Kisah

Kisah
BAB 1


__ADS_3

Pada suatu tempat di desa terpencil yang jauh dari Ibu kota Jakarta, hidup lah sebuah keluarga yang kehidupan nya jauh dari kata mapan.


Keluarga itu terdiri dari tiga orang. Satu anak gadis berusia 20 tahun dan ke dua orang tuanya.


Gadis tersebut bernama Laras Anindita, biasa di panggil laras. Bapak nya bernama pak sugeng dan Ibu nya bernama Bu Siti. Ke dua orang tuanya bekerja sebagai buruh tani di ladang atau sawah milik orang lain.


Sedangkan laras berkerja sebagai penjual gorengan di pasar. Laras memiliki wajah yang cantik dengan warna kulit yang terlihat putih dan bersih. Bukan hanya wajah nya nya saja yang cantik , hatinya pun juga sangat cantik dan lembut. Laras sangat menyayangi ke dua orang tua nya. Dia tidak ingin melihat ke dua orang tua nya bekerja terlalu keras, oleh karena itu dia berjualan gorengan setiap pagi ke pasar. Dengan dia berjualan gorengan mungkin akan sedikit mengurangi beban ke dua orang tua nya.


Laras tidak pernah mengeluh dan menyesal sedikit pun karena terlahir dari keluarga yang miskin. Diri nya selalu bersyukur dan menerima apa pun kondisi keluarga nya.


Dan seperti biasa pagi itu setelah mandi ,ganti baju dan sarapan laras sibuk merapikan barang dagangan nya ,yaitu berbagai macam gorengan seperti, tahu, tempe, pisang dan singkong. Semua nya dia buat bersama dengan Ibu nya subuh tadi.


Setiap pagi Laras selalu berjualan gorengan di pasar dengan cara berkeliling.


Laras siap-siap untuk pergi ke pasar dan berpamitan ke pada orang tua nya.


"Pak ,Bu .. Laras pergi jualan dulu ya ke pasar?". Ucap Laras sambil mengangkat jualan nya dari meja.


"Iya nak , hati-hati di jalan. Tadi Bapak mu udah berangkat ke sawahnya pak Cipto waktu kamu mandi". Ucap bu Siti.


"oh, Bapak udah berangkat ya. Ya udah kalau gitu Ibu doain Laras ya biar jualan Laras hari ini habis". Ucap Laras


"Pasti Ibu selalu doain kamu sayang , anak Ibu yang paling cantik". Ucap Ibu sambil mencium kening Laras.


Bu heni sangat lah menyayangi anak gadis semata wayang nya tersebut. Beliau bangga mempunyai anak seperti Laras yang sangat penurut dan mengerti akan kondisi orang tua nya. Bu heni berharap suatu saat anak nya bisa hidup layak dan bahagia. Bisa menemukan pendamping hidup yang bisa membahagiakan anaknya. Beliau tidak ingin anaknya hidup seperti diri nya saat ini yang serba kekurangan.


"Ya udah kalau gitu Laras pergi sekarang ya bu, keburu siang". Ucap Laras


"Iya nak , kalau sudah habis cepat pulang ke rumah." Ucap bu Heni.

__ADS_1


"Iya bu , nanti laras langsung pulang kalau sudah habis". Jawab Laras


Laras pun kemudian pergi menuju pasar dengan berjalan kaki. Jarak pasar dari rumah nya sekitar dua kilo meter. Jarak tak jadi masalah Laras. Yang terpenting buat nya adalah jualan nya habis dan bisa pulang dengan membawa beras serta telur untuk di makan bersama Bapak dan Ibu nya di rumah.


Selalu terlintas di pikiran Laras bisa mempunyai banyak uang. Pasti diri nya tidak perlu capek capek jualan gorengan setiap hari di pasar. Diri nya juga pasti bisa membahagiakan ke dua orang tua nya. Bapak dan Ibu nya ngga perlu capek capek lagi untuk mencangkul di sawah orang.


