Kisah Penguasa Tertinggi

Kisah Penguasa Tertinggi
Chapter 15 : Kisah Dewi Kegelapan


__ADS_3


Kota Monster.


“Hmm..”


Tangan Lu Yui bergerak, dia membuka matanya dan melihat tiga orang. Saat terbangun dari pingsannya yang lama


Dia mengenali dua orang tersebut, tapi tidak dengan yang satunya. Lu Yui mencoba duduk, tapi tubuhnya terasa sangat sakit


“Argh”


Lu Yue yang melihat kondisi adiknya khawatir, “Yue..., kau berbaring saja terlebih dahulu. Tubuhmu baru saja sembuh, jadi... kau akan membuat tubuhmu lebih sakit !!” Lu Yue memperingatkan Lu Yui, yang ingin bangun.


“Baiklah.., Kak..” Balas Lu Yui dengan lembut, agar kakaknya tidak khawatir dengan kondisinya.


“Tapi.. siapa dia Kak ?” Lu Yui bertanya tentang satu orang, yang tidak dikenalinya.


Mendengar pertanyaan dari Lu Yui, Lu Yue pun memperkenalkannya. “Dia adalah Kakek Mo, namanya Mo Feng” Lu Yue memperkenalkan Mo Feng, dengan sebutan Kakek.


“Ugh” Mo Feng yang mendengar perkenalan itu ingin marah, tapi melakukan hal itu hanya akan merusak martabatnya di depan muridnya.


Lu Yui yang mendengarkan perkenalan dari Lu Yue hanya tersenyum, melihat Kakaknya tidak menghawatirkannya lagi.


Luo Zheng yang merasa ditatap, menoleh ke arah Mo feng dan melihat dia mengedipkan matanya.


Luo Zheng mengerti dengan apa yang dimaksud oleh Mo Feng, dia berjalan mendekati Lu Yue yang sedang duduk di samping Lu Yui.


Luo Zheng memegang pundak Lu Yue pelan, dan berkata pelan di telinganya. “Yue..., mari kita keluar dulu. Ada yang ingin dibicarakan oleh Mo Feng kepada Lu Yui” Luo Zheng berkata pelan, agar tidak didengar oleh Lu Yui.


Lu Yue yang mendengarnya, hanya menuruti perkataan Luo Zheng. Luo Zheng berjalan menuju pintu gubuk dan keluar dari gubuk


Lu Yue mengikutinya dan sesekali dia berbalik untuk menatap adiknya, yang sedang terbaring.


Kreaak~


Bak!


Pintu gubuk tertutup, karena ingin membuat ruang untuk Mo Feng berbicara luas dengan Lu Yui.


Sementara itu di dalam gubuk.


Pintu yang sudah tertutup hanya menyisakan Mo Feng dan Lu Yui, Mo Feng menatap tajam Lu Yui begitu juga dengannya menatap tajam Mo Feng.


“Apa yang kau mau ?!” Lu Yui bertanya sambil menatap Mo Feng dengan tajam.


Mo Feng yang melihat tatapan Lu Yui, tersenyum. “Aku ingin menjadikanmu Murid Resmiku !!, Bagaimana? Dewi Kegelapan...” Mo Feng mengatakan sebuah gelar 'Dewi Kegelapan' kepada Lu Yui


"!!"


“Kenapa kau mengetahuinya !!” Lu Yui ingin berdiri, tetapi tidak bisa karena tubuhnya yang menerima rasa sakit yang sangat menyakitkan


“Argh..”


“Kenapa aku mengetahuinya ?, tentu saja itu karena kau adalah Murid tidak resmiku. Kau mengambil Teknikku yang ditaruh di Dimensi Dewa, secara pengetahuanku secara tidak resmi kau menjadi muridku !!” Mo Feng menjelaskan panjang lebar tentang dirinya


Lu Yui mengerti apa yang dimaksud oleh Mo Feng, akhirnya dia bangun dan berlutut. Menangkupkan kedua tangannya, tanpa memperdulikan rasa sakitnya.


“Memberi Hormat pada Guru !!” Lu Yui berkata dengan tegas


Mo Feng mengelus dagunya dan tersenyum senang dengan perilaku Lu Yui, “Baiklah..., kuterima penghormatanmu” Mo Feng menngelus rambut hitam Lu Yui.

