KISAH CINTA SANG CEO

KISAH CINTA SANG CEO
Bab 14


__ADS_3

" Nona tata ceff di cafe nya Vian " jelas Asisten Ryo.


" Hah " serempak Atra Irfan dan riko.


" Yang bener lu nikah sama ceff tata yang terkenal dengan masakannya itu " tanya Riko terkejut.


" Ya begitulah " ucap Vian.


" Gile-gile pasti geger nih di dunia Maya " ucap Arta, Irfan hanya menggunakan kepala.


" Yang judul nya, Alvian Alexander menikah diam-diam dengan ceff tata. wah- wah wah " ucap Irfan. tak lama kemudian akhir nya tertawa.


...----------------...


Di kediaman keluarga Alexander.


Tata pun sudah selsai makan malam, setelah makan malam tata membereskan piring-piring kotor dan di bawa ke dapur belaksng.


Tata menyiapkan jus dan cemilan untuk mamah dan papah mertuanya beserta mbak Sinta.


" Eh sayang kamu nggak usah repot-repot " ucap mamah Anna.


" nggak apa-apa kok mah " ucap tata.


" Tata duduk sini sebelah mamah " ucap mamah Anna menepuk sofa yang kosong, Tata pun duduk di sebelah mamah Anna.


" Tata kamu ada masalah ? " tanya mamah Anna.


" Nggak ada ko mah " ucap tata.


" Apa kamu nggak nyaman tinggal di sini " ucap mamah Anna menatap tata. sedangkan tata hanya menggeleng kepala.


" Nggak gitu mah, tata malahan seneng tinggal sama mamah Anna dan mbak Sinta " ucap tata.


Mamah Anna pun hanya tersenyum dan memeluk sang memantu, Tata dan mamah Anna pun ngobrol panjang lebar dan bercerita masa muda mamah Anna..


Jam sudah menunjukkan pukul 22:00 WIB Tata pun melihat jam sudah mengantuk, mamah Anna melihat tata sudah mengantuk menyuruh sang menantu untuk istirahat di kamar.


" Sayang kita lanjutkan besok ya " ucap mamah Anna sedangkan tata hanya mengangguk pamit untuk istirahat.


Mamah Anna menghela nafas panjang sampai saat ini anak lelakinya belun juga pulang, mamah Anna geram karena teleponnya tak kunjung di angkat.

__ADS_1


" Mamah kenapa " tanya papah Adhi menoleh pada sang istri yang sedang menahan marah.


" Ini loh pah anak papah belum juga pulang " ucap mamah Anna sambil mundar mandir.


" Mamah jangan mundar-mandir kaya setrikaan papah pusing melihat nya " ucap papah Adhi.


" Hufff mamah tuh kesel tau nggak pah " ucap mamah Anna lalu duduk di samping sang suami.


" Ya udah kita tunggu saja mah. " ucap papah Adhi.


" Pah ini sudah jam 12 malam Vian belum juga pulang " ucap mamah Anna.


mamah Anna kesel dan menahan marahnya menunggu sang anak lelakinya pulang, tak lama kemudian terdengar suara mobil. dan pastinya Alvian dan Asisten Ryo.


Vian pun masuk ke dalam rumah. dia pikir di rumah sudah tidur ternyata salah mamah Anna dan papah Adhi menunggu sang anak pulang.


" Mah pah ko belum istirahat " tanya vian menghampiri sang mamah dan papah.


" Vian dari mana saja kamu hah baru pulang " tanya sang Mamah Anna garang tak bisa menahan emosinya lagi..


" Mah Vian kan sudah jelaskan Vian ada urusan sebentar di luar " ucap Vian..


" Alvian Alexander binti Adhi Alexander, kamu macam-macam di luar hah " ucap mamah Anna menggebu-ngebu.


" Mamah ini apa-apaan sih, Vian mana mungkin macem-macem " ucap Vian.


" Kenapa ini ada alkohol dan parpum perempuan hah " ucap mamah Anna.


Vian pun mencium badannya dan memang bener adanya Vian bau alkohol dan parpum perempuan, tapi tidak di apa yang di pikirkan oleh mamahnya. Vian anti alkohol apa lagi Deket Dengan perempuan setelah di tinggal nikah sang tunangan.


