
Setelah sesampainya di sekolah mereka berdua berjalan menuju kelas.
Sesampainya mereka di depan kelas ,ternyata Dea ,sahabat mereka berdua sudah menunggu kedatangan Tara dan Tari.
"Akhirnya kalian berdua datang juga , aku udah nungguin kalian lama tau". Gerutu Dea
"Tumben banget kamu nungguin kita sampai berdiri di depan pintu , ada apaan emang?" Tanya Tara
"Ada sesuatu yang mau aku omongin ke kalian berdua ,terutama ke Tari". Ucap Dea sambil menunjuk ke arah Tari
"Ke aku??.. ada masalah sama aku ya ?" Tanya Tari heran
"Ya udah kita masuk kelas dulu aja, ngomongnya di dalam kelas aja biar enak". Ucap Tara
Kemudian mereka pun berjalan masuk ke dalam kelas, dan duduk di kursinya masing masing.
"Oke sekarang mau ngomong apa kamu Dea , paling juga ga begitu penting kan?". Ucap Tari
" Ya emang enggak begitu penting sih , cuma aku pengen ceritain aja ke kalian berdua apa yang aku lihat kemarin". Jawab Dea
"Penting atau pun nggak penting aku pengen dengerin cerita kamu ,ayo buruan ceritain Dea". Ucap Tara
Disaat Dea akan mulai bercerita tiba tiba Siska yang juga sahabat mereka sekaligus teman sebangku Tari datang.
" Hai teman teman pada mau ngomongin apa nih kok kayaknya serius banget." Tanya Siska
"Ya udah sih sini duduk , kita dengerin bareng bareng". Jawab Tari
"Gini..kemarin sore pas aku jalan jalan ke mall sama kakak ku , aku ngelihat Arif jalan berdua sama poppy". Ucap Dea
"Poppy temen sekelas kita ya?". Tanya Siska
"Jangan keras keras sis, nanti anaknya ke denger loh". Ucap Dea sambil matanya menelusuri kelas
"Anaknya belum datang kok ,tenang aja". Jawab Siska
__ADS_1
"Iya Poppy teman sekelas kita. Aku yakin kok kemarin mereka jalan berdua sambil pegangan tangan di mall ". Ucap Dea yakin
Deg.. dada Tari tiba tiba bergemuruh , hati nya sakit mendengar cerita Dea. Ingin rasanya menangis tapi dia tahan , karena dia malu di lihat teman teman dan saudara kembarnya. Tari hanya bisa diam tanpa bisa berkata kata.
Tara yang memperhatikan Tari jelas mengerti apa yang sedang di rasakan saudara kembarnya itu.
Saudara kembar itu beda dari saudara kakak adik yang lain. Saudara kembar lebih memiliki ikatan batin yang kuat satu sama lain, bisa merasakan apa yang sedang di rasakan saudara kembarnya.
" Tari,kamu ngga apa apa kan , kok malah diem ngelamun gitu sih". Tanya Tara
"Aku ngga apa apa ko ra , cuma sedikit kaget aja". Jawab Tari dengan sedikit senyum untuk me yakin kan saudara kembar nya tersebut , meskipun Tari tau kalau Tara bisa merasakan apa yang di rasakan saat ini.
" Maaf ya ri , aku ngga ada maksud untuk buat kamu sedih. Aku cerita kayak gini biar kamu juga sadar kalau kamu juga harus bisa buka hati kamu buat cowok lain, ngga terus terusan mikirin Arif terus." Ucap Dea sedih
" Iya ga apa apa kok Dea ,lagi pula kan aku sama Arif udah ngga ada hubungan apa apa lagi , jadi terserah Arif mau jalan sama siapa aja". Ucap Tari
"Iya Tari ,masa lalu mah biarin jadi masa lalu , kita harus selalu menatap masa depan , tenang jodoh ngga akan kemana". Ucap Dea
"Setuju.....,..". Ucap Tara dan Siska kompak".