__ADS_1


“Kau pasti mengalami hal yang sulit, sampai menggunakan Teknik Terlarang untuk bereinkarnasi tanpa Roda Reinkarnasi !!” Mo Feng tetap mengelus rambut Lu Yui dan bisa merasakan kesedihan mendalam darinya


Kata-kata dari Mo Feng membuat wajah dingin dan datar dari Lu Yui menghilang, digantikan wajahnya yang terlihat kesakitan bukan karena tubuhnya.


Tapi.. karena mengingat masa-masa sulitnya, hingga menggunakan Teknik Terlarang mengorbankan kerja kerasnya selama ratusan juta tahun.


“Bisakah kau menceritakannya..” Mo Feng meminta Lu Yui menceritakan apa yang terjadi dengannya


Mendengar perkataan dari gurunya, Lu Yui hanya menurutinya.


Lu Yui mulai bercerita...


Lu Yui menceritakan kisahnya bahwa sekitar 12 juta tahun yang lalu, yang saat itu memiliki kekuatan yang sangat kuat di Dimensi Dewa.


Dia berbicara tentang sedang mencari Kakaknya yang menghilang secara tiba-tiba, saat Perang Dewa sudah selesai.


Kakaknya merupakan Dewi Cahaya yang memiliki kekuatan yang setara atau sedikit lebih baik dari Dewi Kegelapan, saat ada rumor bahwa Dewi Cahaya dibunuh dia ingin memastikan rumor tersebut.


Saat dia melakukan perjalanan menuju Domain Dewi Cahaya, ada sebuah pasukan yang sangat banyak dari mereka dan sangat kuat.


Mereka mengatakan bahwa akan membunuh dirinya dan mengambil esensinya, untuk Tuannya yang sedang ingin mengalami terobosan Kultivasi.


Lu Yui yang sedang dalam kondisi khawatir tentang Kakaknya, menjadi sangat marah karena mendengar bahwa mereka pada saat itu membunuh Dewi Cahaya dan menyebarkan rumor tersebut untuk memancing Dewi Kegelapan.


Lu Yui yang sedang dalam kemarahannya, memilih membunuh mereka yang mengaku membunuh Kakaknya.


Saat itulah terjadi peperangan yang besar antara Pasukan misterius dan Dewi Kegelapan, yang mengakibatkan puluhan Alam Semesta yang dimensinya lebih rendah hancur tak bersisa


Di saat Peperangan dalam kondisi yang sangat krusial, terdapat beberapa orang yang sangat dibenci oleh Lu Yui. Yaitu sang Dewa Langit, Dewa Bumi dan Dewa Api, mereka adalah orang yang sangat ingin membuat Lu Yui menjadi istrinya atau selirnya.


Ketiga Dewa itu dan Pasukan Misterius bekerja sama untuk membunuh Lu Yui, Pasukan itu menawarkan sebuah Gelar dari Tuan mereka.


Ketiga Dewa itu langsung menyerang Lu Yui, yang saat ini dalam kondisi luka parah dari serangan pasukan tersebut.


Dampak dari ledakan tubuh Lu Yui, menyebabkan banyaknya terbunuh anggota Pasukan Misterius.


Dan membuat ketiga Dewa itu dalam kondisi terluka parah, karena tidak sempat melakukan perlindungan diri.


Ketiga Dewa sangat marah dengan Lu Yui, mereka melakukan Formasi Array Kutukan untuk Lu Yui.


Formasi Array Kutukan itu membuat siapapun targetnya, tidak bisa melakukan Kultivasi.


Jiwa Lu Yui melakukan perjalanan Ruang dan Waktu atau antar dimensi, untuk menghindari Roda Reinkarnasi. Yang akan mereinkarnasikan dirinya sekitar Miliaran Tahun


Jiwanya terus melakukan perjalanan sekitar 12 juta tahun, dan melakukan reinkarnasi di sebuah bintang Tingkat 3 di Alam Semesta.


Dia bereinkaransi sebagai bayi kembar yang dibuang oleh orang tuanya, dan tinggal di tempat kumuh ini.


Sampai satu bulan yang lalu, ingatan dari kehidupan sebelumnya kembali dan mengakibatkan tubuhnya dalam kondisi Kebangkitan True Evil Body


Saat dia mengingat ingatannya di kehidupan sebelumnya, dia menangis sejadi-jadinya karena di kehidupan ini Kakaknya juga melakukan reinkarnasi yang sama seperti dirinya.


Walaupun Kakaknya tidak mengingat tentang kehidupan sebelumnya, dia tetap senang karena Kakaknya masih hidup.


Saat ingin melakukan Kultivasi, tubuhnya mengalami muntah darah karena Kutukan yang diberi oleh ketiga Dewa.


