
Hari pun sudah mulai sore, Tata mwngerjap matanya perlahan membuka matanya lalu tata menoleh ke arah kasur di sana Vian masih tertidur pulas. Tata pun bangun dan mencuci mukanya setelah membersihkan badan bergegas ke bawah ruang keluarga.
di sana Mamah Anna dan papah Adhi mbak Sinta, mamah Dede beserta adik-adiknya sedang berkumpul. tata pun mendekat ke arah mereka lalu duduk di samping mamah Anna.
" Kamu sudah bangun nak " tanya mamah Anna.
" Iya mah " jawab tata tersenyum.
Mamah Anna hanya tersenyum, mbak Sinta mengajak taat ke taman belakang Karena mengurus pekerjaan di cafe. Tata dan mbak Sinta pun duduk di kursi yang ada di taman belakang rumah Vian.
" Tata apa kamu masih mau bekerja " tanya Mbak Sinta pada tata.
" Iya mbak tata masih ingin bekerja, untuk membiayai sekolah adik-adik tata " ucap tata.
" Tapi ta, semua pasilitas sudah di berikan oleh vian " ucap mbak Sinta.
" Iya mbak cuma saya tak ingin merepotkan k Vian " ucap tata menunduk kepalanya.
" Ingat kamu sudah jadi istri Alvian Alexander " ucap mbak Sinta.
" Aku tahu mbak, cuma aku masih ingin bekerja di cafe itu rasanya berat bila aku berhenti bekerja lagi pula tidak ada yang tahu aku menikah kan mbak " ucap tata.
" Apa kamu merahasiakan pernikahan kamu " tanya Mbak Sinta serius.
" Iya mbak " ucap tata.
Mbak dinta hanya menghela nafas panjang melihat dua manusia yang baru menikah ini, dan mbak Sinta tak bisa berbuat apa-apa lalu mbak Sinta membas pekerjaan di cafe beberapa hari ini.
Hari pun mulai malam.
Alvian sudah bangun sedari tadi tetapi Vian hanya ada di ruang kerjanya guna mengerjakan pekerjaan yang tertunda beberapa waktu lalu.
Setelah mengerjakan pekerjaannya Vian pun membereskannya dan pergi ke bawah, Vian sudah di bawah mencari sosok istrinya sedari tadi tak melihatnya.
__ADS_1
Setelah mencari kemana-mana ternyata sang istri ada di dapur sedang menyiapkan malam malamnya, Vian memperhatikan dari jauh tata pun tak menyadari nya.
" Uhuk-uhuk " mamah Anna datang entah dari mana mengagetkan Vian yang mengintip tata sedari tadi, tata menoleh ke arah mamah Anna dan vian yang berdiri tak jauh dari sana..
" Vian sedang apa kau di sini " tanya mamah Anna Vian pun terkejut karena kepergok oleh mamahnya, sedangkan tata hanya menatap mereka bingung. lalu tata melanjutkan memasak nya.
" Tidak ada mah " ucap Vian menutup rasa malu nya dengan muka datar.
" Masa sih " goda mamah Anna kepada Vian, Vian pun berlalu mengabaikan Mamah yang terus menggodanya. sedangkan mbak Sinta yang melihat Vian dari arah dapur bingung melihat mukanya menahan malu.
" Vian kamu kenapa " tanya Mbak Sinta.
" Nggak apa-apa aunty " jawab Vian duduk di samping mbak Sinta.
" Vian ada aunty yang harus di bicarakan " ucap mbak Sinta serius.
" Memangnya apa yang harus di bicarakan " tanya vian menatap auntynya itu.
" Iya memang bener, kita sudah sepakat untuk merahasiakan pernikahan ini pada publik, lagian tata tak mau nanti ada fans Vian menyerang tata " ucap Vian, mbak Sinta hanya menggunakan kepala nya karena memang Vian banyak fans nya terutama para kaum perempuan. followers Vian mencapainya 3,5jt dan yang di follow Vian hanya temen dekat dan keluarganya hanya 20 orang saja.
