
Pagi yang cerah Virna sedang bersiap-siap untuk berangkat bekerja, Tapi sebelum itu Virna harus mengantarkan adik-adiknya berangkat sekolah.
Setelah Virna bersiap untuk mengantar adik-adiknya, Virna bergegas ke dapur untuk menyiapkan sarapan paginya. Virna memasak bubur ayam untuk sang ibunda dan masak sayur sup untuk adik-adik.
Setelah Virna memasak, Virna pun menata makanannya di karpet lantai.
" Vira, verrel Ayo kalian sarapan dulu " teriak Virna dari dapur
" Iya kak " jawab keduanya.
Vira dan verrel pun bergegas ke dapur untuk sarapan bersama sang kakak, setelah sarapan pagi Virna pun ke kamar untuk berpamitan pada sang ibunda.
" Mamah Virna berangkat anter adek-adek sekolah dulu ya, habis itu Virna langsung ke cafe. " ucap Virna berpamitan dengan ibunda.
" Iya nak hati-hati, uhuk uhuk. " jawab mamah Dede terbatuk-batuk.
" Mamah jangan lupa minum obatnya ya, Virna tinggal dulu assalamualaikum - ucap Virna mencium mamah nya.
" Waalaikum salam " jawab mamah Dede.
Setelah berpamitan Virna langsung menghantar adik-adiknya naik angkutan umum. karna jarak dari rumah dan sekolah agak jauh.
setelah sampai di sekolahan Vira dan verrel Viran langsung berpamitan pada sang adik.
" Belajar yang rajin, jangan mengecewakan kakak dan mamah ya " ucap Virna mengelus rambut adik-adiknya, Vira dan verrel hanya mengangguk
" Setelah pulang dari sekolah kalian kalo tidak ada tugas bisa bantu kakak, tapi kalo ada tugas kerjakan dulu tugasnya lalu bantu kakak di cafe ya " ucap Virna.
" Iya kakak kita pamit dulu ya assalamualaikum kakak " ucap verrel. mencium tangan Virna
" Waalaikum salam " jawab Virna, verrel dan Vira pun masuk ke dalam kelas, setelah memastikan adik-adiknya masuk kelas Virna pun langsung bergegas ke cafe hanya berjalan kaki 5 menit sampe.
Setelah sampe cafe Virna pun langsung ke bagian dapur untuk membantu koki nya memasak, ya Virna mendapatkan di bagian koki tapa kuliah tataboga, memang sedari SD Virna sudah belajar memasak.
Pukul 12:00 WIB siang cafe sudah ramai dengan pengunjung, karna sudah waktunya jam makan siang. Virna dan koki lain sedang memasak pesanan para pengunjung. Setelah memasak untuk para pengunjung Viran berpamitan untuk sholat dhuhur.
" Paman sky aku pamit sholat dulu ya " ucap Virna melepaskan baju masaknya.
__ADS_1
" Iya nak silahkan " ucap Paman sky yang sudah berusia 38thn. Setelah berpamitan pada Paman sky Virna pun langsung bergegas menuju mushola. Setelah sholat Virna pun beristirahat 10 menit.
Tak lama verrel dan Vira pun sampai, mereka pun langsung berganti baju untuk membantu sang kakak bekerja. Sang kakak sudah melarang adik-adiknya untuk bekerja tapi adik-adiknya kekeh ingin membantu sang kakak.
Pernah di suatu kejadian di mana sang adik Vira dan verrel berjualan koran di jalanan tampa sepengetahuan Virna, dan pada akhirnya Virna mengizinkan Vira dan verrel membantu di cafe
meminta izin mbak Sinta manager Vira dan verrel bekerja. Dan mbak Sinta pun mengizinkannya.
" Kak aku kedepan dulu ya " pamit Vira.
" Iya kamu hati-hati ya sama barang-barangnya nanti takut jatuh " ucap Virna
" Iya kak " jawab Vira. Sedangkan verrel sudah di dapur bagian mencuci piring kotor dan gelas-gelas kotor.