Kakaknya yang melihat kondisi Lu Yui ingin menyelamatkannya, dengan meminta tolong kepada Kultivator Dao.


Tapi.. Lu Yue hanya mendapatkan Penolakan yang keras, bahkan mereka melakukan kekerasan fisik pada Lu Yue.


Lu Yui yang setiap melihat Lu Yue kembali ke gubuk, dengan wajah dan tubuh yang penuh luka menjadi sangat marah dan ingin melakukan balas dendam.

__ADS_1


Tapi percuma saja, karena tubuhnya yang masih kecil dan tidak bisa berkultivasi.


Hari ini saat dia melihat Kakaknya, membawa seprang remaja ke gubuknya dia mencurigainya dan sangat waspada.


Dan sampai hari ini, dia bertemu dengan seseorang yang selalu dia anggap gurunya karena Tekniknya.


Dan membuatnya menjadi Murid resminya, Lu Yui sangat senang bertemu seseorang yang selalu di anggap gurunya.


Lu Yui mengakhiri cerita tersebut..


Mo Feng yang mendengar cerita dari muridnya, menjadi sangat marah dan niat membunuhnya tiba- tiba keluar karena emosinya yang tidak terkendali.


“Guru !!” Lu Yui berteriak untuk menyadarkan gurunya


Mo Feng langsung tersadar dengan hal yang dilakukannya, dia dengan cepat menghilangkan niat membunuhnya.


“Maafkan aku.. karena tidak bisa menolongmu saat mengalami kesusahan” Mo Feng menundukkan kepalanya meminta maaf


Lu Yui yang memandang perilaku Mo Feng, dia menggelengkan kepalanya dan berkata. “Ini bukanlah salah guru..., ini salahku karena sangat lemah !!” Lu Yui berkata dengan tegas dan mata tajam


“Kalau begitu aku akan mematahkan Kutukan yang ada di jiwamu itu” Mo Feng berkata untuk mematahkan kutukan


Lu Yui menuruti perkataan Mo Feng, dia duduk untuk meditasi.


“Baiklah.., aku akan menggunakan Teknik Pematah Kutukan padamu. Tahanlah rasa sakitnya” Mo Feng menciptakan sebuah bola berwarna biru di tangannya, yang merupakan Divine Power


Divine Power yang sangat kuat, di masukkan kedalam tubuh Lu Yui. Divine Power menyerang sebuah kutukan, yang mengelilingi Jiwa dari Lu Yui.


“Ugh !!”


Lu Yui merasakan rasa sakit, yang melebihi tubuhnya. Rasanya seperti tubuhmu di bakar, oleh api yang bisa melelehkan tubuh.


Kutukan yang diserang, melawan Divine Power dari Mo Feng. Tapi tidak berlangsung lama, Kutukan semakin melemah dan menghilang tanpa jejak.


“Fiuh.., sepertinya sudah selesai ” Mo Feng mengusap wajahnya, yang penuh keringat karena harus fokus.


Kalau bukan karena tingkat pengendalian Mo Feng yang tinggi dalam Divine Power, maka itu hanya akan membuat Jiwa Lu Yui mengalami kerusakan beberapa dampaknya seperti menjadi bodoh, Jiwanya hancur, dll.


Seketika Lu Yui merasakan pikirannya lebih tenang dan merasa lega, ketika dia ingin mecoba beberapa teknik yang dia punya, dia dihentikan oleh Mo Feng.


“Berhenti !!”


Ucap Mo Feng dengan tegas


Lu Yui secara langsung mengehentikan kegiatan yang ingin dia lakukan, dia memandang gurunya dengan datar.


“Haa..., kau ini. Teknik Budidaya yang kutaruh pada saat itu, di Dimensi Dewa tidak lengkap” Mo Feng memberitahukan bahwa tekniknya tidak lengkap


Lu Yui akhirnya menyadari kenapa selama dia menggunakan teknik itu, dia merasa ada yang kurang.


Mo Feng mengambil buku teknik budidayanya, dari retakan ruang yang dia buat di sampingnya.


Dia memberikan buku itu kepada Lu Yui, Lu Yui mengambilnya dari tangan Mo Feng dan membaca Nama dari bukunya


Teknik Budidaya : Eternal Evil


“Eternal.. Evil” Lu Yui membaca Nama dari teknik budidaya tersebut


Lu Yui membuka buku teknik budidaya dan membacanya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...(Bersambung)...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2