Tari merasa dirinya begitu bodoh , karena terus saja mengingat masa lalu nya yang seharusnya udah dia lupakan .
terlintas di pikiran Tari untuk merubah dirinya menjadi seorang wanita yang lebih baik dan kuat.
Dirinya akan bertekad dan berusaha melupakan dan membuang perasaannya untuk Arif . Dan drinya bertekad untuk tidak membuka hati untuk siapapun , dia ingin fokus ke sekolah,keluarga,ibadah dan dirinya sendiri.
" Tari, cowok diluar sana masih banyak kok , yg jauh lebih baik dari Arif. Jodoh tuh ngga akan kemana , kalau emang jodoh kamu Arif pasti nanti kamu sama Arif bakalan bersatu lagi". Ucap Tara menghibur Tari
"Iya ra ,makasih buat saran dan semangat kamu. Tapi aku udah bertekad untuk sementara ngga akan buka hati aku buat cowok lain, aku mau sendiri dulu , aku mau fokus sama sekolah dulu aja. kalau tentang Arif aku bakalan terus nyoba buat buang perasaan ini". Ucap Tari
"Itu justru jauh lebih baik , semangat terus ya Tari ". Ucap Tara ke pada saudara kembarnya yg sangat dia sayangi
"Pokoknya harus semangat , ngga boleh sedih cuma gara gara cowok , rugi banget . Masa depan kita tuh masih panjang". Ucap siska menimpali
Tari hanya mengangguk semangat mendengar ucapan saudara dan ke dua sahabatnya tersebut.
__ADS_1
Tari sangat bersyukur di kelilingi sahabat sahabat yang begitu baik , dan juga saudara kembar yang sangat menyayangi dirinya.
Bel sekolah tanda masuk telah berbunyi, anak anak yang tadinya di luar kelas berhamburan masuk ke kelasnya masing masing.
Dan ke 4 sahabat itu pun juga mulai kembali ke tempat duduknya masing masing untuk mengikuti jam mata pelajaran pertama.
Tara tidak bisa fokus ke materi yang di sampaikan gurunya . Dirinya terus kepikiran tentang cerita Dea mengenai Arif . Dirinya sangat penasaran tentang kebenaran hubungan Arif dengan Poppy .
Oleh karena itu dia membuka ponselnya dengan hati hati supaya tidak terlihat oleh gurunya dan mulai mengirim pesan ke Aldo. Karena Tara merasa Aldo tau tentang hubungan Arif dengan Poppy di karena kan Aldo dan Arif bersahabat.
"yang ,nanti bisa ketemuan di kantin ngga pas istirahat?. lalu di kirimnya ke Aldo pesan singkat tersebut.
Tidak butuh waktu lama pesan itu pun langsung itu di balas Aldo.
"Ada apa yang ? , kayaknya aku ngga bisa kalo istirahat nanti ,soalnya ada pelajaran tambahan buat persiapan try out minggu depan. Gimana kalau nanti aja pulang sekolah kita ketemuan."
Balas Aldo
"Oke yang , nanti pas pulang sekolah aku tunggu kamu di depan gerbang ya .
Ya udah kalau gitu semangat belajarnya". Ucap Tara membalas pesan Aldo
"Oke sayangku, semangat juga belajarnya." Balas Aldo
Hati Tara merasa lebih tenang sekarang karena nanti dia akan tau kebenaran hubungan Arif dengan Poppy.
Tara merasa heran dengan dirinya sendiri kenapa dia bisa sangat ingin tahunya tentang Arif dan Poppy , sedangan saudara kembarnya tidak ingin tau lebih jauh lagi tentang hubungan Arif dan Poppy.
**BAB 2 UDAH SELESAI NIHH..
SUMPAH , KADANG MASIH SUKA BINGUNG SAMA KATA-KATANYA , BARU PERTAMA KALI BUAT NOVEL SOALNYA.
SEMOGA KALIAN SUKA YA...
TUNGGU BAB SELANJUTNYA 😊**
__ADS_1