KISAH CINTA SANG CEO

KISAH CINTA SANG CEO
Bab 12


__ADS_3

...----------------...


Asisten Ryo masih mengerjakan berkas-berkas yang akan miting beberapa Minggu kedepan, Asisten Ryo mengecek jam di jam tangannya sudah menunjukkan jam makan siang.


Asisten Ryo pun membereskan berkas-berkas yang sudah selsai. setelah itu pergi ke ruangan Vian.


Tok....tok...


" Permisi tuan " ucap asisten Ryo membuka pintu ruang kerja Vian.


" Ya " ucap Vian masih menatap laptopnya.


" Tuan makan siang sudah tiba " ucap asisten Ryo.


" Baiklah kita ke cafe " ucap Vian. Asisten Ryo pun mengangguk kepalanya dan berlalu mengambil mobil.


Sesampainya di sana, Vian dan asisten Ryo pun turun di sana di sabut dengan karyawan cafe, mbak Sinta melihat kedatangan keponakannya pun menghampiri nya.


" Vian kenapa tidak bilang mau ke sini " ucap mbak Sinta.


" Suka-suka dirimu aunty " ucap Vian berlalu meninggalkan mbak Sinta dan Asisten Ryo.


Mbak Sinta menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku keponakan dan mbak Sinta pun menyusul Vian ke ruangannya.


" Vian kamu mau makan apa " ucap mbak Sinta


" Aku ingin makan stik " ucap Vian.


" Sebentar aunty ke dapur dulu menyuruh istrimu buatkan stik " ucap mbak Sinta berlalu meninggalkan Vian di ruangannya, mbak Sinta pun menemui ponakan menantunya itu.


" Aunty ada apa " tanya tata melihat mbak Sinta.


" Suamimu ingin stik buatkan 4 ya " ucap mbak Sinta.


" Baiklah aunty aku siapkan dulu ya tunggu 30 menit " ucap tata mempersiapkan bahan-bahan untuk makan siang sang suami dan aunty iparnya.


Setelah selsai masak pesanan sang suami, tata pun meletakan minuman di kreta dorong makanan dan di sana sudah di siapkan stik 4 porsi sup ayam 4 porsi dan beserta nasinya.


Tata pun mendorong dan membawanya ke ruangan Vian sesampai nya di ruangan Vian Tata pun mengetuk.


Tak lama mbak Sinta pun membukakan pintu nya dan mempersiapkan masuk, Tata pun membawa masuk pesanannya dan menata di meja. setelah menata Tata pun berniat pamit.


" Kalo begitu saya pamit dulu " pamit tata.


" Tata makan lah dulu di sini, di sini ada satu porsi untukmu kamu makan ya " ucap mbak Sinta. Awalnya Tata menolak tapi mbak Sinta memaksa para akhirnya Tata pun menerima dan duduk di sebelah sang suami.


Sedangkan mbak Sinta duduk di sebelah asisten Ryo, mbak Sinta memotret Vian dan tata diam-diam, dan mengirim foto kepada sang kakak.


Sang di sebrang sana


Mamah Anna yang dapat pesan foto dari sang adik pun tersenyum papah Adhi melihat sang istri senyum-senyum sendiri keheranan.


" Sayang kamu kenapa " tanya papah Adhi.

__ADS_1


" Ini loh pah, mamah di kirimi foto Vian dan tata mereka makan bersama " ucap mamah Anna menunjukan hasil foto dari mbak Sinta.


" Semoga ini pertanda baik ya " ucap papah Adhi.


" Bentar pah semoga ini pertanda mereka semakin dekat " ucap mamah Anna tersenyum.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Vian dan Tata pun selsai makan siangnya, setelah selsai makan siang tata pun membereskan piring kotor dan meletakan di kereta dorong makanan. Di bantu oleh mbak Sinta.


Setelah membereskan nya Tata pun berpamitan ke dapur karena harus bekerja lagi.


" Vian bagai mana perusahaan di Bali " ucap mbak Sinta.


" Perusahaan di Bali baik-baik saja bahkan uncle bisa menghendel semuanya " ucap Vian.


" Lalu kapan dia pulang " tanya Mbak Sinta.


" Bulan depan uncle akan pulang " ucap Vian.


" Hmmmm baiklah " ucap mbak Sinta, mbak Sinta sudah menikah, pernikahannya sudah 20thn


Vian pun berpamitan kepadanya mbak Sinta ada miting di kantor, dan setelah meting akan menjemput sang istri.