Tapi itu hanya sebatas angan angan Laras saja yang sangat sulit menjadi kenyataan.


Apapun keadaan nya Laras harus tetap bersyukur , yang terpenting diri nya dan keluarga nya masih bisa makan dan ke dua orang tua nya selalu sehat.


Setiba nya Laras di pasar, dia pun mulai berkeliling menjajakan gorengan nya tersebut. Sambil berteriak.


"Gorengan...gorengan ,ada tahu, tempe, pisang dan singkong. Mari bu silahkan gorengan nya di jamin pasti enak". Teriak Laras semangat


Tiba tiba di tengah teriakan laras menjajakan gorengan nya terdengar suara ibu ibu memanggil nama nya.


"Laras...Laras". Panggil Ibu ibu itu


" Ada apa ibu Ambar kok kelihatan tergesa-gesa sekali". Tanya Laras.


"Gorengan kamu masih banyak tidak Laras?" Jawab Bu Ambar.


" Masih banyak banyak banget ini bu, belum ada yang ke jual malahan, Laras baru sampai pasar soalnya". Ucap Laras


"Syukurlah, kalau gitu Ibu beli semuanya ya, soalnya di rumah mau ada arisan, ibu itu lupa kalau hari ini ada arisan, jadi ibu ngga persiapin apa-apa di rumah". Ucap Bu Ambar


"Beneran nih di beli semuanya?". Tanya Laras yang tidak percaya.


"Iya Laras, masih berapa biji itu semuanya?". Tanya bu Ambar.

__ADS_1


" Masih ada 60 biji bu semuanya, jadi total enam puluh ribu rupiah". Jawab Laras senang.


"Ini uang nya pas enam puluh ribu ya?". Ucap Bu Ambar sambil menyodorkan uang enam puluh ribu ke pada Laras


"Iya bu, pas ya ini uangnya , Laras terima. Ucap Laras sambil menerima uang pemberian bu Ambar dengan hati senang


Kemudian Laras langsung membungkus semua gorengannya dan menyerahkan nya ke Bu Ambar.


" Terimakasih ya bu udah borong gorengan nya Laras" Ucap Laras.


" Sama-sama Laras . Kalau gitu ayo kita pulang bareng, kan jualan kamu sudah habis semua. Ajak bu Ambar.


" Bu Ambar duluan aja, Laras masih mau belanja ke warung". Ucap Laras.


" Ya sudah kalau gitu Ibu pulang duluan ya". Ucap Bu Ambar sambil berlalu pergi meninggalkan Laras.


Dengan hati yang sangat senang Laras pun pergi ke warung untuk membeli beras dan telur. Laras tidak menyangka kalau gorengan nya akan habis secepat ini , Laras sangat-sangat bersyukur.


Meskipun hanya enam puluh ribu rupiah bagi laras itu adalah nominal yang cukup banyak. ke dua orang tua nya pasti senang karena jualan anak nya habis semua.


Dengan uang enam puluh ribu Laras masih bisa belanja beras serta telur dan juga untuk modal jualan nya lagi.


Dan sesampai nya di warung Laras membeli beras satu kilo gram , telur seperempat dan juga bahan-bahan untuk membuat gorengan seperti tepung terigu dan minyak goreng. Setelah di rasa belanjaan nya sudah lengkap Laras pun langsung pulang ke rumah. Laras sudah tidak sabar memasak dan makan bersama ke dua orang tua nya yang sangat dia sayangi. Apa pun akan Laras lakukan demi ke dua orang tua nya bahagia.


***AKHIRNYA EPISODE PERTAMA SELESAI JUGA.


INI KARYA PERTAMAKU , MAAF BANGET KALAU CERITA NYA MASIH BELEPOTAN , MASIH BELAJAR SOALNYA 😊


SEMOGA KALIAN SUKA.

__ADS_1


DAN JUGA MAKASIH UDAH MAU BACA 😊***


__ADS_2