
Malam pun tiba.
Mbak Sinta sedang beristirahat di ruangan keponakannya ya itu Vian, tak lama telpon dari sang kakak pun berdering.
📳📞📞📞 ( Kak Anna.)
" Hallo kak. " ucap mbak Sinta mengangkat telpon dari sang kakak.
" kamu dari mana saja sih, kenapa lama sekali mengangkat Tlp dari kakak " oceh Anna di seberang sana.
" Maaf kak tadi cafe lagi rame, jadi aku tidak tahu kakak meneleponku. " jawab mbak Sinta.
" Ya sudah kakak hanya memberi tahu besok kakak ingin ke cafe, dan Vian anak itu nggak tahu kapan pulang dari Paris. " ucap Anna
" Tapi kakak ipar besok ikut ke cafe. " tanya mbak Sinta.
" Dia akan menyusul setelah urusannya selsai, jadi kakak duluan ke cafe. " jawab Anna.
" Ya sudah kak, tapi aku harus menghantar pesanan makanan klien ke hotel xxxxx. " ucap Sinta.
" Ya tidak masalah, kakak berangkat ke cafe jam 10an saja. " ucap Anna.
" Okey kak, ya sudah aku ke dapur dulu bantu yang lain untuk besok. " ucap Sinta. menutup sambungannya dari sang kakak
Setelah mbak Sinta mengangkat telpon dari sang kakak, Sinta pun bergegas ke dapur membantu para karyawan dan koki memasak.
Pukul 01:05.
Semua para karyawan pun beristirahat sejenak, akan di lanjutkan jam 04:00. mbak Sinta sudah bergegas ke ruangan Vian untuk beristirahat, dan para karyawan di sediakan kamar luas bila mana harus lembur bahkan tak pulang harus menyiapkan penasaran klien.
" Vir habis dari mana kamu. " tanya mbak Sinta hendak mengambil air minum, melihat Virna keluar dari Mushola.
" Ouh aku abis dari Mushola mbak. " jawab Virna.
" Kamu nggak ngantuk vir? " tanya mbak Sinta.
" Nggak mbak, tadi sudah cukup istirahatnya. " jawab Virna tersenyum.
" Ya sudah mbak ke ruangan mbak dulu ya, kamu jangan lupa istirahat nanti sakit. " pamit mbak Sinta.
Pukul 04:00
semua karyawan pun bekerja kembali, semua bersemangat untuk memberikan pelayanan terbaik untuk kliennya.
Setelah semuanya selesai semua karyawan bertepuk tangan tanda kerja samanya berjalan dengan baik. para karyawan pun membantu mbak Sinta memasukan box berisi makanan kedalam mobil. Setelah selsai semuanya pun beristirahat, ada yang sarapan pagi. ada yang pergi bersih-bersih badan.
__ADS_1
Pukul 06:30 WIB
Vira dan verrel pun sudah datang ke cafe, mereka langsung menghampiri sang kakak dan mbak Sinta.
" Assalamualaikum kak, mbak " ucap mereka berdua menyalami kedua wanita tersebut.
" Waalaikum'salam. " jawab Tata dan mbak Sinta.
" Verrel kita langsung aja yuk. soalnya takut kesiangan juga. " ucap mbak Sinta.
" Iya mbak. " jawab Verrel.
" Kak verrel berangkat dulu ya. " pamit verrel pada sang kakak.
" Iya rel hati-hati ya. " jawab Tata.
Setelah mbak Sinta dan verrel berpamitan, tata dan Vira pun melanjutkan pekerjaannya. Tata kembali ke dapur dan Vira di tugaskan di kasir.
Semua karyawan pun sudah mulai sibuk dengan kegiatan masing-masing, karna pengunjung selalu ramai.
skip
Paris di mana vian sedang kunjungan cabang perusahannya, vian sedang terjun langsung di cabang perusahaannya karna ada sedikit masalah yang harus vian turun tangan langsung.
Setelah kunjungan vian kembali ke apartemennya, Vian beristirahat karna sore nanti langsung terbang ke Indonesia, Vian sedang beristirahat pun mendapatkan telpon dari sang mamah.
" Hallo assalamu'alaikum mah. " ucap Vian membuka pembicaraannya.
