Kisah Penguasa Tertinggi

Kisah Penguasa Tertinggi
Chapter 22 : Sisi Iblis Muncul


__ADS_3


Kota Monster


Paviliun Harta, Ruangan Pelelangan.


“Pe-pecahan Galaxy Sword” kata Luo Zheng serentak. Luo Zheng langsung saja mengeluarkan pedang patah yang merupakan Galaxy Sword dari penyimpanan sistem dan benar saja pedang yang berada di tangan Luo Zheng bergetar, begitu juga dengan pedang yang ada di atas panggung menanggapi reaksi dari Galaxy Sword.


Peserta lelang yang melihat pedang itu bergetar menjadi heran dan bingung dengan reaksi dari pedang itu, Hao Tian dan juga Min Shi yang melihat hal tersebut merasa ada yang janggal.


Benar saja karena setelah menggunakan indera spiritual di Paviliun, dia melihat Luo Zheng yang sedang memegang gagang dari pedang tersebut.


“Bocah !!, cepat masukkan kembali pecahan Galaxy Sword agar tidak ada yang curiga dan menimbulkan masalah” terdengar suara Hao Tian dalam pikiran Luo Zheng untuk memperingatinya.


'Siapa itu?' batin Luo Zheng terkejut saat mendengar suara yang sedikit familiar, dia menengok melihat sekelilingnya hanya melihat Lu Yue yang sedang menatapnya dengan raut wajah bingung.


“Sudahlah cepat kau lakukan saja, apa yang kukatakan tadi !!” Hao Tian memperingati Luo Zheng sekali lagi, untuk menyimpan pecahan dari Galaxy Sword.


Tidak berlama-lama, Luo Zheng hanya bisa menurutinya. Dia menyimpan pedang itu di dalam penyimpanan sistem agar aman, tapi setelah dia pikir kembali dia ingat suara tersebut adalah seorang kakek tua yang berjualan di jalanan kota monster.


'Apa kau adalah kakek tua itu?' tanya Luo Zheng dalam hati berharap Hao Tian menjawab pertanyaannya, dan seperti yang diharapkannya Ho Tian menjawabnya.


“Hahaha, bocah... kau tidak hanya kaya raya tetapi juga sangat pintar yah !!. Biasanya orang sepertimu adalah orang cerdik karena selalu mengawasi lingkungan sekitarmu bahkan kau bisa mengenalku, padahal kita hanya sekali bertemu pada saat itu” balas Hao Tian.


'Apa tujuanmu di bintang ini?, menurut analisisku kau adalah orang yang sangat kuat dan bisa mengalahkan seluruh makhluk hidup di bintang ini. Apa yang membuatmu datang ke bintang kecil ini, bisakah kau menjawab pertanyaanku ?' Luo Zheng bertanya, membuat Hao Tian terbungkam tidak ingin melanjutkan pembicaraan dengan Luo Zheng.


“...”


'Sepertinya dia tidak akan bicara lagi, aku terlalu ceroboh menanyakan tujuan orang lain secara langsung. Bukankah itu seperti mengintrogasi seseorang ?' batin Luo Zheng, dia mendapatkan pelajaran kali ini bahwa jangan terlalu impulsif terhadap sesuatu.


“Barang pertama dari lelang sesi ketiga ini adalah pedang perak ini. Kami menamainya Shiny Silver Sword, karena warna dari pedang ini adalah perak mengkilat. Kami tidak mengetahui dengan jelas apa tingkatan dari pedang ini, yang pasti pedang ini di atas tingkat hitam. Pedang ini ditemukan di hutan monster oleh seorang kultivator paviliun ka-” kata Lin Mi belum selesai dan terpotong oleh suara riuh dari peserta lelang, mereka menjadi terkejut mendengar informasi bahwa pedang tersebut di atas tingkat hitam.


“Di atas tingkat hitam !!”


“Yang benar saja !?, ada apa dengan hari ini sepertinya paviliun harta telah menemukan harta yang sangat bagus”


“Sial !!, kalau saja aku menabung uang dengan baik aku pasti akan memilikinya ”


“Hah !?, kultivator liar sepertimu berharap untuk mendapatkan pedang tingkat emas. Dalam mimpimu sekalipun bahkan tidak akan pernah mendapatkannya”


“Apa katamu Hah !?, apa kau mengajak berantem”


“Oke ayo !!, aku tidak akan mengalah padamu loh~”


“Di kerajaan tingkat 2 ini pedang tingkat hitam saja sudah langka, apalagi dengan pedang tingkat emas !!”