" Mamah kecewa sama kamu Vian " ucap mamah berlalu pergi ke kamarnya.


" Pah ini tidak yang mamah pikirkan, Vian tadi bertemu dengan Atra, Irfan, Riko. kita di sana kumpul dan membahas tentang perkembangan perusahaan dan rumah sakit " ucap Vian menjelaskan semuanya.


" Papah percaya sama kamu, nanti papah akan bicara pada mamah, bersihkan badan mu lalu istirahat. papah susul mamah dulu " ucap papah Adhi meninggalkan Vian menyusul sang istri ke kamar.


Sedangkan Vian bergegas ke lantai atas karena sudah mengantuk, Vian pun membuka kamarnya dengan pelan-pelan karena takut membangunkan sang istri. Vian pun mendekat ke arah sang istri dan melihat sang istri sudah tertidur pulas. Vian pun mengecup keningnya singkat lalu membersihkan dirinya.


Setelah membersihkan diri Vian pun mendekat ke arah kasur dan merebahkan diri nya, Vian pun menyelimuti tubuh sang istri dan dirinya lalu memejamkan mata dan menyusul zang istri ke alam mimpi.


...----------------...

__ADS_1


adzan subuh pun berkumandang.


Tata pun mengerjap matanya merasakan ada yang berat di perutnya, data pun melihat benda yang ada di perutnya lalu menoleh ke arah sang suami ternyata itu dengan suami. tatapun pelan-pelan meletakkan tangan sang suami.


Setelah data mengambil air wudu mendekat ke arah sang suami untuk membangunkan salat subuh berjamaah.


" tuan waktunya salat subuh " ucap tata menggoyangkan badan Vian. Tak lama kemudian Vian pun perlahan bangun mengucek matanya.


' Sudah jam berapa " tanya Vian suara khas bangun tidur.


" sudah jam 4.30 " ucap tata.


" Ya udah saya ambil air wudhu nya dulu " ucap Vian bergegas ke kamar mandi mengambil air wudhu. setelah mengambil air wudhu Tata dan Vian pun menjalankan salat subuh berjamaah.


setelah salat subuh berjamaah vian pun merebahkan tubuhnya di kasur, sedangkan Tata turun ke dapur membantu para asisten rumah tangga memasak sarapan pagi.


" Pagi Bi " ucap tata menghampiri para asisten rumah tangga.


" Pagi juga nona " ucap bi Ina beserta lainnya.


Tata pun mulai memasak dibantu asisten rumah tangga, setelah memasak sarapan pagi Tata pergi ke kamar membangunkan suaminya untuk sarapan pagi. sesampainya di kamar datang menghampiri sang suami yang sedang tertidur Tata pun duduk di pinggir kasur 11 suaminya tertidur.


" tuan bangun sudah waktunya sarapan pagi " ucap Tata membangunkan sang suami. Vian yang dibangunkan pun tak kunjung bangun. Tata pun memberanikan diri untuk memegang badannya.


teteh yang sudah memegang badannya pun terkejut karena Vian demam, Tata pun panik.


" tuan bangun tuan, kenapa bisa seperti ini. " ucap tata panik membangunkannya sang suami. perlahan vian pun bangun. sayup-sayup melihat sang istri panik.vian pun menarik sang istri ka dalam pelukannya.


" Tuan bangun lah kita sarapan dulu " ucap tata jantungnya berdetak kencang karena di peluk Vian.


" Sebentar aku kedinginan " ucap Vian masih memejamkan mata, tata pun membiarkan Vian memeluknya.


satu jam kemudian.


perlahan Tata pun bangun karena ketiduran sedangkan Vian masih tertidur pulas. Tata pun turun ke bawah langsung ke dapur menyiapkan bahan makan bubur untuk sang suami.


" Tata kamu buat apa nak ? " tanya mamah Anna melihat sang menantu mengeluarkan bahan-bahan yang akan di olah.


" Buat bubur mah " ucap tata.


" untuk siapa " tanya mamah Anna.

__ADS_1


__ADS_2