Mengingat Vian pengusaha sukses di bidangnya dan banyak followers membuat mbak Sinta khawatir bila para fans tahu Vian sudah menikah, pasti akan mencari tahu bahkan nekat dan bila tahu akan menyerang tata. mbak Sinta tahu tata juga seorang selebgram fans yang di ikuti 100RB Tapi tata tidak terlalu aktif di Instagram. hanya endors saja yang di posting, dan tata hanya mengikuti 10 orang sahabatnya.
Tak lama kemudian tata pun muncul dari arah dapur dan mendekat ke arah Vian dan mbak Sinta yang sedang berbincang.
" Mbak Sinta k Vian masakannya sudah jadi mari kita makan malam " ucap tata. Mbak Sinta hanya menggunakan kepalanya Vian hanya diam saja.
Semua keluarga pun sudah berkumpul di ruang makan, seperti biasa tata pun menyiapkan nasi dan lauk pauk nya untuk sang suami.
setelah semuanya makan keluarga besar pun berkumpul di ruang keluarga mereka ngobrol bercanda dan tertawa bersama.
" K Vian main PS yuk " ajak verrell, mamah Dede tak enak kepada menantu nya
" rel jangan begitu kakak ipar mu pasti lelah " tegur mamah Dede, sedangkan verrell hanya menundukkan kepalanya karena bersalah.
__ADS_1
" Todak apa-apa mah, ayo Verrel kita main PS nya " ucap Vian. Verrell dan Vian pun duduk di depan tv lalu siap untuk bertanding. sedangkan para perempuan hanya menontonnya saja.
"ayooo kak Sini sini kejar " ucap verrell sedangkan Vian hanya mengejarnya tapi kalah cepat dengan verrell.
" Yes menang " ucap verrell bersorak dan Vian kalah.
" ayo ulangi lagi, aku akan harus menang " ucap Vian.
" Et kakak ipar harus memberikan hadiah bila kalah bagai mana " ucap Verrel.
" Okey siapa takut " ucap Vian. Mereka pun terus bermain sampai jam 10 malam sedangkan tata sudah pergi ke kamarnya sedari tadi karena sudah mengantuk. Vian kalah terus dan sudah menyerah.
" Okey kakak akan kabulkan permintaan hadiahmu, memangnya kau minta hadiah apa " tanya vian kepada adik ipar, verrell nampak berpikir hadiah apa yang dia inginkan dia pun bangun.
" entahlah aku bingung kakak ipar " ucap verrell, Vian hanya menggeleng kepala melihat kebingungannya.
" Ya udah besok saja kau minta apa, sekarang waktunya istirahat besok kau sekolah " ucap Vian membereskan PS nya.
" Baiklah kakak ipar " ucap verrell membantu membereskan PS.
" Ya udah kau ke kamar lah, selamat malam " ucap Vian kepada sang adik.
" Malam kakak ipar " ucap verrell berlalu ke kamarnya. Sedangkan Vian pun kekamarnya karena sudah sangat selah. sesampainya di kamar Vian melihat ke arah kasur tidak ada istrinya lalu menoleh ke arah sofa ternya tata tidur di sana. Vian pun mendekat ke arah sopa lalu menggendongnya ala brizzle.
Setelah meletakkan tata ke kasur Vian pun menyelimuti tubuh tata dan bergegas ke kamar mandi mencuci muka dan sikat gigi.
Vian pun mendekat ke arah kasur dan merebahkan diri di kasur dan menarik pelan sang istri lalu memeluknya
Sedangkan tata yang di sudah di pindahkan ke kasur oleh Vian tak merasa terusik tidurnya.
" Dasar kebo " gumam Vian melihat sang istri tak merasa terganggu olehnya
Vian pun memejamkan matanya perlahan dan menyusul sang istri ke alam mimpi nya.
__ADS_1