“Hahaha, aku bersyukur masih hidup dan bisa melihat sebuah pedang tingkat emas ini”

__ADS_1


“Semuanya aku mohon untuk tenang !!” kata Lin Mi menenagkan peserta lelang dan melanjutkan perkataanya


“Meskipun pedang ini merupakan tingkat emas yang kuat, tetapi sudah memiliki kerusakan yang cukup parah. Sehingga tidak akan mengeluarkan qi spiritual sama sekali sebanyak apa pun memasukannya ke dalam pedang” kata Lin Mi, para peserta yang mendengarkan penjelasan dari Lin Mi seketika terdiam hening tanpa suara.


“Cih, walaupun pedang itu tingkat emas dan kuat. Tetapi, kalau tidak bisa mengeluarkan qi spiritual maka ifu hanya akan menjadi tumpukan sampah”


“Benar apa yang kaukatakan, kukira pedang itu bisa menghancurkan tingkat hitam dengan mudah. Tetapi hanya sampah yang tidak bisa mengeluarkan qi spiritual”


'Apakah pedang itu benar-benar rusak ?' batin Luo Zheng dia kebingungan dengan pedang yang dianggap rusak.


“Tidak !!, pedang itu hanya tidak mau menerima qi spiritual dari seorang yang tidak dia terima sebagai tuannya” balas Hao Tian dalam pikiran Luo Zheng secara tiba-tiba, hal itu membuat Luo Zheng terkejut tapi dia tetap bertanya.


'Bagaimana bisa seperti itu ?' tanya Luo Zheng


“Itu dikarenakan pedang tersebut memiliki roh di dalamnya. Karena kekuatan pedang tersebut kuat hingga membentuk kecerdasan dan bentuknya sebagai roh, dia adalah pedang yang sangat langka keberadaannya di Alam Semesta ini. Jika kabar tersebut tersebar di Alam Semesta, maka akan terjadi perang semesta yang ketujuh” balasan dari Hao Tian, membuat Luo Zheng puas karena rasa penasaran yang terjawab.


“Harga Shiny Silver Sword ini adalah 150.000 koin emas, kenaikan tidak boleh lebih rendah dari 10.000 koin emas !!” ucap Lin Mi membuka harga


“160.000 koin emas” suara pemuda dari ruangan vip yang tak lain dan tak bukan adalah Luo Zheng yang langsung menawar.


“170.000 koin emas” terdengar suara sinis meremehkan pria tua dari ruangan vip lainnya yang tak lain adalah patriark keluarga Yan.


Luo Zheng yang mendengar suara itu menatap ruangan patriark keluarga Yan, Luo Zheng menatapnya dengan senyuman mengerikan dan tatapan sinisnya.


'Selamat !! kau telah membangunkan sisi iblis yang telah sekian lama terpendam dalam diriku' batin Luo Zheng, dia terkekeh dan tersenyum menyeramkan sambil menatap ruangan patriark keluarga Yan.


“340.000 koin emas” suara Luo Zheng santai namun ada sedikit nada mengejek di dalam kata-kata tersebut.


Patriark Yan yang awalnya sengaja ingin mempermalukan pemuda tersebut kini balik dipermalukan dan diremehkan. Dirinya sadar, dan sangat sadar bahwa Luo Zheng menaikkan harga dua kali lipat untuk mengejeknya, tetapi dia memiliki harga diri yang sangat tinggi, hasilnya menjadi sangat mudah terpancing.


Seorang Tetua yang berada disampingnya sudah memperingati patriark Yan beberapa kali bahwa jangan mudah terpancing dengan provokasi dari Luo Zheng, tetapi malah diabaikan karena harga dirinya yang melebihi apapun.


Tetua yang berada disampingnya hanya menghela nafas berat dan kecewa, dengan sifat kekanakan dari seorang pemimpin keluarga Yan.


“Bocah Brengsek !!, kau pikir aku seorang pengecut hahhh !!. 500.000 koin emas” teriak Patriark Yan, yang sudah terkena provokasi dari Luo Zheng, sementara itu peserta lelang terdiam karena harga yang ditawar sangat tinggi.


Luo Zheng yang mendengar perkataan itu hanya tersenyum. Akan tetapi, bagi Lu Yue yang melihat sisi iblis Luo Zheng mengerti apa yang akan terjadi selanjutnya, bahwa wajah dari Keluarga Yan akan hancur bukan hanya di kota monster tapi di Kerajaan Ling.


'Sisi iblis kakak sangat menyeramkan !!' keluh Lu Yue dalam hati saat melihat tingkah dari Luo Zheng.


“10.000” kata Luo Zheng santai membuat seluruh orang yang berada di pelelangan mengerutkan keningnya.