" Aunty aku pergi dulu " pamit Vian kepada sang aunty.


" Baiklah hati-hati. " ucap mbak Sinta


Tak lama kemudian vian beserta asisten Ryo pun pamit, mbak Sinta pun melanjutkan pekerjaan yang belum selsai.


...****************...


Sore pun tiba, Tata di dapur membereskan peralatan yang kotor dan berniat untuk mencucinya.


" Ceff mau apa " tanya karyawan yang bagaian mencuci piring kotor dan lain sebagainya.


" Ouh ini mau cuci bekas tadi aku masak " ucap tata hendak mengambil sabun.


" Tak usah ceff biar saya saja yang mencuci nya, ini tugas saya ceff " ucap etan.


" Tak apa-apa ini hanya sedikit ko " ucap tata tiba-tiba mbak Sinta muncul dari belakang


" Tata " panggil mbak Sinta..


" Iya mbak " ucap tata menoleh ke belakang.


" Maafkan saya Bu meneger, saya sudah melarang ceff tata mencuci " ucap etan menunduk. Mbak Sinta hanya mengangguk kepalanya paham.


" Tata ikut aku ke ruang kerja " ucap mbak Sinta meninggalkan dapur.


" Ya udah k etan aku pergi dulu ya " ucap tata mengikuti mbak Sinta di belakang.


Sesampainya di ruangan Vian Mbak Sinta pun duduk di kursi kerjanya, sedangkan tata hanya berdiri.

__ADS_1


" Tata kan sudah ku bilang kan, kamu hanya bagian masak saja " ucap mbak Sinta menasehati ponakan iparnya.


" Maaf mbak tadi hanya membantu sedikit saja " ucap tata.


" kebiasaan kamu ini, bersiap lah suami kamu akan menjemput mu pulang. " ucap mbak Sinta.


tata pun terkejut karena di jemput sang suami.


" terus mbak pulang dengan siapa " tanya tata.


" Asisten Ryo " ucap mbak Sinta.


" Jadi aku k vian berdua " tanya tata mbak Sinta mengangguk kepalanya dan tersenyum.


" Ya udah kamu ganti baju sebentar lagi suami kamu sampai " ucap mbak Sinta.


Tata pun mengangguk kepalanya dan pamit pergi untuk berganti baju, selsai ganti baju ternyata Vian sudah sampai dan menunggu nya di luar, sedangkan asisten Ryo di ruang kerja bersama Mbak Sinta.


Vian pun melihat tata keluar dari cafe nya pun menyalak klakson nya, Tata pun menghampiri mobil tersebut dan membuka pintunya laku masuk di sebelah Vian.


Vian pun menyalakan mesinnya lalu menjalankan mobilnya, di sepanjang jalan Vian dan tata tidak ada pembicara apapun Tata pun merasa canggung Vian hanya pokus menyetir.


pesan notif dari mbak Sinta


📩 aunty Sinta.


" *tata nanti kamu minta Vian ke supermarket dulu beli bahan-bahan stok 1 Minggu tadi mamah Anna"


...^^^"iya aunty nanti aku bilang aku belanja^^^...


^^^ biar aku yang belanja saja aunty "^^^


" Okey maksih ya maaf merepotkan "


" Iya aunty tak tidak masalah* "


Setelah membalas chat nya Tata pun melirik ke arah Vian, Vian pun menyadarinya di tatap oleh sang istri.


" Ada apa " tanya vian tak menoleh tetap pokus menyetir.


" Hummm begini tuan, barusan aunty WhatsApp katanya persediaan bahan-bahan sudah habis. apa boleh kita mampir sebentar " ucap tata, Vian hanya menganggukkan lalu melakukan mobilnya ke supermarket.


Sesampainya di supermarket tata pun turun, tak lupa Vian pun juga ikut dan membantu sang istri mencari bahan-bahan dapur yang sudah habis.


" Lihat suami idaman membantu sang istri belanja + ucap pengunjung 1


" iya mereka romantis " ucap pengunjung 2. Tata pun hanya tersenyum. tiba-tiba Tata mendengar pengunjung yang lain


" Cih wanita itu seperti pembantu lihat dari pakaiannya biasa-biasa saja " ucap pengunjung A


" Memang dia tidak pantas " ucap pengunjung B


" Siapa yang tidak pantas " ucap Vian tiba-tiba muncul tiba-tiba

__ADS_1


__ADS_2