KISAH CINTA SANG CEO

KISAH CINTA SANG CEO
bab 11


__ADS_3

Ke esokan hari.


Tata pun membuka matanya dan menoleh ke samping tata pun terkejut bukan main, iya pun bangun dan mengambil air wudhu setelah itu membangunkan suaminya.


" Tu-Tuan ba-bangun sudah pagi " ucap tata membangunkan suaminya gugup dan takut, perlahan Vian pun perlahan membuka matanya.


" sudah jam berapa " khas suara Vian bangun tidur lalu mengucek matanya.


" Su-sudah jam 5 tuan waktunya sholat subuh " ucap tata gugup, Vian pun bangun.


" Tunggu kita sholat berjamaah bareng " ucap Vian berlalu kekamar mandi, sedangkan tata menyiapkan sejadah nya dan suaminya.


Tak lama kemudian Vian pun keluar dari kamar mandi dengan keadaan sudah wudhu, Vian mendekat ke arah tata dan memakannya baju Koko dan sarungnya. Suami istri baru ini pun menjalankannya sholat subuh.


Setelah sholat berjamaah Tata pun membereskan alat sholatnya lalu bergegas ke bawah untuk menyiapkan sarapan pagi ini.


Sedangkan Vian bergegas ke kamar mandi Karena akan bekerja.


Tata sudah menyiapkan sarapan pagi dan menatanya di meja makan, setelah menatanya Tata pun bergegas ke kamar sesampainya dikamar kata melihat suaminya sudah bersiap memakai baju kantor.


vian yang melihat istrinya pun memanggilnya untuk memakaikan dasi.


" pakai kan aku dasi " ucap Vian datar.


" Baik tuan " ucap tata lalu mendekat ke arah suaminya dan mengambil dasi di tangan suaminya tata pun langsung memakaikan dasinya Vian melihat sang istri memakaikan dasinya dengan telaten tatapan Vian tak lepas dari tata.


" Udah selsai tuan " ucap tata.


Vian pun duduk di kasur lalu memakaikan sepatunya,. sedangkan tata bersiap-siap untuk kerja ke cefe.


" Cepat kita kebawah " ucap Vian sudah selsai dengan kegiatan nya. Sedangkan tata sudah siap memakai seragam nya.


Vian dan tata pun turun ke bawah berbarengan di sana sudah ada mamah Dede mamah Anna mbak Sinta dan papah Adhi. yang sudah menunggu pengantin baru.


" Selamat pagi " ucap Vian dan tata.


" Selamat pagi juga " ucap mereka serempak.


" Ayo silahkan duduk " ucap mamah Dede.


" Iya " ucap keduanya Vian dan tata pun duduk bersebelahan.


Sarapan pun dimulai setelah sarapan mereka mengobrol sejenak.


" Vian, tata mamah dan papah hari ini pulang ke rumah utama " ucap mamah Anna.

__ADS_1


" Dan Vian nanti kamu dan tata pulang ke rumah utama dan tinggal di utama " ucap papah Adhi.


" Hmmm pah lalu gimana dengan mamah " ucap tata menundukkan kepalanya.


" Sayang kan ada mbak Suti yang jagain di sini " ucap mamah Dede tersenyum.


" Iya mbak tata nanti saya jagain ibu mbak tata dan adik-adik mbak " ucap mbak Suti tersenyum.


Mbak suti memang kepercayaan kelurga Alexander sedari dulu mbak Suti mengabdi kepada keluarga Alexander.


" Iya sayang di sini ada Suti yang akan menjaga mamah dan adik-adik mu " ucap mamah Anna.


" Baiklah mah " ucap tata walaupun berat dalam hatinya harus meninggalkan ibu dan adik-adiknya karena ikut suami.


Setelah berbincang-bincang sebentar mamah Anna dan papah Adhi pun pulang ke rumah utama, sedangkan Vian sudah di jemput oleh asisten Ryo. adik-adik tata sudah di antar oleh supir pribadi ya itu sumi mbak Suti. sedangkan tata dan mbak Sinta masih di rumah Vian dan sebentar lagi berangkat ke cefe.