Patriark Yan yang mendengar itu tertwawa terbahak-bahak, “Hahahaha, bocah brengsek apa kau bodoh dalam matematika. Jelas-jelas harga tawarku lebih tinggi darimu. Kau malah memawa dengan harga 10.000 jika kau ingin melawak bukan disini tempatnya bocah !!” Teriak Patriak Yan, menertawakan Luo Zheng.


Luo Zheng yang sedari tadi diam mulai berkata, “Kenapa kau begitu senang pak tua bau tanah, aku belum selesai berbicara” katanya santai yang memmbuat seluruh peserta penasaran. “10.000 batu jiwa” ucap Luo Zheng santai, tapi tidak bagi para peserta karena mereka sangat terkejut sampai menampar wajah mereka sendiri memastikan apakah ini mimpi atau tidak ?.


“Wowwww, pemuda itu ternyata sangat kaya raya”

__ADS_1


“10.000 batu jiwa !?, apa kau bercanda bahkan kaisar tidak akan berani untuk menggunakannya sepeserpun”


“Kukira dia adalah orang bodoh karena berani menentang Keluarga Yan dan mencari mati. Ternyata dia bukan orang biasa, bahkan tidak ragu mengeluarkan Batu Jiwa yang sangat langka di bintang ini”


“Ti-tidak mungkin, k-kau hanya menipu saja kan!! kau hanya menggertakku saja untuk mempermalukan diriku sendiri !!. Kau pasti tidak mempunyainya kan dan hanya menipu orang-orang disini, Iya Kan !!!” Yan Ming terkejut dan tidak akan menerima hal itu terjadi.


Para peserta lelang yang melihat, mereka mengejek Yan Ming dan mencemoohnya karena tidak menerima kenyataan.


“Cihh, jika kau tidak mempunyai uang. Maka jangan memmpengaruhi pikiran orang lain dengan omong kosongmu” Luo Zheng menatap Yan Ming dengan sinis, lalu dia berkata lagi kepada Lin Mi “Lanjutkan Kembali !!” kata Luo Zheng menyadarkan kembali Lin Mi yang merasa terkejut.


“10.000 batu jiwa pertama”


“10.000 batu jiwa kedua”


“10.000 batu jiwa ketiga”


Tok! Tok!


“Selamat !! pada tuan muda di ruangan vip ketiga karena telah berhasil membeli Shiny Silver Sword ini. Pelayan kami akan langsung mengantarkan barangnya ke ruangan anda” kata Lin Mi


“Itu tidak diperlukan” ucapan Luo Zheng membuat Lin Mi mengerutkan keningnya merasa heran.


Saat semua mata masih memandang panggung lelang, pedang perak itu melayang dan melesat dengan cepat menuju ruangan Luo Zheng.


“Oh iya, ini bayarannya !!” kata Luo Zheng, lalu dia menerbangkan kantong berisi Batu Jiwa di dalamnya membuat para peserta lelang terkejut dengan mata melongo.


“Sisi Iblis Kakak sangat menyeramkan tapi... entah kenapa menurutku Kakak sangat keren” kata Lu Yue dengan suaranya yang kecil dan matanya yang berbinar seperti bintang saat melihat Luo Zheng.


“Hmm ?, ada apa diwajahku Yue ?” tanya Luo Zheng pada Lu Yue.


“Ah !! tidak ada apa-apa, aku hanya merasa pernah melihat wajah Kakak di salah satu mimpi anehku” jawab Lu Yue.


“Mimpi aneh ?”


“Iya !!, itu adalah mimpi yang sangat aneh. Karena mimpi tersebut entah kenapa terasa sambung menyambung, di salah satu mimpi tersebut aku pernah melihat wajah Kakak” ucap Lu Yue menjelaskan mimpin aneh tersebut.


'Seseorang dengan wajah sepertiku?, ini adalah informasi yang penting !' batin Luo Zheng.


Luo Zheng dengan tatapan tajam, dia berpikir keras siapa orang yamg berada di dalam mimpi Lu Yue. Apakah dia adalah suami dari Yue di kehidupan sebelumnya ? atau hanya orang asing yang sekali lewat di hadapan Yue, entahlah !! semakin Luo Zheng memikirkannya akan semakin terasa sakit kepalanya.


“Ugh, ini lagi !!” kata Luo Zheng mencoba menahan rasa sakit yang ada di kepalanya.


“Kakak-Kakak !!, apa kau tidak apa-apa ?” tanya Lu Yue dengan nada khawatir.


“Aku tidak apa-apa, sakitnya hanya sementara” balas Luo Zheng.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...(Bersambung)...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2