Setelah pekerjaannya selsai, verrel Vira dan Virna beserta yang lainnya beristirahat untuk makan siang.
" Verrel Vira gimana sekolahnya " tanya mbak Sinta.
" Alhamdulillah masih aman mbak " jawab verrel.
" Besok kalian libur sekolah kan? " tanya mbak Sinta.
" Besok bantu mbak anter catering makanan ke hotel xxxxx " ucap mbak Sinta.
" Oh boleh mbak " jawab Verrel.
" Ouh iya kalo Vira tugasnya apa mbak ? " tanya citra.
" Vira tugasnya jaga kasir aja gantiin mbak Sinta gimana " tawar mbak Sinta.
" Tapi mbak vira nggak berani kalo soal kasir " ucap vira takut melakukan kesalahan.
" Mbak percaya ko sama kamu, soalnya yang lain sudah mendapatkan di bagian-bagian pekerjaannya " ucap mbak sinta
Vira pun nampak berpikir lalu menoleh ke arah kakaknya meminta persekutuan, dan sang kakak mengangguk tanda setuju.
" Ya udah kalo misalnya mbak sudah percaya sama Vira, insa Allah Vira akan menjalankan amanah mbak Sinta. " menerima tawaran mbak Sinta.
__ADS_1
Setelah ngobrol dan makan siang, semua karyawan pun kembali bekerja ke tempat masing-masing.
Sore pun tiba cafe masih ramai dengan pengunjung yang terus berdatangan, Vira di bantu karyawan lainnya melayani pengunjung berdatangan.
" Silahkan kakak-kakak mau mesen apa, ini menunya ya kakak. " ucap Vira tersenyum.
" Hmmm saya mau pesan mie kocok 1. samyan 1, stek 1. minumannya jus alpukat 3 ya .." ucap pengunjungnya.
" Baik kak, mohon di tunggu ya kak " ucap Vira langsung bergegas ke dapur memberikan menu yang di pesan pengunjung.
Pukul 18:15 WIB.
Semua pekerjaan pun selsai, Vira dan Virna sedang membereskan pekerjaan di dapur, setelah membereskan semuanya semua karyawan pun melaksanakan sholat berjamaah di Mushola.
Setelah melaksanakan sholat berjamaah, Virna dan Vira beserta mbak Sinta berbincang ngobrol santai, sesekali tertawaan dengan cerita Vira. Yap mbak Sinta sudah akrab dan kenal dekat dengan keluarga Virna
Tak jarang mbak Sinta selalu mengunjungi keluarga Virna mengecek keadaan mamah Dede yang sedang sakit-sakitan.
" Vir gimana keadaan mamah di rumah ? " tanya mbak Sinta.
" masih sakit-sakitan mbak " jawab Virna lesu.
" Apa nggak sebaiknya bawa ke rumah sakit aja vir? " saran mbak Sinta.
" Sudah ku coba ajak mbak, tapi mamah selalu menolak dengan alasan ini itu lah apa segala macem " ucap Virna.
" Ya sudah mungkin mamah mu tak mau merepotkan mu " ucap mbak Sinta melanjutkan pekerjaannya.
" Kak mang Ujang sudah siap tuh, aku sama bang Verrel pulang dulu ya. Besok kesini lagi pagi-pagi. " pamit vira .
" Iya dek, salam buat ibu kakak nggak bisa pulang hari ini karna harus nyiapin catering besok. " jawab Virna.
" Iya kak assalamualaikum " ucap keduanya menyakini mbak Sinta dan Virna.
Setelah adik-adiknya pulang di antar mang Ujang, Virna dan mbak Sinta pun bergegas ke dapur untuk mulai memasak.
*TERIMAKASIH YANG SUDAH MEMBACA SEMOGA SUKA.
__ADS_1
DAN MAAF KALO ADA TEYPO NYA 🙏*