" Mah tata berangkat dulu ya " ucap tata memeluk sang mamah.


" iya Sayang, kamu hati-hati di jalan ya, dan jaga diri baik-baik nurut apa kata suami ya sayang " ucap mamah Dede membalas pelukan sang anak yang sudah berstatus sebagai istri Alexander.


" Sinta kakak titip tata ya " ucap mamah Dede.


" Iya kak, ya udah kita berangkat dulu ya " ucap mbak Sinta menyalami mamah Dede.


" Iya mbak, hati-hati di jalan ya " ucap mbak Suti


" Assalamualaikum " pamit tata dan mbak Sinta. kebetulan mbak Sinta membawa mobil pribadinya kemana-mana sendiri tampa supir.


...----------------...


Vian pun sudah sampai di kantor Vian berjalan angkuh dan dingin, para karyawan menganut dan menundukkan kepalanya karena takut, Vian pun berjalan ke arah Liff khusus untuk CEO di temani asisten Ryo.


Sesampainya di dalam ruangan Vian pun duduk si kursi kerjanya di sana sudah di suguhkan dengan tumpukan kertas yang harus di tanda tangan.


tak lama kemudian ada telpon masuk.


📱📞📞📞 ( atra )


" Hmmm " ucap Vian.


" cih dingin sekali " ucap atra


" Udah cepat, saya banyak pekerjaan " ucap Vian pada sahabatnya.


" Vin nanti malam kita party " ucap atra.

__ADS_1


" Tidak bisa, saya banyak pekerjaan di kantor " ucap Vian.


" Ayo lah Vin, semenjak kau di tinggal oleh calon istri mu menjadi sosok yang berbeda bukan sosok hangat lagi " ucap atra.


" Hmmm baiklah " ucap Vian langsung menutup telpon dari sahabatnya itu.


Vian mempunyai sahabat 4 sekawan mereka selalu memberikan support dikala sedang susah maupun senang


4 sekawan yang bernama Atra Sanjaya sudah menikah, Irfan hakim sudah menikah, Riko akan menikah beberapa bulan lagi. sedangkan Vian yang seharusnya menikah beberapa tahun silam seketika menjadi sirna karena calon istri nya selingkuh.


" Cih menyebalkan sekali, kenapa Langsung di matikan " ucap atra.


" Sayang kamu kenapa " ucap istri atra melihat sang suami kesal.


" Tidak sayang, aku hanya kesal dengan nya aku ajak dia party jawabannya cuek " ucap Atra menjelaskan pada istrinya ya itu Rara.


" Ya udahlah sayang, kamu kan tahu di berubah karena di selingkuhi " ucap Rara.


Atra hanya menganggukkan kepalanya paham.


......................


mbak Sinta dan tata pun sudah sampai di cafe, tata pun ke dapur sedangkan mbak Sinta langsung bergegas ke ruangan Vian.


Hari ini adalah hari yang sibuk banyak sekali orderan dan para ojol menunggu pesanan di gojek tata dan para koki lainnya bekerja ekstra mondar mandir sana kemari.


" ceff tata ini pesanan berikutnya " ucap karyawan sebagai penerima pesanan.


" Baiklah tunggu 10 menit " ucap tata.


" Ceff paman ini ada yang memesan pizza 10 box ya " ucap karyawan.


" Okey laksana " ucap ceff paman.


Tata pun bekerja cepat dan tak terasa makan siang pun tiba. Tata dan para karyawan lainnya beristirahat sejenak dan melanjutkan bekerja lagi karena pengunjung semakin ramai sudah jam istirahat.


Pukul 14:00


para pengunjung pun sudah agak sepi, para karyawan dan caff pun beristirahat, dan makan siang bersama Mbak Sinta. Mbak Sinta tidak menganggap karyawan seperti karyawan tapi seperti keluarga Mbak Sinta selalu membantu para karyawan bila kesusahan ekonomi keluarga.


" Ayo guys kita makan " ucap mbak Sinta heboh.


" Yeyyyyyyy " ucap semua serempak.


semuanya pun makan siang bersama, di ruang peristirahatan para karyawan bila lelah.

__ADS_1


__ADS_2