" Waalaikum'salam, Vian Kapan kamu akan pulang ke Indonesia? " tanya sang mamah.
" Nanti sore mah, Ryo sudah menyiapkan penerbangan pulang ke Indonesia. " jawab Vian.
" hufff baiklah, kamu sudah makan nak? " tanya sang mamah.
" Sudah mah. " Jawan Vian.
" Baiklah mamah hanya tanya itu saja, mamah mau ke cafe sama papah, mengecek para karyawan di sana. " ucap mamah Anna.
" Mah ngapain repot-repot ke cafe? kan ada aunty Sinta mah. jadi mamah di rumah saja mantaunya. " jelas Vian.
" Sesekali mamah ke sana Vian, kata auntu Sinta ada menu baru, jadi mamah dan papah ingin ke sana nyobain. " ucap mamah Anna.
" Huff baiklah mah, kapan-kapan vian ke cafe ya mah " ucap Vian.
" Ya udah hati-hati ya mamah tutup dulu " pamit mamah Anna.
__ADS_1
Setelah Vian mendapatkan telpon dari sang mamah, vian beristirahat sebentar karena beberapa hari terakhir ini sangat di sibukkan dengan pekerjaan.
skip
Mamah anna sedang bersiap-siap untuk ke cafe milik Vian, mamah Anna ingin memantau keadaan di sana. dan ingin mencoba menu baru di cafe Vian.
Setelah bersiap-siap mamah Anna pun langsung berangkat ke cafe, dan papah Adhi akan menyusul setelah urusannya sendiri.
Mamah Anna pun sampai di cafe di sana sudah ada mbak Sinta menunggunya.
" Assalamualaikum sin " ucap mamah Anna menyapa Sinta.
" Waalaikumsalam kak, ayo masuk kak. " mempersilahkan mamah Anna masuk ke cafe milik Vian.
" Gimana cafe sin. " tanya mamah Anna. sambil berjalan ke ruangan Vian di susul mbak Sinta.
" Alhamdulillah semuanya bisa di kendalikan kak, bahkan pengunjung sangat ramai " ucap mbak Sinta.
" Bagus lah, ouh iya itu yang penjaga kasir siapa nampaknya dia di bawah umur " tanya mamah Anna.
" Ouh iya kak, dia adiknya tata dua adiknya ikut bekerja karena nggak mau repot-repot tata jadi tulang punggung keluarga. " ucap mbak Sinta.
" Ouh gitu, ya sudah tidak apa-apa " ucap mamah Anna.
Singa dan mamah Anna pun mengobrol tenteng perkembangan cafe, dan restoran yang akan di rancang atau tempat cafe ini akan di perluas lagi.
Pukul 12:00
Pengunjung mulai ramai kembali, semua karyawan di sibukkan dengan pekerjaan masing-masing, mamah Anna hanya memantau dari ruangan.
Tak lama papah Adhi pun sampai di cafe dan menghampiri sang istri sedang memantau perkembangan cafe.
" Sayang kamu lagi apa? " tanya papah Adhi
hihihi walaupun dah tua tapi tetep romantis ya ( author )
" Eh sayang kamu sudah sampai " mwnyalimi sang suami dan papah Adhi pencium kening sang istri.
" Iya sayang, kita sholat dulu yuk " ajak sang suami, mamah Anna pun berdiri dan langsung ke mushola bersama sang suami.
Setelah sholat mamah Anna kebetulan kasih di mushola, mamah Anna tak sengaja melihat gadis yang sedang berdoa sambil menangis, dan mamah Anna tak sengaja nendengar doa gadis itu.
Ya Allah ampunilah aku, ampunilah segala dosaku
ya alakh ya Tuhanku sembuhkan ibuku, aku tak kuat untuk kehilangan mamah, setelah papah meninggalkan aku mamah dan adik-adikku demi perempuan lain aku hanya punya mamah dan adik-adikku ya Allah. aamiin " doa yabg tak lain adalah tata.
__ADS_1
Mamah Anna meneteskan air mata terharu, melihat perempuan yang tak kain adalah tata harus menjadi tulang punggung keluarga.
Setelah melaksanakan sholat tata kembali bekerja, begitupun dengan mamah Anna kembali ke ruangan Vian.