" tanya Leia sambil mengernyitkan dahinya,


Mr Jaques menerima kiriman rekaman cctv dipesan yang sama, sesaat ia sibuk memperhatikan rekaman kejadian itu,


"tunggu... tunggu, ini kah sosok yang kalian maksud?'' ujar Mr Jaques seraya memperlihatkan layar monitornya kepada anggota elite Golden Eagle,


mereka semua menyimak video itu dan memperhatikannya dengan seksama,


''siapa anak yang ditahan Justin ini" tanya Mr Jaques kepada Leia dan Devin,


tampak rekaman dimana Kai membebaskan diri dan mulai mengeluarkan cahaya merah dari mata dan kedua telapak tangannya, dan bagaimana ia menyerang seluruh anggota yang tersisa disitu,


''lihat ini, bahkan mereka terjatuh dalam satu serangan saja..." ujar Mr Jaques memperhatikan pergerakan sosok dilayarnya,


''Leia, setelah Justin membaik, segera tanyakan dia siapa sosok ini'' perintah Mr Jaques,

__ADS_1


dan untuk kalian berempat, segera ke markas Vampire, untuk membantu anggota kita yang berperang disana, bawa Robert dan keluarganya hidup-hidup kesini.


''baik Tetua Jaques'' jawab mereka berempat seraya meninggalkan ruangan itu.


******


Ditengah pertempuran mematikan ras penyihir dan kedua ras ciptaan mereka, tanpa disadari mereka Kai sudah berada disana, Kai menyaksikan ketika ketiga ras itu saling membunuh, mereka berusaha memenangkan pertempuran itu, Kai tersenyum memperhatikan mereka,


''seru juga" ucapnya pelan dari atas pohon tinggi besar, dari tempatnya tampak keseluruhan bagian bukit karena pohon itu berada persis dipuncak bukit tertinggi disitu,


''Lumayan juga Energi mereka" ucap Kai kembali tersenyum,


Kai melompat melesat diudara untuk beberapa saat, ia menuju pintu masuk markas ras Vampire dimana tempat itu adalah pusat pertempuran dari ketiga ras,


BUUMMMMMM!!!!!!


Kai mendarat ditanah dengan hentakan yang sangat kuat, sehingga tanah disekitarnya bergetar hebat dan berlubang, seluruh mahluk disekitarnya terpental akibat ledakan energi itu, bahkan bagian depan bangunan markas bangsa Vampire pun runtuh dibuatnya,


Kai menggaruk-garuk kepalanya sambik tersenyum bodoh,


"mohon maaf aku mengganggu pertempuran kalian.." ujar Kai santai,


pertempuran ketiga ras itu terhenti sejenak, mereka memperhatikan sosok yang berada ditengah-tengah mereka,


"si..sissiaaapaa kau??" ujar salah seorang Vampire yang baru saja terpental akibat ledakan energi pendaratan Kai,


''cih.. kalian tak perlu tau siapa aku, aku tidak perduli dengan peperangan ini yang pasti aku minta gadis dan keluarga yang kalian sandera disini" ujar Kai berubah serius,


''apakah ia salah satu dari kalian?" tanya seorang Vampire kepada bangsa penyihir,


Tiba-tiba dari sudut bangsa sihir ada yang memanggil nama Kai,


"Kai... Kaii kaukah itu?" ujar seorang penyihir yang ternyata adalah Erick teman sekolah Kai,


Erick mendatangi Kai dengan tingkahnya yang memandang remeh, sesampainya didekat Kai ia hendak menarik baju Kai, dan


BLAMMMM tubuh Erick terpental menghantam sebuah pohon besar dan menumbangkannya, Kai melempar Erick sangat kuat,


melihat hal itu semua mata terbelalak dibuatnya, melihat hal itu seorang penyihir secara spontan merapalkan serangan petir kearah tubuh Kai, namun Kai menangkap petir itu dengan cahaya merah ditelapak tangannya,


"Hmm nikmat sekali" ujar Kai tersenyum,


''ada lagi?" ucap Kai secara spontan,


tak tinggal diam, ras serigala dan ras Vampire yang merasa terusik pun segera menyerang Kai, Kai bagaikan masuk ditengah-tengah kandang binatang buas, ia diserang oleh ketiga ras dari berbagai penjuru, namun ia mampu mengatasinya, sebuah tendangan berputar menghantam kepala dari Serigala besar yang berusaha menerkam Kai, kepala Serigala itu berputar menyebabkan tulang lehernya patah, tubuhnya terpelanting beberapa meter, begitu juga ras Vampire yang hendak menancapkan taringnya pada leher Kai, dengan sigap Kai meninju keras wajah Vampire itu, sampai taringnya pun terlepas, gerakan Kai yang sangat cepat juga membuat para penyihir kesulitan untuk membidik Kai dengan sihir mereka, bahkan beberapa kali Kai mengagetkan mereka yang sedang merapal mantera dengan serangan jarak dekat secara tiba-tiba.

__ADS_1


Pekikan suara Serigala menggema, mereka dihajar sampai tulang-tulang mereka terlepas dari belikatnya, tak terkecuali para Vampire dan penyihir.


__ADS_2